chap 62🌾

2.6K 116 12
                                        

Tok

Tok

Tok

Terdengar sebuah ketukan dari pintu membuat pasangan yang masih tidur nyenyak terjaga,pemuda yang duluan terusik dengan suara itu membuka mata,ia mengelus batang hidung nya yang berdenyut akibat bangun tidur.

"Amora,,, Amora apa kau masih tidur?" Terdengar suara seorang perempuan di balik pintu.

"Amora!!" Panggil nya sekali lagi.

"Amora sedang tidur kak!!" Ucap pemuda itu duduk dari tidur nya.

"Jordy?? Kau masih di sini??"

"Iya" jawab Jordy tanpa membuka pintu.

"Ya sudah kalau Amora sudah bangun suruh dia turun untuk makan malam, dan kau juga,,, bangun kan dia nanti!" Ujar Mey yang lalu beranjak dari sana,ia menggeleng mendengar Jordy masih di dalam kamar Mora ia kira pemuda itu sudah pergi...

Mora yang sudah lama terbangun hanya diam membisu,tangan putih yang memiliki bercak merah itu mengeratkan pegangan nya pada selimut...

Jordy masih di posisi nya duduk dengan bersandar di kasur,ia menatap langit-langit kamar dalam diam,ia tau jika gadis di samping nya sudah terbangun tapi ia canggung untuk mengajak nya bicara.

"Kak Mey menyuruh makan malam!" Ucap Jordy pelan ia melirik bahu mulus Mora sejenak.

"Maaf" lanjut nya lagi.

"Maksud mu apa melakukan semua ini?" Suara gadis itu sedikit serak dan bergetar...

Namun tidak ada jawaban dari pemuda itu,ia hanya diam seribu bahasa.

"Kau juga berpikir jika aku gadis murahan kan?? Iya kan?" Cecar Mora menangis.

"Karna aku gadis yang tidak suci lagi maka kau melakukan nya" jerit Mora emosi.

"Aku pikir kau berbeda,,, tapi kau sama saja dengan dia,,, kau sama bejad nya dengan Darren" gadis itu menangis sesenggukan,semakin ia mencurahkan kekesalan semakin sesak dadanya...

Ia kecewa dengan apa yang di lakukan Jordy terhadapnya,ia yakin Jordy adalah pemuda yang menjaga pasangan nya,tapi mengingat diri nya sudah di nodai sudah sepatut nya Jordy pergi,namun pemuda itu malah melakukan hal yang sama terhadap dirinya.

"Maafkan aku Mora"

"Kata maaf tidak akan mengubah segala nya" kecam Mora bangkit sembari menatap Jordy.

Mata jernih nya berkaca-kaca menatap sosok Jordy yang juga menatap nya.

"Aku menyukai mu karna kau berbeda,karna kau selalu menjaga ku dalam keadaan apa pun tapi sekarang kau melukaiku" ucap Mora menangis.

"Mora maaf kan aku" Jordy ingin meraih tubuh Mora namun gadis itu menghindar.

"Jangan menyentuh ku!!" Elak nya menjauhi tangan Jordy "aku membenci mu,jangan sentuh aku"

Namun jeritan nya tak di hirau kan jordy,gadis itu ia angkat hingga masuk kedalam pelukan Jordy...

"Hiks hiks, kamu berpikir aku gadis yang kotor kan Jo" Isak Mora yang sudah lelah.

"Tidak,,, aku tidak pernah berpikiran kejam seperti itu" bisik Jordy mengeratkan pelukan.

Isakan Mora memenuhi kamar yang temaram,pelukan Jordy semakin erat ia mengecup puncak kepala gadis itu berulang kali,tak hayal ia juga merasa bersalah atas kejadian dimana ia meniduri Mora.

"Justru aku melakukan nya agar aku bisa memiliki mu seutuh nya" ucap Jordy dengan posisi yang tetap sama.

"Cara mu salah Jo" bantah Mora terisak.

kembali ke masa lalu.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang