KEBENARAN ³

3.3K 419 47
                                        

Mendekati akhir Diqi sedikit lebih bersemangat, di tambah tadi pekerjaan Diqi juga lebih sedikit dari biasanya jadi cepat kelar. Yok! Yok! Yok! Saksikan detik-detik berakhirnya OSIP!!!

















*

" -Aku mencintaimu, bagaimana mungkin aku akan membuat mu kesulitan? Sekarang ayo ikut denganku, aku akan menjagamu- "

" MAU KAU BAWA KEMANA ISTRIKU, BRENGSEK!!? "

MingYu dan Taehyung yang sedang tarik tarikan lantas menoleh ke arah sumber suara dan segera tidak bisa menahan rasa keterkejutannya dengan apa yang mereka lihat.

" Paman Jeon!!! "

Jeon JungKook, saat ini dia sangat ingin memeluk tubuh Taehyung tapi disaat kondisinya seperti ini tentu saja sangat tidak memungkinkan, lantas membidik, menatap tajam ke arah MingYu yang juga sempat tegang pasca kemunculan nya di sini secara tiba-tiba.

" P-Paman Jeon- "

" Beraninya kau menculik dan berniat membawanya pergi dariku!!? KAU INGIN CARI MATI DENGANKU, KIM MINGYU!!!? "

Kim MingYu mundur selangkah tapi kemudian dia menatap Jungkook dengan wajah yang dia buat sedemikian tegas. Dia telah bergerak sejauh ini dan tidak bisa untuk mundur lagi. Jeon JungKook sudah berada tepat di depannya dan kemungkinan besar Kim Soohyun ataupun Seo YeJi juga berada di sini. Tidak peduli dengan keringat dingin yang merembes di tubuhnya, MingYu bertekad untuk tidak akan mundur sedikitpun. Menatap Taehyung sekali lagi sebelum menantang JungKook.

" Jika dengan itu bisa membuat Taehyung dapat ku miliki, kenapa tidak? " penyataan provokasi MingYu benar-benar telah menyulut api di hati JungKook, dia tidak lagi berbicara sebaliknya dia langsung berjalan cepat untuk menyerangnya. Pukulan pertama MingYu berhasil menghindar, begitupun dengan pukulan kedua, setiap pukulan yang di layangkan terdapat angin yang juga tak kalah kuat, MingYu merasa sedikit mati rasa, tapi dia tidak boleh kalah dari JungKook saat ini.

Taehyung yang melihat perkelahian dua pria di depannya lantas mundur, tidak ingin ikut terseret di dalamnya, melihat peluang, Taehyung lantas dengan cepat berlari ke arah Jimin.

" Jimin- "
Sama sekali tidak ada respon, tubuh Jimin sangat pucat dan kulitnya sangatlah dingin, Taehyung dengan perasaan takut meletakkan telapak tangannya di dada Jimin, dan seketika menghela nafas lega pasalnya dia masih dapat merasakannya denyut detak jantung dari sahabat nya tersebut. Tapi sebelum dia bisa benar-benar bernafas lega, Taehyung kembali tegang ketika mengingat apa yang JiWon lakukan padanya sebelumnya. Taehyung lantas dengan susah payah menarik tubuh Jimin dan membiarkan nya terbaring di lantai, sedangkan kursi roda itu dia angkat, meskipun sulit, Taehyung tetap berusaha lalu membuangnya ke lautan lepas, perlahan hilang dan tenggelam.

Kembali menggapai tubuh Jimin, di karenakan posisi mereka bisa di katakan cukup dekat dengan mayat JiWon yang terlihat sangat mengerikan dimana pisau itu masih menancap di lehernya dan darah merah pekat masih tergenang banyak hingga mengalir kemana mana, Taehyung mau tak mau harus menyeret tubuh Jimin ke arah dekat pintu kabin.

Di tengah perkelahian, MingYu beberapa kali harus terkena pukulan kuat oleh JungKook begitupun sebaliknya, karena sehebat apapun JungKook, lawannya- MingYu tetaplah seorang pria besar dimana jika seekor tikus sudah merasa terancam, hal yang harus di lakukan nya adalah melawan balik.

JungKook meludahi darah yang baru saja mengecap lidahnya, dia menatap MingYu yang penuh dengan keringat dan darah yang bocor dari pelipisnya tersebut dengan sorot mata penuh kebencian.

" Kau sungguh serigala bermata putih!! Tak tahu diri!! Apakah ini balasan mu atas apa yang sudah keluarga Kim terutama Kim Soohyun lakukan padamu?! "

Detak jantung MingYu berpacu cepat, kelopak matanya sedikit bergetar dan dia merasa tercekik oleh tuduhan yang JungKook sebutkan barusan untuknya. Sejenak dia menatap lantai yang dia pijak lantas terkekeh.

O̶S̶I̶P̶Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang