Seorang Runa Hariadi seharusnya menjalani hidup dengan begitu mudah dan serba mewah. Namun sesuai dengan sifatnya yang lembut tapi rebel, ia justru mengambil jalan hidup yang lebih sulit. Runa memilih untuk bekerja di sebuah perusahaan fast-moving c...
Satya Udah bangun blm? I miss you so so so sooooo much! ☹️😿
Perasaanku langsung berbunga-bunga membaca pesan dari Satya sepagi ini yang begitu manis.
Aku Anda sepertinya salah kirim deh. Kita kan baru aja ketemu semalem?
Satya Oiya, maaf salah orang.
Aku HEH! 😡
Satya 🥱😴
Saat ini sudah pukul 6 lewat 35 menit. Bergegas aku pun bangun dari tempat tidur untuk mandi dan sarapan. Kalau Satya sih aku yakin dia sudah siap untuk berangkat ke kantor karena memang dia selalu tepat waktu, tidak seperti karyawan kebanyakan yang punya 1001 macam alasan untuk mengundur waktu kedatangan.
Aku Kamu pasti udah mau berangkat ya?
Satya Udah di kantor.
ASTAGA! Punya manajer kok gini amat rajinnya? Apa jangan-jangan dia sebetulnya juga merangkap sebagai security di Adipa?
Aku Kamu ada piket buka gerbang hari ini?
Satya Lagi banyak kerjaan aja. :')
Ah, ya. Pasti karena kemarin seharian dia berada di rumah sakit untuk menemani Mama Dian, jadi tugas-tugasnya sudah menumpuk.
Namun melihat hal seperti ini juga membuatku bangga padanya. Walaupun perusahaan ini punya keluarganya, tapi ia selalu mengerjakan tugasnya dengan baik. Ia juga tidak suka melemparkan tanggung jawab apalagi memperlakukan karyawan dengan semena-mena meskipun ia punya kuasa sebagai ahli waris nomor satu di perusahaan ini.
Aku Oke deh.. See you at the office! Yg rajin yaa kerjanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.