Dulu buat aku,
Cinta itu hanya satu kata yang terselip di Kamus Besar Bahasa Indonesia dan populer dikalangan orang-orang.
Sampai akhirnya aku ketemu kamu ..
Dan kamu yang kasih tau aku arti kata itu.
Rapsberry Latte
Matahari sabtu cerah memang cocok untuk melakukan olahraga basah. Max dan ayahnya sekarang sedang menikmati sarapan dikolam renang. Iya, kamu gak salah baca. Mereka sedang menikmati makanannya yang terapung di air yang biasa dikenal float breakfast seperti berada di villa-villa Bali.
"Kamu menemukan teman yang lucu sekali Max." om Marx membicarakan Gadis lagi untuk kesekian kalinya.
"Pacar bukan teman."
"Oh.."
"Kecewa?"
"Enggak. Papa jadi ingat mama kamu dulu."
"Papa udah punya istri baru lho." ucap Max
Om Marx tersenyum tipis, "Manusia itu .. bisa melupakan seseorang, bisa berganti-ganti pasangan, bisa cinta sama orang baru lagi. Tapi pasti ada satu orang yang dia taruh di tempat special dihatinya."
"Maksudnya?" Max tidak mengerti.
"Gimana yah jelasinnya.. Mungkin seperti orang special itu jadi patokanmu untuk pasangan selanjutnya. Karna cukupnya kamu yah dia."
"Lalu?"
"Yah lalu manusia itu gak ada yang sama persis. Itu sebabnya kamu merasa pasangan barumu gak pernah cukup."
Max tidak mengerti apa yang dikatakan ayahnya. Baginya, cinta itu sesuatu yang rumit dan tidak memiliki arti yang pasti. Cinta itu bukan matematika yang sudah punya ketetapan sehingga dapat terjawab meskipun terkadang sulit menyelesaikannya. Beda orang, beda juga arti kata cinta dan cukup membuatnya jengkel karna tidak bisa menjawab pertanyaan yang terlihat simple seperti itu.
"Mama mu itu wanita yang cerdas, lembut dan mandiri. Dia sempurna. Tapi anehnya, mamamu menghormati papa seperti dia memiliki banyak kekurangan." om Marx kembali bicara.
Max diam, dia langsung terpikirkan sifat pacarnya yang galak, suka bicara keras dan malas. Tapi ia tetap melihat Gadis sempurna, sama seperti ayahnya yang melihat ibunya adalah perempuan yang sempurna.
"Mama mu itu wanita bahaya."
"Kenapa?"
"Dia tidak meninggalkan satu kebencian kepada papa sampai akhir hidupnya."
"Bukannya itu bagus?" Max masih terus mengunyah.
"Jika kita ditinggalkan dengan rasa benci, kita akan menangis setahun dua tahun. Tapi jika kita ditinggalkan dengan rasa cinta, kita akan tersenyum mengingat kenangan seumur hidup."
"Kalau waktu bisa diulang, papa mau lakuin apa?" Max mengganti topik. Dia merasa tidak mengerti pembicaraan ini.
"Papa gak akan datang ke reuni SMA waktu itu."
Om Marx melanjutkan sarapannya. Max tidak mau membahas lebih banyak tentang acara reuni itu. Terakhir kali ayahnya bercerita tentang reuni SMA nya, ia langsung larut dalam kesedihannya. Bahkan waktu itu om Marx sampai harus dibawa ke poli jiwa untuk membereskan mentalnya.
Seusai sarapan, mereka pun kembali keruangan nya masing-masing. Om Marx yang kembali ke ruang kerja pribadinya dan Max yang bersiap-siap untuk pergi. Hari ini Gadis shift pagi di cafenya, jadi Max berniat untuk menjemputnya.
Max
Pulang jam berapa?
Gadis
Jam tiga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thanks A Latte [END]
Storie d'amoreNamanya Allula Gladis, biasa dipanggil Gadis. Seorang barista paruh waktu yang sebetulnya menghabiskan seluruh hidupnya untuk cafe tempat ia bekerja. Suatu hari, cafe nya mendapat pelanggan sekelompok anak muda. Itulah awal dari bertemunya Gadis den...
![Thanks A Latte [END]](https://img.wattpad.com/cover/278335101-64-k823151.jpg)