***
Setelah suasana hati Adelia mulai tenang, Hardi dan keluarga Adelia kembali berkumpul di ruang tamu.
Kini atmosfer rumah itu jauh berbeda dibanding beberapa jam sebelumnya. Ketegangan masih tersisa, tetapi perlahan mulai tergantikan oleh rasa lega setelah Egi dibawa pihak kepolisian.
Di luar sana, kabar mengenai video kontroversial Hardi dan Irma sebenarnya sudah mulai tenggelam. Video itu telah dihapus dari berbagai akun gosip maupun YouTube. Perhatian publik kini lebih tertuju pada pertunangan Irma Riyanti dengan Rafli, konten kreator makanan yang sedang naik daun.
Duduk di hadapan Budi dan ketiga anaknya, Hardi mulai menjelaskan semuanya secara perlahan.
Dia menceritakan bagaimana Irma menjebaknya dengan fitnah yang membuat dirinya dihujat dua tahun lalu. Dia juga mengaku bahwa saat makan malam bersama Adelia di restoran seafood waktu itu, dirinya hampir saja menyatakan perasaan yang sebenarnya.
Budi mendengarkan tanpa menyela.
Tatapan pria itu terlihat jauh lebih tenang dibanding sebelumnya.
"Saya sekali lagi benar-benar minta maaf," ucap Budi pelan. Kali ini nadanya tidak lagi penuh kemarahan seperti dua tahun lalu. "Dulu saya sampai berpikir untuk menghapus nama kamu dari daftar calon menantu."
Hardi terdiam mendengarnya.
"Tapi setelah melihat sendiri siapa Egi sebenarnya ..." lanjut Budi sambil menghela napas panjang, "pikiran saya mulai terbuka. Saya terlalu sibuk membandingkan kamu dengan dia sampai akhirnya saya nggak sadar kalau saya sedang diperdaya."
Tangannya saling bertaut di atas paha.
"Dia ingin merebut TimeY dari saya. Dan saya hampir saja lengah."
"Tio juga salah, Yah," sela Tio sambil menyandarkan tubuh ke sofa. "Kalau saja waktu itu Tio lebih peka lihat ekspresi Egi saat Ayah menyuruhnya balik lagi sama Adel, mungkin Tio sudah curiga dari awal."
Dia mengusap tengkuknya pelan.
"Tapi waktu itu Tio masih terlalu marah sama Hardi."
Adelia yang duduk di samping Hardi ikut menunduk.
"Adel juga minta maaf," ucapnya lirih. "Adel nggak sadar kalau Egi bakal sampai menyerang Adel seperti tadi."
"Sudah," sela Budi lembut. "Kita nggak perlu membahas Egi lagi."
Perhatian mereka akhirnya kembali tertuju pada Hardi.
"Lebih baik sekarang kita lihat apa yang ingin kamu tunjukkan."
Adelia tahu persis apa yang dimaksud ayahnya.
Video perselingkuhan Irma dan Rafli.
Sebelumnya, Hardi sudah sempat memperlihatkannya pada Adelia. Namun keluarga mereka belum pernah melihat bukti tersebut secara langsung.
Hardi mengambil ponselnya, lalu membuka file video yang sebelumnya telah dia edit di laptop.
"Mungkin ada yang bakal kaget melihat ini," katanya pelan. "Karena video ini belum pernah saya publikasikan."
Dia meletakkan ponsel di atas meja.
Video itu mulai diputar.
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas Irma dan Rafli saling merangkul dengan mesra. Meski diambil dari sudut samping, wajah keduanya tetap terlihat cukup jelas.
Tio langsung condong mendekat.
"Tunggu..." gumamnya sambil menyipitkan mata. "Bukannya itu—"
Dia mendadak menutup mulut sendiri karena terkejut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mission to be Liar
RomanceDiduga tidak setia karena menceraikan istrinya, Hardi seakan membawa beban baru. Hardi dihujat tanpa sebab, membuatnya tertekan dan memilih resign dari kantor tempatnya bekerja. Tanpa sengaja, Hardi dipertemukan dengan Adelia. Keakraban kembali terj...
