"al"
lelaki dengan hoody berwarna greentea itu menoleh ketika seseorang datang menepuk pundak nya dengan wajah sedikit panik.
"paan?"
galang mendudukan diri nya di bangku tepat di di samping akhmal yang ikut menatap nya bingung. "liat handphone gua ngga?"
kelima lelaki itu serentak menggeleng, "lo taro di mana anjing, mau gua telfon kaga?" tanya devan yang kebetulan lagi mampir di kelas mereka
galang mengubah ekspresi wajahnya kembali tenang, "nih" katanya sambil menunjukan handphone nya, "gua kan nanya doang, ngga bilang ilang"
rafiq mengambil tip-X yang ada di depannya, melemparkan nya tepat ke bibir galang membuat lelaki itu meringis lebay. "kunyuk babi amjing!"
akhmal menyeruput kopi miliknya, lalu menaruh gelas kaca itu dengan apik di meja nya entah apa motivasi nya membawa gelas kaca milik kantin ke kelas nya. "2 hari lagi dah pelulusan anjing"
"lanjut kemana lo?" tanya al
"nikah sama jisoo" jawab al sambil bersiul pelan
"dih anak kirik"
"lanjut mana lo ga?" deraga mendongak, menaruh sebentar handphone yang sadari tadi ia pakai untuk menghubungi pacar nya
"kerja" jawab nya singkat lalu kembali menyumpal telinga nya menggunakan headset.
"yang pinter mah beda, sambil merem aja dia langsung s3"
"malem ngumpul gimana?" usul Rafiq yang mendapat anggukan dari ke enam lelaki itu, hanya devin yang tak ada disitu entah kemana katanya sih lagi godain bu wiwi
"kiw cowo" deraga menoleh ke arah pintu ketika mendengar suara yang ia kenal, melihat se onggok manusia tengah menjembul kan kepalanya di depan pintu kelas, sedikit tersenyum ia mengisyaratkan gadis itu untuk mendekati nya.
sedikit info sekarang jamkos karna sudah tidak ada pelajaran untuk kelas 12
"eh sayang" sapa al membuat deraga menatapnya tajam tapi tak di hiraukan, ia menunjukkan senyum termanis nya ketika melihat delisya membawa paperbag berlogo grub idol kpop.
"HALOK! AL LIAT SASYA BAWA ALBUM NYA JAEHYUN OMO OMO!!!" delisya mengeluarkan benda dari dalam paperbag itu dengan sedikit histeris di sambut teriakan membahana dari al, bahkan lelaki itu sekarang tengah pargoy.
"GILA ANJENG INI MAHAL BANGET MANA LIMITET, BAGI ANJIR"
delisya merubah raut wajahnya menjadi datar dalam hitungan detik membuat al ikut terdiam dan menatap gadis itu bingung, "ga ada bagi ya, sasya dapetin ini kaya latian militer"
"gunanya fotocopy apa?"
"AAAA IYA OMO OMO" delisya meloncat loncat pelan sambil bertepuk tangan di ikuti al dan galang devan yang ikutan ajah, ngramein katanya.
deraga menggeleng kan kepala pelan, mengawasi delisya dari kejauhan. "WOI ALBUM APA ITU WOI?!!!" teriak seorang gadis berambut merah dari pojok sana.
"JAEHYUN!!"
"AAAAAA OMO OMO LAKIK GUA ANJER!!"
.
tin tin tin
galang menghentikan motor nya di samping seorang gadis yang tengah menatapnya jengah, sambil tersenyum konyol ia menaikan satu kaki nya ke atas gembung motor baru nya, ia membuka helm full face nya lalu berdehem pelan. "cewe, sendirian aja nih?"
alula memutar mata nya jengah, bisakah se hari ia hidup tentram tanpa galang?
"mata lo kemana?" jawab alula sedikit ketus, ralat. EMANG KETUS
KAMU SEDANG MEMBACA
Deraga
Ficção Adolescente"gua deraga, ketua faxka" #1 in adikkelas (5 februari2021) #4 in senior(23 november 2020) #5 in adikkelas(23 november 2020) #6 in ice boys(12 oktober 2020) end: 01.okt 2022
