"SELAMAT KEPADA AMANDA SHOPIA SEBAGAI ARTIS TERPOPULER DENGAN FILM YANG DIBINTANGINYA BERJUDUL YOUNG LADY."
Tepuk tangan meriah terdengar, dua pembawa acara yang menawan itu menatap ke arah wanita cantik yang tengah bergerak menaiki satu per satu anak tangga dengan percaya diri.
Sorot kamera tertuju pada wajah yang sedang tersenyum lebar itu bersamaan dengan beberapa potongan video dari film yang dibintanginya muncul di layar besar di atas panggung.
Dengan heels setinggi 11 sentimeter itu, tubuh jenjang Amanda terlihat sedikit lebih tinggi dibandingkan pembawa acara pria yang berdiri di sampingnya.
Amanda mengambil penghargaan itu dan berdiri di depan seluruh penonton untuk menyampaikan sambutannya.
Menarik napas dalam-dalam, dengan kedua bola mata cerah yang berlinang air mata, Amanda akhirnya buka suara.
"Selamat malam semuanya, terima kasih untuk semua pihak dan terima kasih untuk penghargaan ini. Saya Amanda Shopia sangat bersyukur atas dukungan fans saya Ampia Lovers dan Pak Nugroho yang telah menyutradarai film Young Lady dengan sangat apik, kepada Bang Reza lawan main saya yang sangat hebat dan keren, semua pemain, kru dan orang-orang terdekat saya. Saya mengucapkan banyak terima kasih, tanpa kalian semua saya bukan siapa-siapa. Saya mencintai kalian semua, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih!"
Tepuk tangan meriah kembali terdengar, sambutan Amanda telah selesai dan ia bergerak meninggalkan panggung menuju tempat semula dan acara terus dilanjutkan hingga akhir.
Acara penghargaan sudah berakhir, sesi foto telah selesai dilakukan. Instagram story juga telah diunggah dengan menandai beberapa akun teman selebriti untuk menunjukan kedekatan melalui media sosial.
"Wah, Amanda Shopia memang nggak pernah mengecewakan!" kata wanita cantik berambut pendek dengan gaun ketat sederhana kerah V, ia kemudian memberi selamat.
"Lo tahu aja!" Amanda merangkul gadis itu lengket.
"Kapan ya gue bisa kayak lo, jadi pemeran utama dan bukan figuran lagi." Wanita bernama Tamara itu menghela napas, jujur dalam lubuk hatinya yang terdalam ia merasa iri dengan Amanda. Apalagi, mereka memulai karier akting di tahun yang sama dan sekarang juga berada di satu agensi.
"Pasti bisa, Ara! Lo harus lebih semangat lagi. Kemarin mau gue kenalin ke Pak Jaka lo nolak. Padahal Beliau nyari pemeran utama."
"Gue juga nggak mau pakai koneksi lo, Man. Yaudah, nanti gue whatsapp lo. Ada urusan sama Mbak Via, nih."
"Oke!"
Amanda menatap kepergian Tamara. Saat membalikkan badan, ia dikejutkan dengan kehadiran seorang pria berjas rapi dengan senyum mengambang.
"Selamat, ya."
Sebuah bucket bunga terulur untuk Amanda, tanpa babibu wanita cantik itu langsung memeluk erat tubuh Bara.
"Katanya nggak mau datang! Makasih, udah datang nemuin aku ya, Bar."
Bara mengembuskan napas, menarik dirinya dari pelukan Amanda. Bibirnya melengkung membentuk sebuah senyum.
"Pulang bareng aku ya, Man. Aku anterin."
Amanda dengan cepat mengangguk. Bara yang sedingin kutub berubah menjadi sehangat mentari pagi, membuat jantung artis cantik itu berdebar kencang.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Second Life Memory (COMPLETED)
Romansa~•~ follow dulu sebelum membaca, thx. Amanda Shopia artis paling fenomenal dengan banyak skandal dan anehnya ia masih wara-wiri di dunia hiburan. Arogan dan angkuh, hanya wajah cantik bak dewi itu yang menjadi daya tariknya. Tapi, dibalik itu semu...
