PART 51

3.3K 245 60
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.








"Ada apa Chelsea?" tanya Bu Dita tergopoh-gopoh berlari menghampiri tempat dimana Chelsea satu ini berdiri.

"Yang bener lu?" tanya Devi dengan raut wajah cemasnya.

"Jangan bercanda, Chelsea! Gue paling gak suka!" desis Rakha. Tidak bisa ia pungkiri bahwa dirinya saat ini dilanda kekhawatiran juga kecemasan. .

Apa tadi yang dibilang Chelsea? Masuk jurang! Dia tidak salah dengar kan? Chelsea hanya bercanda kan?"

"Jawab gue bangsat!?" kini Rakha sudah mencengkram kerah baju yang Chelsea gunakan.

Ingat. Rakha orangnya tidak pernah memandang bulu, sekalipun itu cewek. Apalagi ini menyangkut soal gadisnya.

"Rakh, tahan!" cegah Afan sembari melepas cengkraman tangan Rakha pada kerah baju Chelsea.

Chelsea yang mendapatkan tindakan yang Rakha tunjukan dibuat shock. Baru kali ini ia melihat Rakha semarah dan seseram ini.

"Rakha, sabar!" peringat Pak Gandi.

"Jelaskan sama kita Chelsea gimana kronologinya." tanya Pak Gandi

"Tadi waktu saya sama Mala ke dalam hutan untuk mencari kayu bakar. Kita sepakat buat mencar dan saat saya sama Mala mencar buat cari kayu bakar. Saya mendengar teriakan Mala dari belakang, pak." jelas Chelsea dengan raut wajah cemas yang kental.

"Saat saya cari sumber suara Mala. Saya tidak menemukan sama sekali keberadaan Mala. Saya panik, makanya saya langsung balik kesini." ujar Chelsea dengan raut kekhawatirnya.

"Pak ini gimana dong, pak." cemas Cantika.

"Rakha mau kemana lo!?" teriak Afan saat mendapati Rakha yang sudah berlari menuju hutan.

"Afan susul Rakha." titah Pak Gandi.

"Siap, pak." ucap Afan lalu ia berlari menyusul Rakha.

"Kalian yang cowok-cowok. Ikut bapak masuk kedalam buat cari keberadaan Mala." ujar pak Mario.

"Dan yang lain tetap berada di area camping dan jangan ada yang keluar dari sini dulu." lanjutnya.

"Pak Gandi. Bapak disini aja sama guru-guru yang lain, biar saya sama anak-anak lainnya yang masuk kedalam buat cari Mala." ucap Pak Mario.

"Baik, pak."

"Anak-anak, ikut bapak sekarang!" tegas Mario lalu ia pun berjalan lebih dulu masuk kedalam hutan dan disusul siswa yang lain.

"Cari aja sampai ketemu." gumam Chelsea dalam hati dengan menampakan senyum liciknya.

_________

"Lala kamu dimana?" teriak Rakha yang saat ini sudah berada di dalam hutan bersama Afan.

"Mala lo dimana?" teriak Afan. "Jangan bikin gue khawatir, La." cemas Afan dalam hati.

"Lala, ini aku Rakha." teriak Rakha sekali lagi.

HURT [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang