Heeseung menyangga tubuhnya dengan pedangnya sendiri, pertarungan ini benar-benar menguras tenaganya. Bukan hanya heeseung, sekarang semua tenaga mereka sudah terkuras habis tapi pada akhirnya mereka berhasil mengalahkan hyunjin, disana hyunjin juga sudah melemah berlutut dengan badan yg sudah dililit rantai besi, rantai itu adalah gabungan kekuatan mereka berenam, susah payah mereka bisa mengalahkan hyunjin. Ini benar-benar pertarungan hidup dan mati.
Buk!!! Buk!!! Bukkk!!!
Jay menendang keras hyunjin yg bisa dibilang sudah sekarat. tidak, bukan hanya hyunjin bisa di bilang mereka semua dalam keadaan sekarat sekarang, pertarungan ini bisa di bilang seimbang, mereka berenam bisa di bilang menang di detik-detik terakhir, mereka menang di detik-detik terakhir karena mereka ber enam sedangkan hyunjin sendirian.
Jay sudah akan menancapkan pedangnya didada hyunjin, dan saat pedang itu menancap hyunjin benar-benar akan musnah menjadi abu...
Jay mengangkat pedangnya dengan mata merah dan tajamnya itu dia dalam wujud iblisnya sekarang.
Hingga sebuah suara menghentikannya...
"JAYY!!!!!"
Itu sunoo, beberapa menit lalu dia masih berada di dunia manusia, dia berada di dunia manusia selama sepuluh bulan berarti 10 hari di dunia bawah, dia masih dirumahnya menyiram tanaman beberapa menit lalu, saat semua ingatannya kembali. Ingatan sunoo kembali tandanya hyunjin sudah benar-benar melemah. Air mata sunoo langsung berderai saat mengingat semuanya, ternyata yg terjadi di dunia bawah sekarang adalah salahnya, sunoo langsung buru-buru bertalemportasi ke dunia bawah.
Dan saat sampai dunia bawah tempat pertarungan itu benar-benar sudah tidak berbentuk lagi, saat itulah sunoo melihat hyunjin memang sudah melemah disana dan jay sudah siap dengan pedangnya.
Sunoo langsung mendekat melihat mereka semua memang sudah terlihat sekarat dengan luka dimana-mana. Ini... Ini semua salahnya. Salahnya.
"Jay hentikan..." Sunoo memegang pedang yg jay pegang dengan tangannya, pedang itu sangat tajam sudah jelas langsung melukai tangan sunoo. Sunoo dengan wajah sudah basah oleh air mata juga dengan suara yg bergetar.
Mereka berenam menatap sunoo dengan pandangan tidak percaya, lagi-lagi mereka salah paham dengan sunoo, mereka pikir sunoo sedang menangisi hyunjin sekarang.
"Kamu begitu mencintainya yaa sunoo", Jay menatap sunoo dengan tajam dengan wujud iblisnya itu kemarahannya menguar dengan begitu cepat.
Sunoo menggeleng dengan cepat, melihat mereka semua satu persatu dengan tubuh yg penuh luka, sunoo juga melirik hyunjin yg juga sudah sekarat bahkan hyujin seperti sudah tidak sadarkan diri lagi.
Sunoo tersentak ketika tangannya di tarik untuk menjauh.
"Bunuh sekarang jay." Suara dingin sunghoon menyapa pendengaran sunoo
"Tidak.. jangan..." Sunoo memberontak ketika tanganya dicekal kuat oleh sunghoon. Terlepas apapun yg terjadi sunoo tau ini bukan salah hyunjin sepenuhnya, sunoo sendiri yg memohon pada hyunjin hari itu. Sunoo mengingat kebaikan hyunjin selama ini, jika hyunjin mati hari ini itu jelas adalah salahnya.
Heeseung mendekat, dan langsung mencekram kuat rahang sunoo, sunoo terhenyak saat mendapat perlakuan seperti itu, sunoo lebih terhenyak lagi saat bersitatap dengan mata iblis heeseung, mata itu tidak lagi menatapnya seperti dulu sunoo dapat melihat kemarahan juga kebencian.
"Hee..." Air mata sunoo jatuh lagi merasakan sakit pada rahangnya karena di cengkram kuat oleh tangan heeseung tapi hatinya lebih sakit lagi sekarang
"Bagus sekali sunoo, kamu menangis dan memohon untuk hidupnya" heeseung berdecih dan menatap sunoo dengan tajam
"Jika kamu mencintainya kalo begitu kamu saja yg membunuh kami bagaimana?" Heeseung menaikan sebelah alisnya, kemudian melepaskan cengkramannya di rahang sunoo
KAMU SEDANG MEMBACA
Nightmare || Kim.Sunoo
Ficção HistóricaSunooharem Au !!!! Sunoo tidak pernah menyangka bagaimana bisa dia sampai di malam yg penuh mala petaka tersebut. Malam petaka yg mengubah hidupnya, bukan hanya hidupnya tapi juga memori, indentitas dan spritualnya juga ikut berubah. Ada banyak pert...
