Bab 56 (16+)

5K 356 11
                                        

Boneka-boneka mayat itu menyerang ke arah ku dengan lambat. Aku buru-buru menghindar ke belakang. Meski boneka boneka mayat itu lambat, jumlah mereka cukup merepotkan untuk di hadapi sendirian.

Aku memanggil para kupu-kupu milik Xue Yan, mengarahkan mereka untuk menyerang para boneka boneka tersebut.

Ledakan demi ledakan terus terjadi ketika kupu-kupu milik Xue Yan menabrak boneka mayat.

"Wahh... Kamu benar-benar mengkoleksi sesuatu yang menarik ya..." ucap ku ketika melihat boneka mayat tersebut masih dapat bergerak meski seluruh bagian tubuhnya terbakar akibat ledakan.

Wanita tersebut tentu saja senang karena merasa menang satu langkah. Dengan sombong tertawa kemenangan, "Haha! Tentu saja. Mereka adalah yang paling kusukai! Kamu tahu, mereka adalah boneka mayat yang ku buat dari orang-orang suci yang ku bunuh! Hahaha!"

Aku menelan air liur ku dengan susah payah. Dasar iblis! Walau setengah iblis, dia tetaplah iblis yang tamak, apalagi dia berada di gelar bangsawan... Nah, sekarang apa yang harus ku lakukan...

Wanita tersebut menatapku dengan seringai, "Dan kamu. Akan ku pastikan kamu menjadi salah satu bagian dari para boneka boneka kesayangan ku! Hahaha!!"

"Aku tidak mau, itu menjijikan!" Aku tentu saja menolak. Hei, memang siapa yang mau menjadi bagian dari boneka mayat yang sudah membusuk dan jelek itu?!

"Kau tidak memiliki kesempatan untuk menolak!" ucap wanita itu dengan mengendalikan para boneka untuk menyerang ke arah ku.

Aku sebisa mungkin untuk menghindari boneka boneka tersebut sambil memikirkan langkah yang akan ku ambil.

Tiba-tiba aku mendapatkan pencerahan! Ini adalah alam bawah sadar ku, tentu saja aku memegang hak untuk melakukan apapun disini! Kenapa tidak terpikirkan dari tadi ya...

Aku menghentikan aksi menghindar yang dari tadi ku lakukan. Memilih untuk diam di tempat, membiarkan para boneka mayat tersebut mendekat.

Namun ketika para boneka mayat tersebut hampir menyentuhku, mereka tiba-tiba saja menghilang dari pandangan dalam sekejap, membuat sang pemilik kebingungan.

"H-huh? Apa yang terjadi...?" tanya wanita tersebut dengan kebingungan.

Aku tersenyum senang. Ternyata apa yang ku pikirkan adalah sebuah kebenaran!

Kini giliran ku untuk menyombongkan diri. "Eh? Kemana perginya para boneka mayat itu ya~" ucap ku dengan nada yang menjengkelkan.

Wanita iblis tersebut menggeram marah. "Apa yang kau lakukan dengan para boneka kesayangan ku!!"

Aku merentangkan kedua tangan ku dengan santai. "Hmm~ Memangnya apa yang ku lakukan ya~" Tentu saja, nada mengejek yang terdengar jelas keluar dari bibir kecil ku. Membuat wanita iblis tersebut murka.

"Kau-! AKAN KU BUNUH KAU BAJINGAN!!"

Wanita iblis tersebut menyerang ku dengan kuku-kuku tajamnya. Namun keberadaannya terhenti tepat di depan tempat ku berada. Dia terdiam membeku di tempat. Tentu saja dia kebingungan akan apa yang dia rasakan.

"A-apa? Kenapa? Kau- Apa yang kau lakukan kepada ku sialan!!"

Aku mengangkat kedua tangan ku dengan ekspresi pasrah dan tidak mengetahui apapun. "Aku? Aku tidak tahu~"

Aku tersenyum dengan licik, tangan kanan ku berada tepat di dahinya. Dengan liciknya berkata, "Kamu ingin tahu apa yang ku lakukan? Nah, ini dia yang ku lakukan..." Setelah berucap demikian, aku menyentil dahi tersebut, membuat wanita itu terpental jauh.

"Akhh!!" wanita tersebut mengerang kesakitan sembari menutupi area dahi yang terkena serangan ku.

"Hehe, ini menyenangkan!" ucap ku dengan senang. Bagaimana tidak senang, kapan lagi coba main-main dengan iblis tingkat bangsawan! Mempermalukannya sedikit tidak akan menjadi masalah...

Has a Unique Magic That is None Other Than Tarot CardsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang