PART 35

4.7K 355 27
                                        

PART 35.

PART 35

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



__________

"Gih, masuk." titah lembut Rakha, saat keduanya kini sudah berada tepat didepan kelasnya.

"Kamu mau kemana?" tanya Mala dengan mengerjap matanya lucu, Rakha yang melihat menjadi gemas sendiri.

"Aku mau nyusul anak-anak dulu. Kamu masuk, gih. Kalau ada apa-apa kabari aku." ujar Rakha.

"Kamu mau bolos?" tanya Mala.

"Tergantung situasi sama keadaannya." jawab Rakha.

"Kha, jangan bolos, ya." cicit Mala, menatap Rakha penuh harap.

Rakha yang mendengar penuturan Mala pun tersenyum, ternyata seperti ini rasanya diperhatikan oleh gadis yang ia cintai. Tangannya terangkat lalu mengusap penuh sayang puncak kepala Mala.

"Gak Lala, sayang. Udah, gih, masuk sana." ucap Rakha.

"Yaudah, aku masuk duluan, ya." pamit Mala.

"Iya, lala." ucap Rakha.

"Jangan lupa, gak boleh bolos." ucap Mala sembari berjalan masuk kedalam kelas sesekali menoleh ke belakang. Sampai pada akhirnya, Mala sudah tidak terlihat lagi dari pandangannya. Setelah memastikan bahwa Mala masuk kedalam kelas, Rakha segera berlari pergi dari sana.

Setelah kepergian Rakha, ada tiga siswi yang keluar dari dalam persembunyiannya. Siapa lagu kalau bukan Gizele dan kedua antek-anteknya.

Baru saja Mala mendudukan bokongnya diatas kursi bangkunya, kini atensinya teralihkah oleh cek suara toa yang begitu menggema.

"Assalamu'alaikum wr, wb. Diberitahukan kepada seluruh siswa dan siswi SMA DANISWARA SCHOLL. Bahwasanya pelajaran hari ini adalah free... Karena semua guru akan melaksanakan rapat. Dan dimohon kerjasamanya untuk jangan pulang terlebih dahulu sebelum ada bell pulang berbunyi. Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan, Assalamu'alaikum wr,wb..."

"Ternyata pelajaran hari ini kosong. Dari pada jenuh, mending gue baca novel." ucap Mala, lalu ia berbalik kebelakang untuk membuka resleting tasnya. "Untung aja gue bawa novel.." gumamnya.

"Udah merasa jadi ratu lo!?" tanya Gizele begitu meleking ditelinga Mala. Sehingga atensi Mala kini teralihkan.

"Gizele," cicit Mala. Kini ia menghentikan aktifitasnya sejenak.

"Ngapain lo di--- Akhhh  sakit, zel." aduh Mala saat kedua pipinya di cengkraman kuat oleh tangan Gizele.

"Gue kira setelah lo diusir dari rumah papa Axel bakal jadi gelandangan. Ternyata lo sekarang Mala diratukan oleh geng The Devil's terutama sama Rakha." desis Gizele tepat didepan wajah Mala. Sedangkan beberapa siswa dan siswi yang ada disana hanya diam bak menonton sebuah drama kore, hanya menikmati tontonan tanpa menegur sama sekali.

HURT [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang