Bertemu lagi kita huhu
Maaf ya kalau kelamaan hehe
_lovemeetoo_
Thea tahu setelah kejadian yang menimpa kedua saudaranya akan berakibat buruk padanya nanti, meskipun kedua saudaranya berakhir dirumah sakit karena ulah edo, tetap saja dirinya lah yang akan dinyatakan bersalah,
Setelah kepergian satya dari rumah nya beberapa menit lalu, thea masih enggan untuk masuk, kaki nya begitu bergetar untuk melangkah memasuki kediaman mewah keluarganya, ingin sekali, thea berlari pergi sekarang, tapi kemana dia harus pergi?
Giur ada di rumah sakit, pria itu juga pasti marah karena berpikir hal ini salah nya, jadi tidak mungkin giur bisa datang menyelamatkanya dari raheja ayahnya, meskipun hal itu tidak akan pernah giur lakukan, yah, setidak nya thea hanya berharap.
Brak
Thea melompat kaget, dia bahkan belum membuka pintu rumah itu, tapi dengan sendirinya terbuka lebar, bahkan karena saking kencang nya dobrakan pintu itu sampai menciptakan bunyi yang sangat keras saat pintunya menabrak tembok.
Thea semakin bergetar ketakutan, di depan nya saat ini sudah berdiri sang ayah tengah menatapnya tajam, terlihat dari raut wajah nya dan kepalan tangan yang saling menggenggam kuat, pria tiga anak itu memang sedang sangat murka.
Plak
Thea tersungkur ke lantai setelah mendapatkan pukulan dari raheja, belum sempat thea berdiri raheja sudah menarik tangan thea lalu menyeret nya masuk kedalam rumah, setelah memastikan pintu di tutup, raheja melempar tubuh putrinya ke lantai dengan kasar.
Bugh
Raheja menendang punggung thea yang masih tersungkur di bawah dengan keras, tidak peduli sekeras apapun anak nya itu berteriak kesakitan.
"Berani sekali kamu melukai anak saya"
Bugh, tendangan kedua raheja berikan untuk thea
"Mati aja kamu sialan"
Bugh, untuk ketiga kali nya raheja menendang thea
"Dasar sampah tidak tahu diri"
Raheja menarik dagu thea dengan kesar, lalu sebanyak tiga kali, dia memberikan tamparanya ke pada thea, seolah tuli dan buta terhadap tangisan darah daging nya sendiri.
"Hiks hiks papah hiks sakit"isak thea
Plak
"Saya bukan orang tua kamu sialan,"bentak raheja
Sret
"Pah ampun hiks ampun"teriak thea
Raheja menarik rambut putrinya, kembali dia menyeret tubuh thea lalu membenturkan kepala anak nya itu dengan tembok, seketika, darah mulai menetes dari kepala thea, rasa perih nya kembali sangat terasa, thea semakin menangis memohon, merasakan sakit di sekujur tubuh nya
"Papah ampun"
Dirasa thea semakin melemah, raheja kembali berjongkok untuk menyamakan tubuh mereka, lalu, dengan kejam nya, dia merobek paksa seragam yang thea kenakan, mulai dari baju nya hingga rok nya, sampai hanya menyisakan dalaman nya saja.
"Hiks pah"
Raheja berdecih "bagaimana bisa, tubuh sejelek ini menarik lawan jenis di pihak mu"umpat nya memandang rendah bentuk tubuh anak nya
Thea yang hanya memakai dalaman dan celana pendek yang memamerkan paha mulusnya berusaha untuk menutupi nya, pandangan nya berkunang, sungguh ini sangat sakit

KAMU SEDANG MEMBACA
ATHEASTORY
Romance. . . "apa aku juga tidak berhak bahagia?" . . . "im thea not tania" . . .