Part 83

734 155 47
                                        

'Chanyeol aku membencimu!' teriak Kyungsoo didalam hatinya sembari memicingkan matanya paksa. Dia hanya bisa pasrah jika kepala atau tubuhnya terluka.

Namun beberapa detik kemudian Kyungsoo menyadari jika sesuatu menabrak punggungnya dengan cepat dan itu bukanlah sesuatu yang keras dan menyakitkan, rasanya seperti sseorang mendekapnya dari belakang.

Kyungsoo masih memicingkan matanya dan merasa aneh karena tidak ada sesuatu yang menyakitkan mendera tubuhnya. Namun selang beberapa detik kemudian, suara teriakan dan histeris datang mendekat kearahnya, dan Kyungsoo segera membuka matanya.

Kyungsoo baru menyadari jika seseorang pasti menolongnya setelah sebuah tangan bertengger dilengannya, dan Kyungsoo dengan cepat membalikkan wajahnya memeriksa siapa orang yang telah menolongnya.

Bola mata Kyungsoo membola seketika disaat menemukan siapa orang yang telah menyelamatkannya.

''Park bujangnim, Park bujangnim'' teriakan Siwon dan Yuri yang berhasil ditangkap oleh pendengaran Kyungsoo.

Waktu seakan berhenti saat Kyungsoo menatap wajah Chanyeol, dan Chanyeol juga balik menatapnya walau dengan tatapan dingin.

''Cha chanyeol?'' ucap Kyungsoo terbata, seketika pikirannya berkecamuk.

Chanyeol melepaskan dekapannya dilengan Kyungsoo, setelah melihat banyak orang yang berkerumun disekitarnya.

''anda tidak apa-apa Bujangnim? Kita harus segera pergi ke rumah sakit'' ucap Siwon sesaat setelah dia berada disamping Chanyeol.

''ayo bujangnim, kita harus segera kerumah sakit, kita harus melakukan pemeriksaan dibagian punggung anda apakah ada yang retak atau tidak'' uap Yuri terdengar sangat panik,

Kyungsoo masih memproses apa yang sedang terjadi. Dia memperhatikan kesekitarnya dan menemukan ada satu kaleng cat tergeletak tidak jauh dari tempatnya berdiri sekarang. Dan Kyungsoo tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya punggung Chanyeol saat kaleng cat yang tidak bisa dibilang kecil itu menghantam punggungnya dari jarak yang cukup jauh.

Kyungsoo menatap Chanyeol sedih seakan dia dapat merasakan sakitnya punggung Chanyeol.

''saya tidak apa-apa, jadi kalian kembalilah kekantor '' ucap Chanyeol lalu berjalan menjauh, dari arah jalannya, sepertinya dia akan pergi kebasement ketempat dimana mobilnya terparkir.

Kyungsoo menatap punggung Chanyeol dengan tatapan sendu. Chanyeol, laki-laki itu telah menolongnya.

''Kyung, kamu tidak apa-apa?'' ucap Yuri menghentikan lamunan Kyungsoo.

''huh? A aku tidak apa-apa eonni'' ucap Kyungsoo,

''aku tidak bisa membayangkan jika Park bujangnim tidak menyelamatkanmu tadi, mungin saja kaleng cat itu telah memukul kepalamu'' ucap Siwon.

''dia datang entah darimana dan menghalangi kaleng cat itu melukaimu'' ucap Yuri antusias.

''kamu harus berterimakasih padanya untuk itu Kyung,'' ucap Siwon memberi nasehat.

Dan Kyungsoo mengangguk mendengar itu, ya, dia memang harus berterimakasih karena Chanyeol telah menyelamatkannya.


***


Kyungsoo kebali kekantor dengan pikirannya yang berkecamuk. Selama diperjalanan pulang tadi, pikirannya tidak pernah lepas dari Chanyeol, dia mencemaskan Chanyeol.

Saat dia, Siwon dan Yuri barus saja masuk kedalam ruangan, Yoona langsung menghampirinya,

''oh, kalian sudah pulang?'' ucap Yoona yang tengah duduk dikursi kerjanya sembari melakukan pekerjaannya.

lets just ignore the past!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang