Amora melepas sabuk pengaman karna sudah tiba di mansion milik keluarganya,saat ingin membuka pintu mobil tangan nya di cekal oleh Jordy membuat dia terhenti dan menoleh ke pemuda itu...
"Amora jika ada sesuatu yang terjadi jangan lupa untuk menghubungi ku"
Amora terdiam sejenak lalu mengangguk mengerti, "terima kasih sudah mengantar ku" ucapnya tersenyum lembut
"Sama-sama... Kau istirahat lah jangan terlalu setres" ujar Jordy tersenyum tipis.
Amora hanya bisa mengangguk paham dengan hati berdebar,entah kenapa perhatian Jordy membuat diri nya selalu salah tingkah,Amora menatap laju mobil Jordy yang sudah menjauh ia tidak tau kenapa perasaan nya mengatakan jika dia dan Jordy ada ikatan tak kasat mata.
Seingat Amora di masa lalu dia dan Jordy tidak pernah bertemu atau pun berkomunikasi,padahal wajah Jordy sangat tampan dengan warna kulit sawo matang,tidak mungkin dia tidak mengenang pemuda tampan itu...
"Apa karna dia kamu menolak perjodohan itu??"
"Astaga... Mama sejak kapan berdiri disini?" Ucap Amora kaget,wanita paru baya itu hanya tersenyum simpul melihat keterkejutan Amora...
"Katakan pada mama... Apa dia kekasih mu?? Apa karna dia juga kamu tidak mau dijodohkan?" Cecar sang mama antusias.
"Dia bukan kekasih ku ma" jawabnya
"Tidak mungkin, kau melihat nya sangat dalam pasti dia kekasih Mora kan?? Kenapa tidak di suruh masuk"
"Mama dia hanya teman ku, jangan bilang seperti itu kita berdua tidak memiliki hubungan" bantah Amora jengah.
Hanin hanya tersenyum ia tidak percaya dengan penjelasan Amora,karna ini pertama kali nya Amora membawa seorang lelaki dengan wajah sumringah,sedang kan bersama delix ia bisa melihat kalau hubungan kedua nya kurang baik...
"Baiklah.." ucap sang mama.
"Mama dari mana??" Tanya Mora melihat belanjaan di tangan mamanya.
"Mama habis belanja,mama mau membuat kue mama sudah mempelajari nya dari buku resep,nanti Mora bantu ya??" Jelas Hanin
"Em... Mora mandi dulu,tubuh Mora berkeringat"
"Iya... Oh ya kita memiliki tetangga baru loh??." Ujar Hanin seraya menyerahkan belanjaan nya pada pelayan.
"Tetangga baru?? Siapa?" Tanya Mora heran.
"Tadi pagi mama tidak sengaja melihat tetangga baru kita,kamu tau kan rumah kakek Roberto?? Sekarang sudah ada yang menepati nya"
"Benarkah??"
"Iya.. nanti Mora kesana ya?? Memberikan kue buatan mama!!! Sebagai salam perkenalan" Ujar sang mama mengecup kening mora lalu pergi ke dapur.
Mora hanya mengangguk lalu pergi menuju kamar nya...
🐨🐨🐨🐨
Kini Amora sudah berada di rumah mewah yang tidak jauh dari mansion nya,rumah yang di sebut milik kakek Roberto yang kini sudah meninggal beberapa tahun lalu,Amora menatap rumah itu sejenak lalu membawa sepeda listrik nya memasuki pekarangan.
Amora memencet bel beberapa kali hingga tidak lama pintu terbuka,keluar lah seorang gadis dewasa seumuran meysya sang kakak,gadis itu menatap Lamat pada Amora ia pernah melihat remaja di hadapan nya tapi lupa dimana??
"Ada apa ya??" Tanya gadis itu.
"Eemm maaf mengganggu,saya hanya ingin mengantarkan kue buatan mama sebagai salam perkenalan dengan tetangga baru" jawab Mora tersenyum canggung,ia menyodor kan sebuah paper bag kecil dimana ada toples didalam nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
kembali ke masa lalu.
Romance"bila mencintaimu adalah sebuah ilusi,maka izinkan aku berimajinasi selama nya" ZEAN PALEVI "Aku sudah bertemu banyak orang baru,tapi tidak satupun yang mengambil hati ku secepat dirimu" ZION PALEVI. "Aku mencintaimu bukan karena siapa kamu,tetapi k...
