Ini tentang aku Sia Salita yang menikah dengan duda satu orang anak
Dari hasil perjanjian antara orang tua yang terputus karna si pria yang menikahi wanita lain, laki-laki itu adalah Bayu Kusuma Sanjaya
Namun beberapa tahun kemudian perjanjian itu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
tandai typo!!
□□□
Sudah dua tahun dari batal nya perjodohan Sia dan Bayu. Akhirnya mereka tidak berjodoh, dan kalian pasti tau siapa yang membatalkan perjodohan itu, jangan tanya peroses nya karena menurut Sia hal itu tak perlu di ingat lagi apa lagi di ceritakan karena itu bukan kabar bahagia.
Tidak ada penyesalan di diri Sia. Sia meyakini bahwa memang mereka tidak berjodoh orang tua nya pun tidak menyayangkan itu karna mereka percaya anak nya akan memiliki jodohnya sendiri
Di awal pun orang tua Sia sudah menekankan kepada Sia jika cocok maka jalani jika tidak maka sudahi tidak ada paksan dari pihak orang tua Sia
Dua tahun ini Sia sibuk membantu mengurus usaha sang Bapak, pulang pergi kota dan kampung untuk mengurus pekerjaan
Dan kenapa Sia tidak menetap saja di kota agar tidak membuang waktu jawaban nya sederhana selagi masih ada orang tua dan tidak berbeda negara masih bisa di tempuh dengan kendaraan darat kenapa Sia harus hidup terpisah dari orang tua nya?.
Nanti Sia akan berpisah setelah tangung jawab dirinya bukan lagi di orang tua melainkan di suami. Karena Sia akan selalu mengikuti setiap langkah sang suami sekali pun itu di ujung dunia selagi masih dalam jalan yang benar
"Iya ibu ku sayang... nanti aku mampir"
ucap sia pada seseorang di sebrang sana. ya... Sia sedang berada di Apartermen nya menikmati hari minggu dengan memasak menu yang dia ingin kan, memang dasar nya Sia suka memasak jadi Sia selalu bahagia berada di dapur
Namun hari minggu nya yang tenang di rusak oleh sang ibu yang memaksa Sia untuk datang ke acara arisan sosialita sang ibu,
Jangan Salah ibu Sukma ini walaupun tinggal di perdesaan tetapi kehidupan Sosialita nya tidak akan terlewat, ibu Sukma itu bisa menempatkan diri di segala Situasi kehidupan ada saat nya dia pergi ke kebun bersaam suami nya ada saat nya dia bersenang-senang bersama teman-teman nya, ada saat ibunya memakai baju lucuh dan ada saat ibunya memakai Dior.
"Teh kamu Dateng ke alamat yang Ibu Kirim ya" pinta sang ibu dari sebrang telpon
"Iya ibu ku... udah berapa kali sih aku jawab iya" grutu Sia karna belum ada dua menit ibu nya kembali menyuruh hal yang sama
"Ibu kan takut kamu lupa" terang ibu dari sebrang sana
"Tidak akan lupa ibu cantik" jawab Sia
"Ya sudah ibu tunggu di tempat teman ibu ya teh. Asalamualaikum"
"Waalaikumsalam ibu" Sambungan telpon terputus dari sang ibu
Sia menarik napas kencang. Sebenarnya Sia malas datang ke tempat arisan seperti itu, kadang Sia malas harus di tanya ini itu oeleh teman-teman ibu nya.
Yah mau bagai mana lagi rasa sayang Sia pada sang ibu lebih besar dari ke enganan nya datang ke acara itu.
Dan Sia pun tidak tau rumah siapa yang akan dia kunjingi, rumah yang kemungkinan akan merubah jalan hidup Sia? Mungkin?"
●●●
Turun dari ojek online Sia melihat-lihat sekeliling rumah yang menurut informasi ibu nya memang rumah ini lah yang akan Sia masuki
Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa Sia tidak mengunakan mobil jawaban nya kelasik Sia terlalu malas mengendari mobil dan tidak mau meliliki nya. dia lebih senang naik kendaraan umum yang jelas Sia terlalu malas untuk menyetir
Kenapa ojek online tidak taxi jawabanya Sia terlambat dari jam yang di janjikan nya pada sang ibu karna ke asikan bereksperimen di dapur sampai-sampai lupa dengan janji temu dengan teman-teman sang ibu
Sia membenarkan seleting tas Gucci nya yang terbuka setelah menyimpan dompet lalau menghampiri satpam yang bertugas menjaga rumah besar di hadapan nya
"Permisi pak... benar pak ini rumah dengan alamat ini?" Tinjuk Sia pada layar handphone nya
"Ohh benar mbak. Ada keperluan apa boleh saya tau?" jawab satpam itu sopan
"Saya salah satu tamu undangan arisan pak" jawab Sia ramah
"Permisi sebelum nya dengan ibu atau non siapa ya? Untuk saya laporkan ke ibu di dalam mbak" satpai intu hanya melakukan tugas nya jadi Sia tidak keberatan
"Saya Sia anak dari ibu Sukma yang sudah ada di dalam" jawab Sia
"Ok baik mbak, di tunggu sebentar".
Satpam itu masuk ke dalam pos jaga nya lalu terlihat dia menelepon seseorang. Mungkin mengonfirmasi ke datangan nya bagin Sia
"Sihlakan masuk non" satpai itu membukakan jalan untu Sia setelah selesai menelpon dan keluar dari pos jaga
"Ohh terimakasih pak"
▪︎▪︎▪︎
"Asalamualaikum ehhh..." Sia menangkap anak gembul yang sedang berjalan terhuyung ke arah nya, anak bayi itu seperti nya belum lancar berjalan
Ps. Yang mau baca lebih panjang bisa baca di Karyakarsa!!
Dan ini bab terakhir aku UP di wattpad ya tante, om!!!