chap 12🌹

5.6K 460 7
                                        

"Jordy"

Pemuda yang di panggil jordy menoleh, di sana ada seorang gadis manis tersenyum cerah pada nya...

"Udah siap??"

"Em... Jadi kan belanja nya??"

"Jadi... Mau belanja dimana??" Tanya Jordy mengacak rambut gadis itu.

"Ada tempat yang ingin di kunjungi??" Tanya gadis itu kembali,Jordy berpikir sejenak lalu tersenyum.

"Ada... Ayo" ajak Jordy seraya meraih jemari gadis manis itu namun-

"Amora!!"

Pemuda tinggi menahan lengan Amora satu nya hingga langkah pasangan itu terhenti.

"Mau kemana kau??" Tanya pemuda itu datar.

"Aku ingin berbelanja dengan Jordy" jawab Amora sedikit melirik Jordy.

Yaah gadis itu adalah amora,dia dan Jordy sudah janji akan belanja sesuai yang di katakan Jordy,maka nya dia langsung menemui Jordy ketika sudah keluar kelas tapi melupakan pemuda yang sekarang menatap nya tajam.

"Apa kau sudah meminta izin padaku??"

Terlihat Amora gugup mendapat tatapan datar pemuda itu,membuat Jordy tidak senang.

"Dia tidak perlu izin mu untuk pergi" sahut Jordy menarik tubuh Amora.

"Dia harus izin ketika mau pergi" ujar pemuda itu yang ikut menarik Amora.

Semua murid yang ingin keluar gedung memilih melihat ketiga nya hingga melupa kan jika mereka harus pulang, Haidar yang baru saja keluar sudah sibuk mengabadikan moment langkah di hadapan nya ini...

"Aku tidak perlu izin mu setiap harus pergi delix" ucap Amora menarik kasar tangan nya.

Delix semakin geram dengan ucapan Amora,ia menatap Jordy tidak suka dari awal melihat kedekatan mereka dia sudah tidak menyukai itu,sebenarnya dia juga bingung kenapa diri nya seperti ini...

"Kau tidak boleh pergi Mora" tekan nya sekali lagi.

"Kenapa aku tidak boleh pergi?? Memang nya kau siapa??" Tanya Amora mulai sebal.

Delix meraih jari Amora erat "kau belum meminta izin pada ku jadi kau tidak boleh pergi dengan nya!!"

"Lepaskan delix"

"Lepaskan dia... kau tidak berhak mengatur nya" ucap Jordy tajam.

Para murid melihat itu merasa gemas sendiri,ini kali ketiga mereka terkejut atas tindakan ketua OSIS mereka tadi pagi ngebonceng seorang gadis yang mereka yakini adalah amora,yang kedua gosip di ferum sebuah foto muncul dengan pose mereka berdua terlihat ciuman sayang nya sudah di hapus,tapi yang sekarang Ketua OSIS mereka terlihat posesif terhadap gadis manis itu, fixs mereka memang ada hubungan spesial entah itu apa namun terlihat jika delix sangat cemburu sekarang.

Delix menatap Mora tajam namun gadis itu tidak memperlihat kan ketakutan dia malah balik menatap delix,karna tatapan itu dia sering mendapatkan nya di masa lalu bahkan tatapan itu lah yang terakhir kali dia lihat sebelum menutup mata karna nyawa nya di renggut paksa...

"Aku hanya perlu izin mu bukan??" Tanya Amora datar,delix masih menatap gadis itu rumit.

"Delix aku akan pergi dengan Jordy sekarang, boleh kau lepas kan tangan ku dan membiar kan ku pergi bersama Jordy??" Tanya Amora lugas namun penuh tekanan,terlihat mata delix sedikit bergetar dan Amora tidak peduli itu.

Tangan delix jangan kan melepas kan tapi semakin erat menggenggam jari Amora,sesuatu yang sangat mengusik hadir di hati nya saat ini entah kenapa ucapan Amora begitu mengganggu perasaan nya.

kembali ke masa lalu.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang