Vote bisa kali...Komen bisa kali...
Follow bisa kali...
Share bisa kali......
Plak..bayak mau....
Tandai typo....
Selamat membaca...
●□●
"Asalamualaikum... sepada!! Dede gembul ate datang"
teriak seseorang dari arah pintu masuk, yang di belakanya di ikuti bayu dengan tangan membawa satu buah koper dasar adik durhaka abangnya di suruh membawa koper
"Langsung bebersih, jangan dulu main sama dede" peringat Bayu dari belakang, sudah tau Keponakan nya nempel banget malah langsung di langgil
Nana yang berada di teras belakang bersama sang mama, sedang Memanen tomat langsung menegakan tubuhnya, semula berjonkok fokus memutar-mutar tomat dari tangkai agar lepas dari batang langsung menegakan tubuhnya "ateeee"
Menengok ke kanan ke kiri memastikan bahwa itu adalah tante kesayangannya dan bukan hantuu
"Ma suala ante?" Tanya si gembul memastikan pendengaran nya kepada sang Mama
"Ia tante Yaya" sia membenarkan
"Dede..."
"Madi dulu yaya!!"
Sayup-sayup sia dan Nana mendengar suara papa dan tantenya berdebat,
Sia yang mendegar mengerutkan hidungya kenapa Suaminya malah berdebat dengan adiknya Sendiri
"Ate ma!" Nana sungguh gembira mendengar kembali suara tantantenya
Tanpa dosa Nana melemparkan tomat dalam gegamannya ke sembarang arah lalu berlari kedalam rumah, tepatnya ke asal dua orang yang sangat amat Nana rindukan
tantenya yang jarang mengunjungi dirinya dan sang papa yang mulai kerja ke kantor seperti biasa Membuat Nana Semakin kesepian dan merasa sepi di rumah, apa lagi intensitas mainn di luar rumah saat ini sangat di batasi oleh Sia dan Bayu
"Astaga sayang, jangan di lempar!!" Sia terkejut karna tomat yang di lempar Nana hampir mengenai wajahnya jika refleknya tidak cepat wajah Sia mungkin Sudah terkena tomat mentah yang masih keras
"Ya allah sayang Cuci kaki dulu nak, itu kamu gak pake sendal kakai nya kotor" triakan Sia tidak di gubris sama sekali
Anaknya tetap berlari kesenangan dengan kaki penuh tanah dan jangan lupakan tangan dan pantatnya kotor, karna Bukanya memetik tomat Nana lebih banyak bermain tanah
○●○
"A te!!" Nana merentangkan tangannya ingin di gendong namun sang papa lebih cepat menghentikan Sang anak dengan kata-katanya dengan memegang bahu Yaya supaya tidak Menghampiri anaknya"Dede tante Yaya sama Papa masih kotor, harus mandi dulu, dede ke mama bersihin badanya sekalian mandi"
"No Papa!, mau ante" rengek Nana dengan tangan dalam posisi ingin di gendong ditambah kaki di hentak-hentakan
"No sayang, dede tau korona yang jahat itu, bikin sakit banyak orang kan" jelas sang papa
"Tau Papa, lona jahat bikin dede dak bisa main Sama Kaka lona nakal dede gak suka"

KAMU SEDANG MEMBACA
Mama Papa & Nana (End)
RomanceIni tentang aku Sia Salita yang menikah dengan duda satu orang anak Dari hasil perjanjian antara orang tua yang terputus karna si pria yang menikahi wanita lain, laki-laki itu adalah Bayu Kusuma Sanjaya Namun beberapa tahun kemudian perjanjian itu...