chap 27🐝

3.4K 324 3
                                        

"Jordy kita mau kemana??" Tanya Amora bingung.

Di hari Minggu ini Jordy sudah berada di rumah nya pagi-pagi,malah pemuda itu juga membantu sang mama menyiap kan sarapan yang di sambut senang oleh Hanin dan Mey,sedang kan Mora hanya bisa terdiam melihat keakraban mereka namun dia tidak ambil pusing.

Sekarang Mora di bawa Jordy dalam keadaan mata di tutup,entah apa yang akan di lakukan pemuda itu membuat Mora penasaran,Jordy tersenyum sembari melirik Mora di samping nya yang duduk diam...

"Sebentar lagi kita sampai" jawabnya.

Tidak lama mobil yang mereka kendarai memasuki kawasan wisata,di sana sudah banyak para pengunjung untuk berlibur termasuk mereka juga...

Jordy menuntut Amora berjalan ke suatu tempat,Amora mendengar beragam suara di sekitar nya membuat dia bertanya-tanya ada dimana mereka sekarang.

"Jordy kita ada dimana?? Kenapa sangat ramai??" Tanya Mora kembali.

"Kita sudah sampai... Sekarang buka mata mu" ucap Jordy setelah membuka penutup mata Mora.

Dengan pelan Mora membuka mata saat terbuka terdapat silau yang terlebih dahulu dia liat,namun lambat laun akhirnya ia bisa membuka mata nya dengan sempurna...

Nafas Mora tercekat melihat pemandangan di depan nya,tubuh gadis itu kaku dengan nafas tersengal bayangan peristiwa buruk terlintas begitu saja,ia meremas jari lentik nya yang sudah berkeringat dingin.

"Apa kau menyukai tempat ini?" Tanya Jordy tersenyum.

Mora menggeleng cepat "aku ingin pulang"  ucap nya lalu berbalik.

Jordy terkejut melihat Mora yang ingin pergi.

"Mora kau kenapa?? Kenapa ingin pulang??" Tanya Jordy bingung.

"Aku tidak mau di sini... Aku mau pulang" ujar Mora berjalan cepat.

"Tapi kenapa?? Kau tidak suka pantai??"

"Iya... Aku tidak menyukai nya" jawab Mora bergetar.

Jordy terdiam mendengar jawaban Mora,di masa lalu Mora sangat menyukai pantai bahkan setiap hari dia akan kepantai setelah pulang kerja,tapi kenapa hari ini dia melihat Mora cemas dan ketakutan...

"Bukan nya kau sangat menyukai pantai??" Tanya Jordy semakin penasaran.

"Aku sudah bilang, aku tidak menyukai pantai Jordy,,,, harus nya kau menanyakan dulu tentang ini" ucapnya marah lalu masuk kembali dalam mobil.

Jordy hanya diam melihat sikap Mora seakan tidak suka dengan apa yang dia lakukan,namun tak hayal dia ikut masuk kedalam mobil mendapati Amora yang terlihat cemas sembari menggigit kuku nya...

"Aku tidak mau kesini,,, tidak akan pernah" gumam Mora pelan tapi masih di dengar jordy...

Dapat Jordy liat rasa ketakutan dan trauma terpancar jelas di mata gadis itu,ia sama sekali tidak mengerti apa yang sudah dia lewat kan, baik masa lalu atau pun sekarang semakin Jordy pikirkan semakin membuat nya bingung.

🐝🐝🐝🐝🐝

Disisi lain namun dipantai yang sama seorang pemuda berdiri diam di samping mobilnya,menatap lautan pantai yang bergelombang cuaca cerah membuat orang di sana menyambut antusias,namun berbeda dengan pemuda itu ia menatap kosong ke arah pantai,dimana dulu dia pernah membuat seorang gadis putus asa dengan perbuatan keji nya,gadis yang sangat menyukai pantai harus meninggal mengenaskan...

Ia yakin yang dia lihat itu adalah masa lalu karna ingatan terakhir dirinya sebelum terbangun,disaat tubuh nya di lalap api bersama 3 orang lain nya tapi tidak ingat siapa mereka??

Mata coklat tajam itu terpejam seraya menghela nafas,tanpa terasa sesak di dada ia rasa kan mengingat bayang-bayang yang menyakitkan itu....

Tidak ingin merasakan sakit lebih dari ini ia pun memilih pergi dengan tekad,tidak akan mengulang kesalahan yang sama lagi...

Ditempat lain mobil Jordy baru sampai ke mansion keluarga Anggara,Amora langsung keluar mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun,ia berjalan menuju kamar nya dengan wajah tak bisa di jelaskan,Mey yang berada di ruang tamu menatap sang adik dengan bingung padahal saat pergi wajah adik nya sangat cerah,namun kenapa pulang nya dia berwajah suram...

"Apa yang kau lakukan kepada adikku??" Tanya Mey pada Jordy yang baru saja masuk.

"Aku tidak melakukan apa-apa kak" ujar Jordy tak enak hati.

"Lalu kenapa wajah Amora seakan tidak senang?"

"Aku tidak tau kak,tadi aku membawa nya kepantai sebagai kejutan namun setiba di sana dia meminta pulang" jelas Jordy lagi.

"Aku bingung dengan perubahan nya,seingat ku Amora sangat suka pantai" lanjutnya.

Mey menatap Jordy lekat "dari mana kau tau jika Mora suka pantai??" Tanya Mey curiga.

Jordy tertegun sejenak tak hayal ia juga bingung untuk menjelaskan nya.

"A-aku pernah melihat data Amora di sekolah,maka dari itu aku tau jika dia suka pantai" jawab Jordy menutupi kegugupan nya,Jordy menghela nafas lega melihat Mey tidak menanyakan kelanjutan nya lagi.

"Kau pulang lah, biar aku mengurus Amora" perintah Mey yang di angguki Jordy lalu pergi setelah pamit.

Mey kembali menatap kearah kamar mora sejenak dan beranjak dari tempat dan memasuki kamarnya...

🐝🐝🐝🐝

Amora duduk meringkuk di atas kasur menenggelam kan wajah nya diantara lutut,tubuh kecil itu bergetar hebat dengan jari tangan meremas erat keringat dingin keluar dari pori-pori tangan halus itu,wajah cantik Amora terlihat pucat di sertai keringat dingin perasaan takut sungguh menguasai dirinya saat ini.

Iya dia takut melihat pantai meski pun sangat indah dan menyejukkan,namun atas kejadian lalu membuat dirinya seakan trauma melihat deburan ombak,dimana suara ombak menjadi saksi atas ketidak Adilan nya,maka dari itu tubuh nya akan beraksi saat melihat pantai sebisa mungkin dia menghindari tempat wisata itu...

Ia tidak tau apa yang di pikirkan Jordy melihat diri nya yang sekarang,pastinya dia akan menjelaskan nya jika sudah mulai tenang,untuk saat ini Mora hanya ingin sendirian menstabilkan perasaan takut nya...

Mora mengigit jari nya hingga berdarah agar perasaan takut ini menghilang,rasa asin kini mulai terasa di lidah berkat gigitan keras di jari telunjuk nya,terlihat cairan merah mengalir dari selah gigitan Amora,lambat laun perasaan takut tadi kini sedikit demi sedikit menghilang,tubuh yg bergetar berangsur-angsur mulai tenang...

Amora berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju kaca balkon,menatap langit mendung yang kapan saja akan turun hujan.

"Mungkin kah semua akan berubah?? Jika aku tidak mencintai nya??" Gumam Mora pelan.

Ditempat lain pemuda tampan melakukan hal yang sama berdiri di sebuah balkon apartemen,menatap lurus ke hamparan kota yg terdengar bising...

"Untuk kali ini biarkan aku yang mencintai mu" bisiknya.

_____

Jordy menatap atap kamar nya dalam diam,ia masih ingat di masa lalu Amora sangat menyukai pantai namun sekarang ia melihat gadis itu seakan takut melihat pantai...

"Apa yang sudah aku lewat kan?"

kembali ke masa lalu.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang