______________________________________
Ketukan dari langkah kaki yang beriringan menggema di ruang keluarga megah dengan interior mahal dan susunan yang elegan. Keluarga pemilik rumah mewah itu berkumpul menunggu instruksi dari pemimpin keluarga yakni Yuzar.
"Selain Jenan dan para ayah, yang lain pergi ke kamar masing-masing,"suara bariton Yuzar mengintrupsi semua anggota keluarga.
Para perempuan termasuk juga Jemiel langsung menuruti perkataan Yuzar karena perintah pria paruh baya itu adalah mutlak dan tidak bisa di bantah. Sedangkan sisanya sekarang memilih duduk di sofa ruang keluarga.
"Masalah apa lagi yang kamu ciptakan di sekolahmu Jen?"tanya Jeffran dengan nada santai, perlu diketahui bahwa anak kedua dari Yuzar ini adalah lelaki tersantai dan tak mudah marah. Ia sangat pandai mengontrol emosi nya dan juga murah senyum.
"Just doing what I'm supposed to do. (Hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan)."
"By bullying other students? Is that so? (Dengan menindas siswa lain? Begitukah?)"
"Mereka yang mulai duluan, mulut anak-anak sampah itu harus di bungkam agar tidak sembarangan bicara!"Jenan menyahuti perkataan kakeknya dengan menggebu-gebu.
"What are they doing?"Sehran yang tadi diam kini bertanya dengan wajah datar nya.
"Mereka mengatakan bahwa prestasi Jemiel itu didapat karena kita membayar pihak sekolah."jawaban Jenan membuat para pria dewasa diam sesaat.
Sehran berdiri dari duduknya dan menatap Jenan dingin, ia kemudian menampilkan senyum miringnya.
"Kalau begitu hanya satu hal yang perlu kau lakukan, Step on them and make them realize that they are no match for you. (Injak mereka dan buat mereka sadar bahwa mereka bukan tandinganmu)."tukasnya dengan nada angkuh.
"Jika kau tak bisa membuatnya diam, maka aku yang akan membuat mereka tak bisa bicara untuk selamanya."lanjut Sehran sebelum ia benar-benar pergi.
"Kau dengar itu? Selama bukan kamu yang memulai, aku akan selalu mendukung mu,"Yuzar mengusak surai Jenan.
KAMU SEDANG MEMBACA
【 𝙃𝙚𝙨𝙖 】
Fanfiction𝐈𝐚 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐫𝐚𝐡𝐢𝐦 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐰𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐤𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐝𝐢 𝐜𝐥𝐮𝐛 𝐦𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐰𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐡𝐢𝐛𝐮𝐫. 𝐀𝐩𝐚 𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐫𝐚...