*
Setelah membicarakan mengenai perjanjian sepihak dengan JungKook dan bahkan telah menyelesaikan sesi sarapan bersama Ibunya, Taehyung berniat pergi keluar.
JungKook sudah lebih dulu pamit pergi, dia jelas akan pergi bekerja di kantornya, Yeji juga serupa, dia tampaknya telah memiliki janji temu dengan seseorang klien, Taehyung tidak sengaja membaca pesan yang tertera di layar ponsel Ibunya itu.
" Ibu akan pergi, aku akan mengantar sampai depan. "
Taehyung mengantar Yeji sampai depan pintu, dia tidak akan pergi begitu saja, masih ada beberapa hal yang ingin dia lakukan di apartemen Jungkook itu, setidaknya selagi dia sendiri di rumah, mari nikmati!
YeJi menatap wajah putranya. " Apakah kamu merasa sepi? Ibu masih bisa menemani mu beberapa jam lagi? "
Taehyung buru-buru menggeleng dan menjelaskan padanya dengan singkat.
" Tidak. Ibu..., Aku tahu kamu hari ini akan melakukan pertemuan dengan seorang klien, aku tidak sengaja membacanya tadi. Jadi, pergilah, aku baik-baik saja. "
" Benarkah? "
" Ya. Selagi itu, aku juga berencana akan pergi keluar sebentar. "
" Kemana? Sayang... Kamu bahkan tidak bisa mengingat apapun! Bagaimana jika kamu tersesat nanti di jalan? "
Taehyung tersenyum, mengambil tangan Yeji dan mengusapnya lembut. " Ibu... Oleh karena itu aku ingin bertanya padamu lebih dahulu.... Apakah ibu bisa memberitahu ku dimana perusahaan Ayah? "
" Perusahaan Ayah? " Beo Yeji dengan tidak yakin. Setahunya dulu, putranya ini agak jarang mau berurusan dengan perusahaan ayahnya itu, itupun jika dia memiliki keinginan tertentu, barulah dia dengan enggan mau menginjakkan kakinya di gedung tersebut. Karena menurut Taehyung sebelumnya, tempat membosankan setelah perpustakaan adalah gedung perkantoran, apalagi gedung perusahaan ayahnya itu. Taehyung hanya akan rajin bila dia ingin mengunjungi Jungkook di perusahaan nya!
" Yap! Aku merindukan Ayah, selain itu, aku juga ingin tahu dimana dan seperti apa perusahaan yang di kendalikan oleh Ayah.! " Ujarnya dengan penuh semangat.
Yeji menelan ludah, bukannya dia tidak percaya, dia hanya merasa ada kemungkinan Taehyung memiliki rencana lain setelah ini.
" Tentu. Apakah kamu mau berangkat bersama Ibu? Kebetulan lokasi pertemuan ibu searah dengan perusahaan ayah mu. "
Taehyung berpikir sejenak, seperti dia tidak jadi bersantai di rumah, lebih baik berangkat bersama Ibunya, selain itu, di dunia ini juga Taehyung belum tahu apakah dia memiliki kendaraan sendiri atau memang tidak. Selagi itu, dia yang telah bertransmigrasi ke dunia buku ini, belum pernah mendudukkan dirinya di kendaraan pribadi milik si tuan muda ini. Dia selalu saja bepergian bersama Ayah Ibunya, dan tentunya itu mobil milik mereka. Tak hanya itu, selama tinggal di apartemen ini pun yang nyatanya baru semalam, JungKook- pria itu bahkan tidak mengatakan apapun padanya seperti pembagian harta Gono gini.
*
Mereka telah tiba di perusahaan milik Kim Soohyun, dan bahkan kini Taehyung juga Yeji tengah berdiri di pintu lobi.
Selagi Yeji berbicara dengan seorang pria muda disana, Taehyung tidak henti-hentinya berdecak kagum, menatap sekelilingnya dengan rasa sangat puas. Rupanya gambaran akan kekayaan yang di jelaskan pada buku itu tidaklah omong kosong belaka. Soohyun memang sangat kaya dan berkelas! Bahkan untuk sekedar interior design gedung itu saja tidak main main gayanya. Semuanya tampak cemerlang dan mengkilap, penuh keglamoran dan kemegahan yang tiada Tara
KAMU SEDANG MEMBACA
O̶S̶I̶P̶
FanfictionJudul : O̶H̶ S̶H̶I̶T̶! I̶M̶ P̶R̶E̶G̶N̶A̶N̶T̶!? Author : DiazOktaFiqi Genre : BL| Transmigration | Romance TIPE : Speed Bahasa : Indonesia - English Deskripsi : Kim Taehyung, seorang berandalan ternama di tempatnya tinggal...
