#61

106 7 1
                                        


HAY GUYS, KALIAN SEHAT KAN?

SEHATLAH, JANGAN SAKIT-SAKIT


YUK SEMANGAT YUK BUAT AKU 

MESKIPUN READER PADA MENGUNDURKAN DIRI UNTUK BACA CERITA INI

LAGIPULA TINGGAL BEBERAP BAB LAGI TAMAT. YANG MALES NUNGGU READER UP KAN PASTI NUNGGU CERITA INI TAMAT KAN?

YA SEMOGA SETELAH TAMAT, READER PADA DATENG LAGI HEHEHE #MYHOPE





YUK LAH...ENJOY AND HAPPY READING GUYS

SEMOGA SUKA CERITA BAB INI YAAAW

JANGAN LUPA VOTE DAN COMMENT SEBELUM/SESUDAH BACA! JANGAN ENAKNYA SAJA. 

HARGAI YANG NULUS! 

GRATIS AJE MALES APALAGI BAYAR WKWKWK


Melangkah menuruni anak tangga sambil tangan kanannya menggenggam erat tangan perempuan yang telah menjadi pusat hati dan pikirannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Melangkah menuruni anak tangga sambil tangan kanannya menggenggam erat tangan perempuan yang telah menjadi pusat hati dan pikirannya.

"Terima kasih telah menonton film," ucap wanita paruh baya dengan senyum ramahnya kepada setiap penunjung bioskop yang hendak keluar dari studio bioskop.

Rasyid mengangguk dan tersenyum tipis.

"Mau nggak popcornnya sebelum dibuang?" Rasyid membawa dua biji popcorn terakhir dengan menjapitnya antara jari telunjuk dan ibu jari.

Sebuah anggukan kepala dari perempuan bermata belo ini membuat Rasyid memasukkan dua biji popcorn rasa caramel ke mulut perempuan itu lalu membuang bungkusnya, begitupun dengan gadis mungilnya segera memasukkan cup berukuran 650ml yang telah kosong ke dalam tempat sampah. Mereka pun segera keluar dari tempat bioskop dan seolah telah menjadi rutinitas setelah menikmati film di layar lebar, sang pujaan hati selalu singgah terlebih dahulu sembari mengenyangkan perut di food court.

Sambil melangkah menuju tangga jalan, gadis pemilik nama lengkap Laras Gartiana selalu memanfaatkan peluangnya untuk melihat-lihat sejenak beberapa pakaian dari beberapa toko dan sebagai lelaki, Rasyid hanya mengikuti setiap langkah gadisnya.

"Kamu itu nyari baju yang gimana sih, sayang?" Rasyid bingung ketika melihat Laras hanya memutari toko itu sambil melihat sekilas pakaian yang dijual di sana lalu kembali melangkah keluar.

Salah Hati [Noe&Laras]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang