Selagi Hoshi menerima panggilan masuk dari pak Jang, gue turun ke bawah untuk membuang sampah. Jam menunjukan pukul 11 kurang yang dimana bibi sudah tertidur.
Saat sampai di bawah, gue berhenti sebentar di depan ruang televisi. Seperti ada yang lewat barusan. Pintu samping juga gak ketutup sempurna.
Merasa ada yang janggal, gue buru buru buang sampah dan naik agar berada di sekitaran Hoshi. Namun nyatanya, tepat 3 detik setelah gue menaruh sampah, seseorang berdiri di ambang pintu dapur.
Sontak gue teriak, tapi pak Kwon langsung mendekap mulut gue dengan tangan kanannya.
Ya, orang yang berdiri di ambang pintu ialah pak Kwon.
"Saemi, ini bukan rumah kamu lagi, nak"
Raut wajah pak Kwon yang cukup seram berhasil menaikan bulu kuduk gue. Tanpa berpikir resikonya, gue menggigit telapak tangan kanannya itu.
Ia meringis kesakitan, gue juga sudah bebas. Berusaha lari sekencang mungkin menggapai pegangan tangga karna Hoshi bisa mendengar panggil gue dari sana.
Sialnya, gue melupakan kewajiban keluarga Hoshi. Ia dituntut harus bisa taekwondo. Jadi, begitu pula dengan pak Kwon.
Belum sempat sampai di tangga, pria tua tersebut berhasil menarik gue dan menjatuhkan ke lantai. Karna tidak bisa melawan, gue mulai memanggil Hoshi dengan lantang.
"HOSH . . ."
Entah seberapa besar benci pak Kwon, ia sampai berani mencekik gue. Otomatis seluruh tubuh gue berusaha menyingkirkan, tapi tetap saja tidak bisa.
"sayang banget ya, Saem. Pacar kamu gak akan turun untuk membantu"
Penglihatan gue mulai buram.
"jika Hani memiliki sifat egois, begitu pula pak Jang"
Tiba tiba senyum pak Kwon nampak.
"ia tengah mengalihkan Hoshi agar saya bisa menyingkirkan kamu dengan mudah"
Jujur, gue terkejut mendengarnya. Perlahan pandangan gue mulai kabur. Barang barang, sudut ruangan, hingga pak Kwon. Semua . . . menjadi gelap dalam sekejap.
"SAEMI!"
Akhirnya ada yang datang.
Pak Kwon langsung jatuh ke belakang setelah orang tersebut menendangnya sekuat tenaga. Gue hampir saja lewat, untung cekikannya terlepas.
Kondisi gue emang cukup parah sekarang, tapi gue masih bisa melihat walau bayang bayang. Pak Kwon ditinju kesana kemari hingga darah keluar dari mulutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗸𝗮𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗶𝗿𝗶 - 𝗵𝗼𝘀𝗵𝗶
Romance"take the risk if you marry your step sister" #1 - #kyulkyung #1 - #svt #1 - #hoshi #1 - #carat #1 - #sebong #1 - #seventeen #1 - #kwonsoonyoung
