*
Jeon JungKook pulang cepat, sengaja, karena ada suatu hal yang memicunya untuk kembali lebih awal dari biasanya, meskipun dia tahu bahwa dia tidak akan langsung menemukan sosok si alasan utama kenapa dia pulang cepat.
Di rumah, JungKook tidak melakukan apapun selain duduk diam di ruang kerjanya yang langsung setali dengan kamar pribadinya tersebut. Tidak memeriksa berkas ataupun lainnya, hanya menatap kosong pada ponselnya dengan layar hitam. Mati.
Setiap lima menit dia akan memeriksa nya, tapi hasilnya masih sama, nihil. Dan sebagai hasil lainnya adalah Jeon JungKook merasa panas, dia mulai kesal tanpa sebab, tidak tahu mengapa, tapi mengingat isi pesan terakhir kali dia temukan dari Taehyung, membuatnya tambah emosi.
Pacar sialan, apa!?
Lama menunggu, pada akhirnya Taehyung belum juga kembali hingga hampir tengah malam. Tepat pukul hampir menempati angka sebelas malam, sebuah mobil Audi A6 putih terparkir mulus di basemen depan gedung apartemen tersebut. JungKook melirik dari balik gorden dan gelapnya ruang kamar tersebut.
Mata kelamnya menyipit, melihat sosok dua pria muda baru saja keluar dari dalam mobil. Jelas dia sangat mengenal nya, siapa lagi kalau bukan Taehyung dan Kim MingYu.....
*
Di lantai bawah, Kim Taehyung yang baru saja di antar oleh Kim MingYu, berdiri menghadapnya dan tersenyum sopan. Dia tadi bersama Jimin sedang bermain di rumah Kim di temani oleh Yeji. Sore harinya, Soohyun pun kembali bersama MingYu, disanalah Taehyung mulai memperkenalkan Jimin kepada MingYu dan mereka bertiga segera dekat meski Jimin masih sangat kaku setiap kali di ajak obrolan dalam berbagai hal.
" Terimakasih sudah mengantar ku. "
MingYu tersenyum lebar, bersandar dengan gaya santai di samping mobil, menatap Taehyung seperti melihat hamparan padang bunga.
" Untuk apa berterimakasih, bukankah kita keluarga? "
Taehyung tersenyum malu malu, sejak awal dia tidak pernah berpacaran, jadi Taehyung bahkan tidak tahu apakah dia tertarik dengan lawan jenis atau bahkan sebaliknya. Namun bila harus di hadapkan dengan sosok Kim MingYu yang memiliki fitur wajah rupawan bahkan memiliki postur tubuh tinggi semampai, dan senyuman yang selalu menggoda iman, siapa yang tidak akan tersipu malu?
Taehyung harus mengakui satu hal, bahwasanya dia memang benar-benar akan selalu tersipu bila MingYu memperlakukannya seperti ini. Terlalu di sayangkan bila momen seperti ini harus dia lewatkan.
" Ini sudah sangat larut, sepertinya kamu harus segera bergegas naik sebelum masuk angin? "
Taehyung tanpa sadar mendengus lalu tersenyum sombong, " aku tidak akan masuk angin, yang ada angin lah yang akan selalu memandangiku yang indah ini. "
MingYu tertawa, tapi dia mengangguk mengakuinya tanpa sopan. Obrolan mereka terputus setelah Taehyung memutuskan untuk naik ke atas, ngomong ngomong, benar perkataan MingYu sebelumnya, bahwa dia mulai merasa kedinginan!
Sesampainya di atas, menekan kata sandi yang telah dia hafal diluar kepala nya, Kim Taehyung masuk tanpa beban.
Hal pertama yang dia temukan adalah kegelapan hampir di seluruh penjuru ruangan, kecuali cahaya yang hidup dari sudut pintu dapur. Dengan bantuan sedikit cahaya tersebut, Taehyung mulai meraba dinding, mencoba mencari sakelar lampu untuk ruangan tersebut, karena sebuah fakta, bahwasanya Taehyung tidak menyukai kegelapan!
Kegelapan hanya membuatnya seperti selalu diliputi kesendirian!
Tap!
Tepat ketika sakelar lampu di temukan dan cahaya menyilaukan, menusuk mata, Taehyung di detik itu juga hampir terserang jantung!
KAMU SEDANG MEMBACA
O̶S̶I̶P̶
FanfictionJudul : O̶H̶ S̶H̶I̶T̶! I̶M̶ P̶R̶E̶G̶N̶A̶N̶T̶!? Author : DiazOktaFiqi Genre : BL| Transmigration | Romance TIPE : Speed Bahasa : Indonesia - English Deskripsi : Kim Taehyung, seorang berandalan ternama di tempatnya tinggal...
