Bab 40

5.9K 698 34
                                        

Pov Ran

Dimana ini...?

Aku melihat sekeliling dengan seksama. Di sekitar ku hanya ada ruangan berwarna putih polos dan ada sebuah pohon yang cantik di tengah nya. Tidak ada siapapun di sini. Hanya aku dan pohon ini.

Mulai melangkahkan kaki menuju pohon tersebut. Aku bisa merasakan aura yang semakin lama semakin kuat saat perlahan mulai mendekat ke arah pohon. Tapi itu tidak membuat ku menghentikan langkah. Rasa penasaran mulai terbentuk dan melangkah dengan pasti.

Sesampainya di depan pohon cantik tersebut, tiba-tiba saja sebuah pusaran dimensi terbentuk di depan ku, dan menampilkan wujud indah dan aura yang terpancarkan dengan kuat.

Aku terdiam melihat wujud tersebut. Wujud tersebut berbentuk seorang wanita. Sayap yang terbentang dengan sangat indah dan halus, tubuh yang terawat dengan cantik, surai kuning yang panjang dan cemerlang dengan pakaian putih polos yang membuat wujud berbentuk wanita tersebut semakin indah untuk di pandang.

Ia membuka kedua mata nya dengan perlahan. Sepasang mata berwarna emas yang memancarkan aura keagungan yang kuat membuat ku sedikit merasakan keinginan untuk memiliki nya.

"Kau memang layak mendapatkan kehidupan baru, Yoo Sanghyoon."

Suara yang di keluarkan sosok itu sangat lembut namun dalam dan agung, di penuhi dengan banyak arti yang sulit di pecahkan.

Aku menatap sosok itu dengan seksama. Bertanya kepada sosok tersebut, "Apa kau yang membawa jiwa ku ke dunia ini?"

Sosok tersebut tertawa sangat pelan, bagaikan alunan nada yang murni. "Tentu saja bukan... Kekuatan ku tidak semurni dan seagung itu untuk membawa jiwa luar."

"Lalu siapa yang membawa ku ke dunia ini?"

"Kau akan tahu nanti, bukan waktu nya untuk kamu tahu..."

Sosok wanita tersebut tersenyum manis, membuat ku sedikit merasa waspada.

"Tidak perlu takut dan was-was seperti itu..." ucap sosok wanita tersebut masih dengan senyum manis nya.

Sosok wanita tersebut perlahan mendekat ke arah ku. Lalu mengulurkan sesuatu dengan tangan kanan nya di hadapan ku. "Ambil ini dan kembali lah... Aku tidak akan menahan mu di sini lebih lama."

Aku menatap sesuatu itu dengan sedikit terkejut dan sedikit marah, dengan perlahan mengambil nya.

Ketika aku ingin kembali bertanya tiba-tiba saja sosok wanita tersebut berbicara, "Selamat melanjutkan kehidupan baru mu dengan penuh semangat~" setelahnya sosok wanita tersebut menghilang begitu saja.

Aku sedikit tercengang dengan sikap nya. Aku menatap dengan seksama sesuatu yang di berikan oleh sosok wanita tersebut.

Ini... Kartu [Wheel of Fortune]?

Kartu tersebut melayang di hadapan ku dan mengeluarkan sinar yang cukup terang.

Lalu kartu lain nya yang ku miliki terbang dan berjajar rapih mengelilingi kartu [Wheel of Fortune].

Setelah nya, kartu [Wheel of Fortune] ikut bergabung bersama kartu lain nya dan mengelilingi tubuh ku.

Sebuah hologram yang sama seperti skill pemindaian milik ku berada di hadapan ku.

' Kartu [Wheel of Fortune] aktif
Jenis kartu : Pasif '

Kemudian kartu-kartu tersebut mulai menghilang.

Aku terlambat menyadari nya. Sosok itu... Pecahan jiwa dewi agung Fortuna, sang dewi keberuntungan!

Pantas saja dia pergi dengan terburu-buru begitu... Mau bagaimana pun, dia adalah sosok yang terkenal agung di kalangan nya, pasti tidak memiliki waktu banyak...

Has a Unique Magic That is None Other Than Tarot CardsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang