JIWON

3.6K 444 72
                                        















*

Pada area jalanan tertentu, sesosok wanita berpakaian serba hitam baru saja keluar dari salah satu supermarket kecil disana. Dia membawa sebuah kantung plastik berisi beberapa makanan dan minuman di dalamnya. Berjalan cepat dengan kondisi kepala sedikit menunduk, menyembunyikan wajahnya dalam kegelapan.

Memasuki sebuah gang kecil, matanya tidak sengaja menatap sepasang pria tua yang tengah berjalan menghadapnya, dan dia tentu saja segera membetulkan letak topi di kepalanya serta masker hitam di wajah tersebut. Semakin cepat melangkah semakin baik hasilnya. Setelah semua perjuangan, akhirnya dia pun berhenti pada salah satu unit perumahan kumuh yang tampak agak terbengkalai. Ada beberapa rumah tingkat disana, dan semuanya dalam kondisi yang sama. Meskipun begitu, orang orang disana tampaknya tidak terlalu perduli, terbukti dengan mereka yang tampaknya lebih baik sibuk dengan urusan sendiri. Hal inilah yang membuat sosok tersebut setidaknya bisa menghembuskan nafas nya dengan lega.

Memasukkan kunci dan membuka pintu, lalu dengan hati-hati menutupnya kembali, setelah merasa aman, barulah dia meletakkan kantung plastik tadi ke atas meja kayu kecil di depan televisi kecil dan tentunya sangat jadul, sedangkan dia langsung melemparkan dirinya ke sofa kusam di belakangnya, menatap langit langit dengan pandangan rumit.

Topi serta masker perlahan dia lepaskan, memperlihatkan wajahnya yang sesungguhnya.

Park JiWon.

Ya. Itulah dia.

Park JiWon yang di kabarkan telah menghilang setelah insiden penemuan mayat Ayah nya, Park Jihoon dan mendapat tuduhan sebagai tersangka utama itu kini lagi sama seperti sebelumnya. Kini dia bukan lagi seorang putri terhormat. Dia bukan lagi seorang putri dari direktur utama rumah sakit Seoul yang di gadang-gadangkan sangat di cintai oleh banyak orang. Dia bukan lagi.....

Mengambil sekaleng soda dari dalam plastik, membuka lalu meminumnya dalam sekali tegukan hingga dia sendiri harus tersedak karena tak terbiasa.

" Brengsek!! " Umpat nya dengan meletakkan kaleng tersebut ke atas meja dengan tidak santai membuat beberapa percikan air soda tersebut tumpah ke meja kayu. Mata JiWon berkilat merah, dan kedua tangannya di atas pangkuan nya lantas mengepal, tampak sekali dia tengah menahan amarah dan kesedihan di hatinya.

Malam itu........

Sebelumnya JiWon telah memiliki firasat bahwa hal seperti itu lambat laun akan terjadi padanya, tapi dia tidak menyangka Ayah'nya lah yang akan menjadi korban setelahnya.

Terakhir kali dia dan Ayah nya berbicara adalah ketika sang ayah hendak pamit pergi menemui Jungkook. Ayahnya berkata bahwa dia akan mencoba untuk berbicara dengannya dan apapun yang terjadi JiWon harus menerimanya. Tapi bukan itu poin kunci nya, melainkan ucapan sang Ayah selanjutnya padanya.

"....... Setelah ini mungkin semuanya tidak akan kembali seperti sebelumnya. Kamu atau pun kita semua harus bisa menerimanya. JiWon.... Ayah sangat menyayangi mu, dan Ayah harap kamu bisa bertahan dengan caramu sendiri. Satu hal yang ingin Ayah ingatkan, kamu... Apapun yang terjadi, sebaiknya kamu harus segera pergi dari sini. Pergilah sejauh mungkin dan usahakan untuk tidak terlibat dengan keluarga Kim.... Mereka.... Terutama Taehyung, karena Soohyun bukanlah tandingan mu.... "

Soohyun meremat Surai nya hingga kusut. Setelah pembicaraan singkat itu, JiWon pun seperti yang telah di amanat kan oleh Ayah pun mencoba melarikan diri seorang diri berbekal uang yang dia pegang selama ini dan beberapa setel kain yang dia anggap membantu. Mencari perumahan yang cukup jauh dari pusat warga adalah strategi nya untuk bertahan hidup bahkan memalsukan identitas nya agar tak mudah di kenali oleh orang orang disana. Dan ketika keesokan paginya, dia justru di kejutkan oleh penemuan jasad Ayahnya, bahkan menyeret namanya di dalamnya.

JiWon tentu saja merasa panas dingin, mungkin inilah yang di maksud oleh Ayah nya sebelumnya. Dan tanpa di cari tahu pun, JiWon tahu bahwa pelaku sesungguhnya adalah Kim Soohyun dan membuat ialah yang menjadi kambing hitam disini.

" Sangat licik! "

JiWon sekali lagi mengumpat marah. Dia tidak bodoh, meskipun dia tahu Soohyun bukanlah tandingan nya, tapi dia mau tak mau harus tetap berhadapan dengan pria itu suatu saat nanti, apalagi setiap mengingat hal menjijikan dulu yang sempat menimpanya.

JiWon yang terobsesi pada setiap keindahan tentu saja tidak akan diam sebelum apa yang dia inginkan berhasil dia dapatkan, tapi sayangnya dia dulu sepertinya terlalu bodoh untuk bisa terjebak dengan Soohyun setelah sps yang akan dia lakukan kepada Taehyung.

Ya.

Awal mula kejadian tersebut, JiWon lah pemicunya.

Sebenarnya, jauh sebelum dia menjalin kasih dengan JungKook, JiWon telah jatuh cinta kepada Taehyung, tapi setelah tahu bahwa Taehyung tidak akan pernah bisa membalas perasaan nya, JiWon pun mulai memikirkan cara agar Taehyung hanya dapat dia nikmati sendiri.

JiWon bahkan tahu bahwa Taehyung menyukai Jungkook sebelumnya dan karena hal tersebut lah JiWon berpikir dengan dia menjalin kasih dengan JungKook, dia akan dapat lebih mudah untuk memiliki Taehyung yang notabenenya adalah keponakan pria itu sendiri.

Jadi bisa di simpulkan bahwa JiWon menjalin kasih dengan JungKook semata mata hanya demi memiliki keindahan seperti Taehyung.

Namun sayang, rupanya niatnya pun di ketahui oleh Soohyun yang tak kalah gila dengannya. Hanya saja Soohyun lebih gila ketika teritorial nya mulai terusik, oleh sebab itulah sebelum JiWon bertindak, Soohyun lah yang bergerak lebih dulu dengan menyekap JiWon.

JiWon di gilir oleh beberapa orang suruhan Soohyun bahkan hingga rahimnya rusak parah, oleh karena itulah rahim tersebut dengan sangat terpaksa harus di angkat oleh mereka.

Mengingat hal menjijikan tersebut membuat JiWon berlari ke wastafel dan memuntahkan makanan dan air yang baru saja di telannya. Rasa sakit dan panas mendera hidungnya oleh cairan soda, membuatnya sedikit mengeluarkan air mata karena sesak di dada. Menatap air mengalir di kran tersebut penuh kebencian.

Rasa Obsesi nya kepada Taehyung telah berubah dengan rasa kebencian akan membunuhnya. Karena Obsesi nya dulu padanya, dia harus banyak berkorban. Kini, setelah dia menjadi seperti ini, tentu saja dia tidak akan tinggal diam. Dia akan membalas semuanya kepada mereka.

Bahkan termasuk kepada JungKook. Cinta yang pada awalnya tumbuh murni kini telah tergenang dengan darah kotor.

" Aku akan membuat kalian semua membayarnya! Aku akan membuat kalian semua membayar atas apa yang kalian lakukan padaku!!! "

" Menyiksa, membunuh bahkan mencincang hingga memakan daging kalian sampai habis! Tidak akan ku sisakan sekalipun tulang dan kotoran! "

" Aku akan membuat kalian merasakan apa yang telah ku rasakan! "

" Kim Soohyun...... "

" Jeon Jungkook....... "

" Kim Taehyung...... Aku akan membuatmu merasakan bagaimana rasanya di gilir oleh orang orang menjijikan itu sampai kau harus melahirkan bayimu dengan darah!! Merobek perut mu dengan kuku ku!! "

" Dan aku? Aku akan memakan bayimu! "




TBC!!!

O̶S̶I̶P̶Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang