*
Setelah mendapatkan izin dari Yeji, Jeon JungKook pun akhirnya berani membawa Taehyung keluar dari zona nyaman yang di bentuk oleh Kim Soohyun.
Jeon Jungkook membawanya ke sebuah pusat perbelanjaan ternama di kota tersebut. Tidak sembarangan orang yang bisa berbelanja disana, namun JungKook dengan beraninya membawa Taehyung untuk memuaskan diri.
Kim Taehyung sendiri pun tampaknya juga cukup senang, terbukti dari sejak awal dia di bawa keluar oleh JungKook, dia tidak ada mengeluarkan satupun kata protes ataupun hal hal yang biasanya dia perdebatkan dengan JungKook.
Sejauh ini, JungKook tampak sangat melayaninya, dia terus berjalan mengekori Taehyung kemampuan pria dengan perut bulat itu pergi. Beberapa bodyguard di belakang mereka yang selalu siap siaga pun tampak dengan santai telah membawa beberapa tas belanja yang Taehyung pilih sebelumnya. Tidak banyak, tapi bila di uang kan, itu jelas tidak sedikit.
" Apakah kamu tidak lelah? Bisakah kita beristirahat sejenak? "
Taehyung berhenti, tampak tengah menimang tawaran Jungkook barusan. Jika di tanya apakah dia lelah atau tidak, tentu saja dia lelah, tapi mengingat saat ini dia baru saja seperti baru mendapat kebebasan, Taehyung merasa bahwa dia harus memanfaatkan waktunya dengan sangat baik. Belum tentu hal seperti ini akan kembali terjadi padanya, mengingat betapa kerasnya Soohyun pada mereka.
Bukannya Taehyung tidak menyukai cara Soohyun untuk melindunginya, hanya saja kalian harus mengerti, manusia seperti Taehyung yang bahkan telah terbiasa bebas di tambah lagi dengan dirinya saat ini yang tengah hamil besar tentu saja juga akan sangat merindukan kebebasan setelah cukup lama terkurung di dalam sangkar.
Rumah yang dia tempati saat ini tidak bisa di katakan biasa, karena padanya Soohyun selalu memberikan kejutan padanya, seolah-olah Soohyun telah mempersiapkan hal semua itu dari sangat lama......
Mengangguk kecil, JungKook yang melihatnya lantas dengan cepat membawa Taehyung memasuki sebuah restoran Eropa, mengambil ruangan pribadi dan memesan beberapa menu hidangan sedangkan para bodyguard dengan setia menunggu diluar.
" Luruskan kaki mu, aku akan memijat nya untukmu. "
Taehyung tidak sopan untuk meluruskan kakinya ke arah JungKook, membiarkan pria itu memulai pekerjaannya. Ketika para pramusaji datang, mereka sedikit bersemu malu untuk melihat sepasang pria ini yang terlihat sangat romantis.
" Bagaimana jika makan dulu, setelahnya aku janji akan memijat mu lagi? "
" Aku ingin spaghetti bolognese. "
" Ok. "
Pelayan itu dengan cepat kembali bekerja untuk menyediakan pesanan Taehyung barusan. Selagi menunggu spaghetti itu muncul, Taehyung memilih untuk memakan steak daging sapi yang di masak dalam suhu sangat tinggi tersebut. Cita rasa bumbu yang sangat meresap ke inti daging lantas membuat Taehyung tersenyum puas.
" Enak? "
" Hum! " Taehyung mengangguk, kembali menerima suapan dari Jungkook. Mereka berdua makan dengan tenang sampai semua hidangan di atas meja habis. Kim Taehyung bersendawa, dan JungKook tersenyum puas. Dia bahkan juga ikut mengusap perut bulat Taehyung dengan lembut.
" Kenyang? Mau sesuatu yang lain? "
" Tidak. Aku kenyang. "
" Baiklah. "
Sesuai janji, Jeon Jungkook selepas mereka berdua makan kembali menarik kaki Taehyung dan memijat nya lembut.
" Sedikit lebih kuat. Ah, ya, ya, seperti itu."
KAMU SEDANG MEMBACA
O̶S̶I̶P̶
Fiksi PenggemarJudul : O̶H̶ S̶H̶I̶T̶! I̶M̶ P̶R̶E̶G̶N̶A̶N̶T̶!? Author : DiazOktaFiqi Genre : BL| Transmigration | Romance TIPE : Speed Bahasa : Indonesia - English Deskripsi : Kim Taehyung, seorang berandalan ternama di tempatnya tinggal...
