*
JiWon tanpa sadar mengencangkan cengkraman tangannya pada tubuh JungKook, bahkan dia tidak sadar dengan kondisi baju pernikahan JungKook yang sudah kusut olehnya. Tubuhnya menegang kaku, dengan pandangan mata tertuju lurus ke depan. Masih pada sosok bayangan di balik kaca Prancis itu.
Seakan menyadari keanehan yang terjadi pada sang kekasih, JungKook pun dengan inisiatif melepaskan pelukan mereka.
" Hei.... Ada apa, Hem? Masih marah? Bukankah aku sudah-
" JungKook-
Itu bukan suara JiWon tapi suara seorang wanita lain, JungKook pun yang merasa terpanggil berbalik dan segera mendapati sosok yang sangat di kenalnya itu.
Dua orang saling berpandangan tapi belum ada yang memulai percakapan, JiWon tanpa sadar menahan nafas apalagi ketika melihat tatapan datar yang di lemparkan oleh sosok di seberangnya padanya.
" Aku tidak tahu bagaimana kondisi putraku saat ini, tapi setelah aku melihat tindakan mu saat ini, ku rasa itu semua jauh lebih baik dari yang ku perkirakan? "
Sosok wanita di seberangnya lah yang pada akhirnya memulai, dengan sedikit senyuman di wajahnya tapi dua sosok di depannya jelas tahu itu bukan senyum ramah, terutama tatapan tajam yang di lontarkan pada mereka.
" Ini bahkan baru memasuki 5 jam 47 detik sejak janji suci di ucapkan, apakah akan ada konspirasi setelah ini? " Ujarnya lagi, kali ini tindakan nya seolah lebih natural, bergerak memperagakan tengah mengamati jam mahal miliknya untuk di pamerkan.
Tidak tahan lagi, JungKook akhirnya ikut buka suara. " Tidak ada konspirasi. Kami hanya tengah berbincang singkat- selagi itu, Taehyung hanya kelelahan dan sekarang dia masih tidur di kamarnya. "
Mendengar perkataan JungKook, lantas segera mengundang tawa kecil dari bilah bibir tipis wanita di depannya, yang juga tidak sengaja melirik ke arah JiWon.
" Perbincangan apa yang harus melibatkan tindakan intim? Berpelukan di muka umum begitu erat seolah olah tidak ada lagi hari esok untuk melakukannya?"
Sosok itu yang tak lain adalah Yeji, lantas menghela nafas, menatap dua insan di depannya dengan tatapan tidak bisa di mengerti.
" JungKook, aku sebelumnya sangat menghormati mu, selain sebagai saudaraku, kau juga merupakan adik dari suami ku, tidak peduli dengan darah, kau tetap bagian dari kami. Tapi- saat ini lebih jauh berbeda, tidak hanya sebagai ipar, kau juga-
Yeji tidak melanjutkan kalimatnya, sengaja, ingin melihat seperti apa respon yang di berikan wanita di depannya. Dan benar saja, melihat wajah serta gesture tubuhnya yang terguncang, hati Yeji segera berbunga-bunga.
" Kembalilah ke acara, meskipun Soohyun bisa, kau tetap bintang utama acara ini, tidak baik mempelai meninggalkan acara nya begitu lama.? "
Mata JungKook segera menyipit, dia yakin wanita di depannya ini memiliki niat tertentu untuknya.
" Apa mau mu? " Kali ini JungKook tidak lagi sopan, dia dengan berani menatap lurus pada istri kakak tirinya itu. Begitupun sebaliknya, Yeji pun tidak lagi menyembunyikan belangnya, niat pun terlihat jelas di wajahnya.
" Pinjamkan aku wanita-mu. "
Tidak hanya Jungkook yang terkejut bahkan si pemilik titel 'wanita-mu', JiWon juga tak kalah terkejut, dia bahkan tanpa sadar mencengkeram lengan Jungkook dan menatap wajahnya takut.
" Apa yang akan kau lakukan? " Tanya JungKook dengan nada berbisik mengancam. Dia tidak akan sopan jika wanita yang selama ini cukup di hormati olehnya itu berani berbuat masalah dengan JiWon- kekasihnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
O̶S̶I̶P̶
FanfictionJudul : O̶H̶ S̶H̶I̶T̶! I̶M̶ P̶R̶E̶G̶N̶A̶N̶T̶!? Author : DiazOktaFiqi Genre : BL| Transmigration | Romance TIPE : Speed Bahasa : Indonesia - English Deskripsi : Kim Taehyung, seorang berandalan ternama di tempatnya tinggal...
