BAGIAN 30 RAHASIA RUANG BAWAH TANAH

109 1 0
                                    


Enam bulan sudah Hayati bekerja menjadi petugas kebersihan di sebuah Klinik Kesejatan di Kota Jakarta. Selama itu pula, Hayati merasakan kembali menjadi seorang manusia yang seutuhnya. Dia harus menyambung hidup disana dengan bekerja mencari nafkah. Dia juga mengalami banyak hal yang mungkin sudah tak pernah dia rasakan selama menjadi kuntilanak seperti merasakan sakit, lelah, buang air, menstruasi dan berkeringat.

Pagi pagi buta, Hayati dengan sigap membersihkan rumahnya. Dia menyapu kemudian mengepel lantai yang terlihat berdebu. Semenjak Hayati pulang ke rumah, dia selalu berusaha untuk membuat rumah terlihat asri dan terawat. Berbeda dengan sebelumnya, kondisi rumah terlihat sangat kotor dan angker. Miramareu sebagai penghuni rumah jarang sekali membersihkannya karena terlalu sibuk bekerja dan ketika malam hari dia tidak bisa berkeliaran di luar rumah karena berwujud kuyang. Dia sangat takut jika dirinya terlihat berkeliaran di rumah itu dengan wujud kuyang, maka warga sekitar akan menyerang rumah itu dan berusaha menangkap dirinya.

Seorang lelaki yang mengendarai motor pun tiba di depan halaman rumah. Dia kemudian menyapa Hayati yang tengah menyapu halaman dari daun daun kering.

"hai Hayati....selamat pagiiii!!!" sapa Arsal.

"pagi bang?....wah tumben nih tengian banget jemput aku?" Hayati menyapa balik.

"tadi aku baru ada order di deket sini Ti....ya sekalian aja lah aku kesini sambil nungguin kamu"

"oalah kamu gak mandi dulu bang?"

"hehehe....nanti aja ah"

"ihhhh badanmu bau tuh...sana gih mandi!!"

"ahh gak enak ah Hayati...nanti bapak sama para ibu tirimu ngeliatin aku"

"enggak lah bang...kalo pagi pagi gini mereka pada tidur"

"beneran nih??"

"iya bang...duuhh kamu tuh yah....jarang mandi...bauuu tau!!"

Hayati menarik tangan Arsal menuju dalam rumah. Arsal pun pasrah ketika Hayati menariknya masuk. Dia diajak masuk ke sebuah kamar dimana yang didalamnya terdapat rak buku besar yang terbuat dari kayu jati. Dalam rak itu terdapat banyak sekali buku-buku yang sampulnya mulai usang. Buku-buku itu adalah koleksi novel milik Hayati ketika masa mudanya dulu.

Arsal pun diperintahkan unuk menunggu di ruangan itu, sementara Hayati pergi ke ruangan lain untuk mengambil handuk buat Arsal. Suasana di ruangan itu cukup menyeramkan dengan penampakan rak buku besar dengan model kuno. Arsal melihat-lihat berbagai buku yang berada didalam rak itu sambil menunggu Hayati kembali. Tak lama berselang, Hayati kembali dengan membawa sehelai handuk bersih berwarna putih.

"nih bang handuknya...kamar mandinya ada dibelakang"

"iya Hayati....tapi bener nih ibu tiri kamu gak ada kan sekarang?"

"ya ampun bang...mereka lagi tidur....kenapa sih bang takut banget sama mereka?"

"aku takut diperkosa aja sama mereka Ti...aku tekut mereka liat aku telanjang pas mandi"

"oalaaah hahahaha...imajinasimu terlalu luar bang..hahahaha..kamu lucu deh bang"

"anjiiirr...beneran Hayati...aku takut....pasti yang namanya setan serem-serem..."

"mereka cakep cakep kok bang....sama sekali gak nyeremin.....ada orang Londo juga lho"

"kalo sama kamu cantikan mana?"

"ihhhhh....abang nih....malah nanya gitu"

"iya lah....soalnya menurutku kamu mahluk paling cantik di rumah ini.....gak mungkin deh ada yang ngalahin kamu..."

Pacarku Hidup KembaliTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang