Bagian 50

10.3K 271 7
                                        

Sean

1 Minggu lagi prediksi dokter khanza akan melahirkan, dan sejak seminggu lalu aku sudah mengalihkan pekerjaanku ke Willy,karna ingin fokus menemani istriku.Dari kandungannya berusia 8 bulan aku sudah diselimuti rasa takut dan khawatir yang berlebihan,andai bukan karena perintah dari mama dan khanza aku sudah cuti sejak sebulan lalu. Tapi khanza tidak ingin aku lalai dari tanggung jawab yang lain. Dan sesuai kesepakatan kalau aku baru boleh cuti kerja setelah hari melahirkannya dekat. Ini pun kata mereka masih kecepatan, tapi keputusanku sudah final.

"Kamu dari ruangan papa?"

"Astgfirullah mah?!,mama ngapain sih?"seruku seraya mengelus dada.

Bagaimana nggak kaget,mama tiba-tiba muncul pas aku berbalik abis nutup ruangan papa. Bukan cuma karna kedatangannya yang tiba-tiba, tapi wajah mama yang penuh dempulan putih dengan baju tidur putih pula. siapa yang tidak kaget kalau tengah malam begini mama tiba-tiba cosplay jadi kuntilanak.

Astgfirullah!

Mama terkikik geli"ini mama lagi maskeran sayang,nggak bermaksud juga ngagetin kamu"

"Loh kalian kenapa?"

"Allahu Akbar?! Papa sama Mama kompak banget sih ngagetin Sean!"seruku keras.

Belum reda keterkejutanku karna ulah mama, sekarang papa juga tiba-tiba bersuara dari belakang,dimana aku sama sekali tidak mendengar suara pintu kebuka, Gimana nggak horor coba!.

"Ck,kamunya aja yang lemah. yuk sayang"ucap papa enteng.

Ya salam! Dengan santai dan tidak merasa bersalah mereka melenggang pergi, aku bahkan masih sibuk nenangin diri. bukannya lebay,tapi beneran deh! dua kali kena kejutan tuh efeknya nggak ngadi-ngadi. awas aja,aku akan aduin mereka ke istriku!. Sembari mendumel aku kembali ke kamarku yang berada tidak jauh dari ruangan papa. Kamar kami sebenarnya berada di lantai dua,tapi mama menyuruh kami pindah ke lantai dasar supaya memudahkan khanza. bahaya juga kalau harus bolak balik naik tangga dengan perut besarnya.

"Kenapa dikunci si_Lailahaillahlah Muhammad darasulullah?!"pekikku.

Baru aja aku mau protes, tumben-tumbennya khanza mengunci kamar. tapi aku kembali dibuat syok dengan penampakan istriku yang tidak beda jauh dari mama. Jika tadi wajah mama warna putih,khanza justru warna hijau. Dan jika tadi mama cosplay jadi kuntilanak,sekarang istriku yang cosplay jadi hulk! Untung ini jantung buatan Tuhan,jika tidak sepertinya aku sudah tinggal nama. Tapi nggak tau kalau sekali lagi aku terkejut mungkin aku udah lewat!

"Papa kenapa sih, teriak-teriak begitu"

Gerutu khanza sambil menarikku ke sofa,aku hanya diam sibuk menenangkan diri. kayaknya besok aku mesti cek kondisi jantungku,karna dalam semalam  sudah tiga kali kena syok terapi.

"Nih minum dulu"

tanpa kata aku mengambil gelas ditangan khanza lalu meneguknya kasar hingga tandas. Sedangkan si tersangka malah terus memandangiku seakan aku orang paling aneh di muka bumi ini.

"Papa kenapa? Kayak abis liat hantu gitu?"

masih nanya! Ugh untung sayang.

"Mama yang kenapa? Itu mukanya kenapa ijo-ijo semua,mau nyamain Hulk!"

"Ih apaan sih, ini tuh masker dari mama rini, oleh-oleh dari temannya yang dari Jepang. ini khusus buat bumil kayak mama"jelas khanza sewot.

"Biar apasih pake gituan?"tanyaku tak habis pikir.

"Ya biar muka mama tuh kencang, terawat. emangnya papa nggak mau kalau wajah mama cantik, awet muda gitu. Coba deh papa bayangin kalau mama jalan sama mama Arini terus orang ngiranya mama yang mertuanya. Bagaimana? Kan malu pah. Liat aja mama, umur segini masih kayak wanita 30 an"

cinta untuk khanzaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang