61

28.2K 2.5K 263
                                    

Tandai typo!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tandai typo!!

Komen di setiap ada dede nya!!

Komen di bab sebelumnya gak sampe 100 kalu bisa ramein bab sebelum nya juga ya!!

Buat ante n Oom selamat ke realita liburnya udah selesai!!!

■■■

Malam ini malam penuh kemenangan keluarga besar Nana hadir semua di malam takbir yang indah ini, setelah berpuasa tiga puluh hari akhir nya hari ini tiba hari yang fitri, hari yang suci semua umat islam merayakan nya

Kluarga opa dan oma nya berkumpul di satu tempat yaitu rumah Kakek juragan, rumah yang begitu sepi yang biasa nya di isi oleh dua orang sekarang ramai dengan canda tawa orang-orang yang ada di dalam nya

Saat ini Nana dan keluarga berkumpul makan malam di dalam rumah menggelar tikar dan makan bersama-sama.

Masakan khas kampung tersaji dari semur daging kerbau, sayur lada/ angen lada tidak lupa rendang pun ikut dalam menu

Sembari menunggu pengumuman 1 Syawal melalui televisi dan takbiran sesudah isya jadi lah keluarga besar duduk melingkar menikmati hidangan yang tersaji

Tadi sore oma dan opa Nana datang termasuk tante kesayangan nya walaupun kedatangan mereka mundur ke hari terakhir puasa yang rencana nya akan datang satu minggu menuju lebaran tapi tidak papa nama nya juga oma dan opa nya bukan orang biasa jadi mereka sangat sibuk

Tidak seperti papa nya yang pengangguran Nana lihat-lihat papa nya selama puasa kerjaan nya hanya di rumah tidak bekerja itu yang di yakini Nana bahwa papa nya adalah seorang pengangguran

Tidak tahu saja si gembul papa nya bulak balik kampung kota hanya untuk meeting saja dasar anak tidak prikkepapahan

"Ante bawa bunga api tidak?" Tanya Nana yang memang sudah menunggu-nunggu sang tante membawakan kembang api.

Salah Yaya sendiri yang menjanjikan membelikan sang keponakan kembang api di hari raya

Gara-gara Sia yang mengeluh dalam telpon pada Yaya bahwa anak gadis nya itu gemar sekali membeli petasan walaupun bukan Nana yang membakar nya tapi Sia selalu khawatir mengetahui nya

Karna rasa sayang Yaya yang begitu dalam pada keponakan nakal nya tidak tangung-tangung Yaya membelikan segala jenis petasan kecuali petasan yang sangat berbahaya Yaya tidak membelikan.

Yaya hanya membelikan petasan jenis kembang api, petasan banting, petasan kentut dan banyak jenisnya lagi kecuali petasan banting semua petasan akan di nyalakan oleh orang dewasa demi keamanan Nana

"Bawa dong!! tante bawa banyak!!" Jawab Yaya yang sedang memakan tulang iga dari sayur lada yang ia pegang

"Hayyu ambil ante!! Nana berdiri dari duduknya di sebelah Sia

Mama Papa & Nana (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang