JJKTH ²

4.1K 485 31
                                        














*

Seperti biasa, karena kondisinya yang mudah lapar, Taehyung menjadi lebih sering bangun sangat awal. Pagi ini seperti sebelum sebelumnya, Taehyung dengan wajah bantal membuka kedua matanya, sedikit bergerak saat dia perlahan mulai menyadari bahwa ada sesuatu sumber panas di belakang punggungnya yang mana kini melingkupi tubuhnya tersebut.

Menoleh, mendapati wajah yang sudah sangat di kenalnya masih tertidur lelap, Kim Taehyung lantas tertegun.

" Paman.....? "

Merasa terusik, Jeon JungKook pun perlahan juga ikut terbangun dengan kedua kedua matanya langsung tertuju pada wajah Taehyung yang kini tengah menatapnya linglung. JungKook lantas tersenyum tampan, mendekat, menarik tubuh Taehyung semakin erat lantas membubuhkan ciuman manis di kening Kim Taehyung.

" Selamat pagi.... " Dengan suara yang serak khas seorang baru saja bangun tidur, membuat Taehyung merasa sedikit merinding. Meletakkan tangannya di atas lengan Jungkook yang melingkari tubuhnya, Kim Taehyung lantas sedikit menyipitkan matanya.

" Paman, sejak kapan bisa berada disini?"

" Semalam. Bukankah kamu merindukan ku? YeJi menghubungi ku kemarin sore."

"........... Mana ada! Minggir! Aku mau bangun!" Untuk menyelamatkan wajahnya, Kim Taehyung dengan cepat mengalihkan pandangannya, menepis tangan Jungkook dari tubuhnya lalu mencoba untuk bangun dengan bantuan kedua tangannya yang dia topang pada tepian kasur. Jeon Jungkook tentu saja tidak tinggal diam, juga ikut bangun, dengan kondisi bertelanjang dada, Jeon JungKook datang ke depan Taehyung dan membantunya untuk bangun.

" Lapar? "

" Hem. "

" Tunggu sebentar. " JungKook dengan cepat mengambil bajunya yang semalam dia letakkan di sofa kamar tersebut dan memakainya, lalu kembali pada Taehyung, kemudian mereka berdua berjalan keluar kamar.

Beberapa pekerja sudah mulai beraktivitas, ketika melihat Taehyung dan JungKook muncul bersamaan, mereka berdua lantas pergi menyapa. JungKook terus membimbing Taehyung menuruni tangga hingga mereka berdua kini sudah berada di dapur. Sebenarnya sudah ada beberapa cemilan yang telah di siapkan oleh Yeji semalam untuk berjaga-jaga bila Taehyung merasa lapar. Mengingat kebiasaan Taehyung, Yeji tentu sudah mulai hafal dengan hal tersebut.

JungKook pun dengan ligat segera memanaskan nya ke dalam microwave, beberapa saat sampai dia mengeluarkan nya dan menghidangkan nya ke hadapan Taehyung. Tak lupa, JungKook pun segera membuatkan susu hangat di pagi hari.

Taehyung untuk kali ini tidak banyak protes ataupun perkataan yang mana membuatnya tidak senang. Sejauh ini, Taehyung cenderung tenang, sampai sampai Jungkook selalu ingin siap siaga bila Taehyung akan kembali meledak padanya. Selagi Taehyung makan, JungKook pun juga ikut makan, sedikit.

Bertepatan dengan mereka selesai makan, Yeji muncul dengan raut wajah tenang.

" Kalian sudah sarapan? "

" Ibu. " Taehyung mengangguk, meneguk kembali sisa susu nya hingga tandas. YeJi datang untuk mengusap kepalanya lalu berjalan ke counter untuk membuatkan kopi, dan sudah di pastikan bahwa itu untuk Soohyun, sedangkan Jungkook sudah tadi, dia membuatnya sendiri. JungKook hari ini tampak sangat bersemangat, dan seperti ingin melakukan semuanya sendiri tanpa di bantu oleh orang lain termasuk dalam melayani Taehyung.

" Kenyang? "

" Hem. "

" Sekarang kamu mau apa? "

Taehyung tampak sedikit berfikir lalu menatap ke arah jendela kaca besar yang masih terhalang oleh gorden hitam.

O̶S̶I̶P̶Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang