Bab 17

7.8K 836 20
                                        

"Nah sekarang kita akan langsung mulai saja praktik pemanggilan spirit menggunakan struktur pemanggilan spirit yang kita pelajari di awal kelas. Aku akan memperlihatkan kalian cara kerja dari pemanggilan spirit menggunakan struktur sihir."

Profesor Madga berjalan ke arah struktur yang ia buat dan berdiri di pinggir ujung struktur tersebut, mengangkat tongkat sihir yang sudah di salurkan mana di dalam nya lalu mengetuknya ke tanah yang ia pijaki.

Struktur kuno yang ia buat menyala karena aliran mana tersebut di serap oleh struktur kuno.

Cahaya merah mengelilingi struktur tersebut dan mengeluarkan aura merah yang tajam membuat para mahasiswa yang berada di sekitar merasa panas.

Setelahnya cahaya merah tersebut menghilang bersamaan dengan menghilangnya struktur kuno.

Muncul seekor makhluk kecil berambut merah dan memiliki 1 tanduk di sisi kirinya dan sayap di punggung nya.

Itu adalah seorang spirit peri!!

Para mahasiswa menatap spirit tersebut dengan kagum.

"Spirit level 7!!"

"Woahh terlihat sangat kuat!"

Spirit peri tersebut terbang mendekat ke arah profesor Madga dan duduk di punggung kanan tuan nya.

"Dia adalah spirit kontrak ku, namanya Pix, spirit level 7," ucap profesor Madga mengenalkan spirit kontraknya.

Seorang mahasiswi mengangkat tangannya. "Permisi Profesor, saya ingin bertanya."

"Bertanya apa?" jawab profesor Madga.

Mahasiswi tersebut mengambil 2 langkah ke depan dan berucap, "Bagaimana cara berkontrak dengan spirit? Dan apakah kita hanya bisa berkontrak dengan satu spirit?"

Profesor Madga yang mendengar pertanyaan mahasiswi tersebut menjawabnya dengan antusias.

"Tentu tidak! Kalian bisa membuat kontrak dengan banyak spirit, namun jika spirit tersebut menyetujui kontraknya. Cara berkontrak dengan spirit adalah menggunakan mental anda."

"Mental?" tanya mahasiswi tersebut dengan sedikit heran.

"Benar! Yang dimaksud mental adalah melalui pikiran kalian. Pikiran dan niat kalian akan terhubung dengan spirit saat melakukan kontrak dengan spirit tersebut. Jika pikiran dan niat kalian sejalan dengan spirit tersebut maka kalian akan bisa berkontrak dengan mereka. Namun jika tidak, maka kalian tidak bisa berkontrak."

Mahasiswi tersebut menganggukkan kepalanya dan tersenyum, "Terimakasih atas penjelasan anda, profesor."

Profesor Madga menganggukkan kepalanya, "Siapa nama mu?"

Mahasiswi tersebut mejawab, "Nama saya adalah Sylvia Von Sherpent."

"Baiklah, kalau begitu kamu bisa lakukan praktik nya sekarang," perintah profesor Madga kepada Sylvia.

"Baik, profesor," jawab Sylvia.

Sylvia berjalan ke arah struktur sihir yang sudah di persiapkan oleh profesor Madga.

Melakukan sama seperti yang di lakukan profesor Madga sebelumnya.

Stuktur kuno tersebut mengeluarkan cahaya berwarna hijau dan memancarkan aura yang sejuk.

Cahaya dan stuktur tersebut menghilang di gantikan oleh sebuah burung merpati putih yang cantik.

Profesor Madga berucap, "Spirit level 3!! Selamat nona Sylvia, anda bisa melakukan kontrak sekarang."

Sylvia menganggukkan kepalanya dan mendekat ke arah burung yang mengepakkan sayapnya tersebut.

Profesor Madga memberi arahan kepada Sylvia, "Kau hanya perlu memejamkan mata mu dan pikirkan niat mu terhadapnya."

Has a Unique Magic That is None Other Than Tarot CardsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang