Bangunan tua yang gelap dan kumuh. Entah sejak kapan aku berada di sini. Dan entah sejak kapan aku memiliki kesadaran ku sendiri.
Aku tidak ingat apapun dan bagaimana aku bisa ada dan berakhir di tempat kumuh ini. Yang ku ingat, ketika aku membuka mata ku, tempat ini lah yang pertama kali ku lihat.
Aku mengangkat pelan sesuatu yang disebut dengan tangan, lalu menatap nya dengan lamat. Kemudian aku mencoba untuk menggerakkan. Meskipun kaku, benda ini melipat seiring aku menambahkan kekuatan di dalam nya.
Ini terasa aneh. Aku tidak terbiasa dengan wujud 'baru' ku ini. Semuanya terasa aneh.
Aku tidak mengerti sama sekali dengan wujud ini. Bagaimana cara nya berjalan dengan benda aneh yang berada di bawah ku ini?
Banyak pertanyaan yang membuat ku semakin merasa aneh. Sejak kapan aku berfikir?
Aku melihat ke arah depan. Banyak makhluk-makhluk aneh yang berwujud sama seperti wujud 'baru' ku ini.
Makhluk-makhluk itu cukup menganggu. Suara mereka sangat keras dan memekikkan indra pendengaran ku.
Awal nya aku merasa tidak nyaman dengan suara-suara yang terdengar. Aku dulu tidak bisa mendengar suara-suara dan hanya mengandalkan insting. Namun lambat laun, aku bisa mulai beradaptasi sedikit.
Tiba-tiba saja, ada beberapa dari para makhluk itu bergerak mendekat ke arah ku. Diantara nya menjulang tinggi dan satu lebih pendek.
Salah satu makhluk menjulang tinggi itu membuka sesuatu yang menghalangi depan tempat ku berada.
Suara decitan yang berasal dari benda yang terbuka itu, salah satu makhluk menjulang tinggi lain nya melempar makhluk yang lebih pendek di tempat ku.
Makhluk pendek tersebut mengeluarkan suara kesakitan. Aku hanya menatap nya dengan penasaran.
Suara salah satu makhluk menjulang tinggi lain nya terdengar. "Diam dan jangan mencoba untuk melarikan diri lagi!! Atau kau akan menerima lebih dari hukuman sebelum nya!"
Lalu para makhluk menjulang tinggi tersebut pergi meninggalkan makhluk yang lebih pendek ini bersama ku.
Aneh nya, aku bisa mendengar dan mengerti suara-suara tersebut. Ini semakin terasa aneh.
Aku dulu nya hanya lah seorang gurita kecil yang tinggal di laut dalam. Aku tidak pernah melihat makhluk yang aneh seperti mereka.
Tiba-tiba saja, makhluk yang berada di samping ku berhenti mengeluarkan suara-suara aneh nya. Kemudian makhluk itu mulai mendekat ke arah ku.
"Hei! Siapa nama mu? Kenapa kamu bisa berada di sini?! Makhluk apa kamu sebelum nya?!"
Suara-suara makhluk yang berada di samping ku itu terdengar di indra pendengaran ku. Aku mengabaikan makhluk itu dan lanjut memainkan 'tangan' ku.
Seperti nya makhluk yang berada di samping ku mulai bertambah aneh. Makhluk itu terus-menerus bersuara dan bersuara.
.
.
.
Semakin lama aku berada di tempat ini, aku semakin paham dengan wujud 'baru' ku ini. Makhluk- manusia yang selalu bersama dengan ku dan tinggal di tempat ku memberi tahu semua yang dia ketahui.
Aku juga sekarang bisa melakukan apa yang para manusia lain nya lakukan. Seperti bersuara, berfikir, menulis, makan minum, dan berjalan.
Manusia yang selalu bersama ku juga memberitahu bahwa kami yang berada dalam keadaan terkurung di tempat ini di sebut sebagai anak-anak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Has a Unique Magic That is None Other Than Tarot Cards
FantasySeorang pria yang bertransmigrasi di dalam novel yang terakhir ia baca. Dunia dimana sihir adalah hal normal di sana. Terlahir kembali menjadi orang yang memiliki sihir unik, Kartu Tarot. Bagaimana jalan cerita pria yang bertransmigrasi di dunia ya...
