Edgar meminta bantuan security untuk membuka lift yang rusak. Lelaki bergingsul ini berharap segera menemukan pujaan hatinya di lift ini. Benar saja, setelah pintu lift terbuka betapa terkejutnya Edgar ketika mendapati Alexa tengah tidur berpelukan dengan Leon.
"Pak Leon?" ucap sang security. Lelaki berpostur tinggi besar dengan suara lantangnya ini membuat Leon dan Alexa bangun.
Alexa menggeliat, meregangkan kedua tangannya. Kepalanya menengadah dan menjerit.
"Aaaa ...." Leon dan Alexa sama- sama berteriak dan saling menjauh.
"Bapak apakan saya?" ucap Alexa sambil meringkuk di pojokan.
"Apa maksud kamu bertanya seperti itu?" bentak Leon karena seolah dirinya telah melakukan hal buruk terhadap OB ceroboh itu.
Leon merasa risih karena seluruh tubuhnya basah terkena air seni dirinya dan Alexa. Apa lagi bau air seni mereka super menusuk hidung setelah mereka makan siang dengan petai pada nasi bakar.
"Kenapa aku basah?" tanya Alexa yang belum sadar jika dirinya mengompol saat tidur.
"Dasar bayi tua! Gak sadar kamu tadi ngompol? Liat aku basah juga, nih! Mana bau banget lagi!" ucap Leon menjadikan Alexa kambing hitam seutuhnya. Ia tak mungkin mengaku dan jujur jika dirinya pun mengompol seperti Alexa.
"Sudah, cukup! Alexa ayo kita pulang! Mamah kamu khawatir banget sama kamu!" ucap Edgar.
"Tapi aku gak berani pulang sendirian, Gar."
"Emang apa gunanya juga aku di sini? Aku jemput kamu, sayang!"
Alexa segera beranjak dari duduknya dan mengikuti langkah kekasihnya menuju parkiran.
"Bau banget!" ucap Leon menjauhkan tangannya karena tak suka dengan aroma parfum organik yang mengguyur tubuhnya.
***
Edgar membukakan pintu mobil untuk Alexa. Namun, gadis berwajah oriental ini enggan untuk masuk.
"Kok malah diem? Buruan masuk!"
"Tapi aku basah, Gar."
"Gak apa-apa. Ayo masuk! Bentar lagi ayam berkokok lho!"
"Tapi mobil kamu nanti ikut basah sama bau, gimana?"
"Jangan pikirin itu! Besok si kuning bisa aku mandiin."
"Gar, maafin aku."
"Maaf untuk apa lagi?"
"Repotin kamu."
"Gak ngerepotin sama sekali. Kamu juga tanggung jawab aku selama tiga bulan. Dan aku berharap akan lebih dari tiga bulan," ucap Edgar dengan
tatapan penuh arti. Membuat Alexa luluh dan duduk manis di dalam mobil.Alexa terus menunduk. Merasa malu dan tidak percaya diri. Sesekali ia mencuri pandang, melihat Edgar yang menyetir dengan menguap berkali-kali.
"Kamu pasti ngantuk banget ya, Gar?"
"Gak juga, kok."
"Jangan bohong! Aku tau kamu bohong."
"Aku gak bohong. Kamunya aja yang sotoy. Alexa, pasti kamu hari ini bahagia banget ya?"
"Gak. Sotoy!"
"Jangan bohong, Xa. Kan semalaman sama Leon, tidur berpelukan lagi!"

ESTÁS LEYENDO
ALEO [End]
General FictionLeon Jonathan Grady adalah pewaris tunggal dari perusahaan Grady Group yang bergerak di bidang alat transportasi. Leon merupakan pria yang selalu tampil sempurna dan di kenal angkuh oleh para karyawannya. Alexa Olivia Jonshon merupakan perempuan ber...