DIQI: Benar-benar minta maaf, rencananya mau update siang, rupanya dalam beberapa kalimat ada yang membuat Diqi kurang puas, jadi ubah kembali ke jalur lain dan berencana akan update di sore hari, rupanya hal lain kembali menghalangi niat Diqi tersebut. Yeah..... Maka jadilah sekarang, malam!
Setelah membaca Teks ini, kita kira para readers udah pada bisa nebak gimana endingnya nanti nggak ya...?
Ok. Bye.!
Diqi mau keluar bentar, beli martabak manis buat bergadang entar, sekalian cari Ilham buat lanjutin cerita ini.
〜(꒪꒳꒪)〜
*
Setelah tiga hari tak terlihat akhirnya Soohyun kembali menampakkan dirinya di malam hari ketika para anggota di rumah besar tersebut baru saja akan memulai sesi makan malam yang sejujurnya sedikit terlambat, pasalnya Taehyung sebelumnya sempat merengek bahwa dia ingin Jungkook lah yang memasak semua menu hidangan makan malam mereka hari ini. Entah itu di sengaja untuk mengerjainya, atau memang murni dari keinginan sang cabang bayi di perutnya.
YeJi sempat tertekan, bagaimanapun dia tahu bagaimana diri Jungkook, dia memang bisa melakukannya tapi tidak juga dalam konteks berlebihan. Namun apa yang dia pikirkan justru langsung di sanggupi olehnya. Jadi di mulai dari sore hari, JungKook sudah sibuk di dapur sendirian tanpa bantuan siapapun, bahkan Yeji sekalipun. Mereka hanya bisa menonton nya dari meja dapur tersebut.
Taehyung tampak tenang, dia bahkan sangat menikmati bagaimana Jungkook yang terlihat cukup kewalahan karena harus bergerak dari satu arah ke arah yang lain. Bahkan dia juga harus membagi perhatian nya kepada Taehyung yang terkadang menginginkan sesuatu. Misalnya barusan, dia tiba-tiba ingin makan nugget, JungKook pun dengan cepat mengolahnya dan menyajikan nya di hadapan sang istri, lengkap dengan teh hangat miliknya.
Cukup memakan waktu, karena bekerja sendiri, tapi akhirnya semuanya siap, dan Yeji segera membantunya untuk menyiapkan meja. Taehyung juga ingin membantu tapi dia justru kena omel Jungkook, bahwa dia lebih baik duduk manis menunggu mereka di meja depan.
MingYu juga baru beberapa saat setelahnya, wajahnya tampak sedikit kaku tapi ketika melihat Taehyung yang masih duduk sendirian, dia lantas dengan senang hati mengambil kursi di sebelahnya.
" Taehyung. "
" Hem? "
" Apakah kamu setelah ini akan langsung tidur? Sebenarnya aku ingin mengajakmu bermain game, sudah lama kita tidak bermain bersama seperti dulu, kebetulan tadi aku telah mendownload video game terbaru musim ini? "
Taehyung tidak langsung menjawabnya, dia tampak tengah menimang-nimang nya terlebih dahulu, sedikit melirik ke arah JungKook yang baru saja datang bersama sepanci sup jamur di tangannya itu.
" Oke. "
JungKook yang hanya bisa mendengar kata terakhir itu meluncur dari mulut Taehyung lantas menatapnya dengan penasaran, tapi Taehyung bahkan tak repot repot untuk menatapnya, dia justru memilih untuk melihat sesuatu hal yang MingYu tunjukkan padanya melalui ponselnya tersebut.
JungKook ingin menegurnya, melihat pundak mereka yang bahkan saling bersentuhan sangat membuatnya tidak nyaman. Tapi sebelum dia bisa membuka mulut, salah satu pelayan wanita muncul dengan langkah tergesa gesa menghampiri Yeji yang juga menatap wanita itu heran.
" Ada apa, untuk apa kau berjalan dengan sembrono seperti itu? "
" Maaf nyo-nyonya, tapi di depan tuan besar baru saja kembali- "
Mendengar bahwa sosok Soohyun yang telah menghilang tanpa kabar tiga hari lamanya dan akhirnya sekarang dia muncul kembali, Yeji lantas dengan cepat melangkah ke depan. Dan benar saja, di pintu utama, sosok Soohyun dengan aura agung nya tampak tetap menawan. Dia memegang setangkai bunga Dahlia Hitam yang bahkan masih sangat segar. Melihat sosok yang amat dia cintai datang menyambutnya di muka pintu, senyum tampan Soohyun pun tertarik membentuk kurva yang indah, namun begitu Yeji selalu merasa ada yang salah dengan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
O̶S̶I̶P̶
FanfictionJudul : O̶H̶ S̶H̶I̶T̶! I̶M̶ P̶R̶E̶G̶N̶A̶N̶T̶!? Author : DiazOktaFiqi Genre : BL| Transmigration | Romance TIPE : Speed Bahasa : Indonesia - English Deskripsi : Kim Taehyung, seorang berandalan ternama di tempatnya tinggal...
