Bab 8

10K 945 8
                                        

Ran turun dari kereta kuda dengan langkah gontai. "Haha... Sudah ku duga... Aku akan mabuk ugh....
Perjalanan... " ucap Ran lirih.

Ran memegangi perutnya yang terasa seperti di aduk. Terdiam sejenak di tempat untuk menetralkan mual akibat mabuk perjalanannya.

Setelah merasa sudah lebih baik, Ran melangkahkan kakinya ke gerbang Akademi Nethearl.

"Tempat ini... Besar," ucap Ran kagum.

Terlihat banyak anak-anak seumuran Ran berkeliaran di sekitar gerbang masuk Akademi.

'Sepertinya mereka adalah siswa baru disini ya... Ada banyak orang disini, kemungkinan aku bertemu dengan orang yang ku kenal sedikit,' batin Ran.

"Tapi aku tidak kenal siapapun disini, haha," ucap Ran dengan nada geli.

DING DONG

"UNTUK SISWA BARU AKADEMI PELAKSANAAN UJIAN MASUK TELAH DIBUKA, MENUJU AULA SEKARANG JUGA!!"

Suara seorang pria memecahkan kerumunan orang yang berada di gerbang masuk Akademi.

Kemudian orang-orang termasuk Ran menuju aula tempat pelaksanaan ujian masuk dimulai.

.
.
.


"Ulurkan tangan mu dan masukkan sedikit mana ke dalam bola kristal," ucap sang pelaksana ujian.

Sekarang mereka tengah berbaris di aula Akademi Nethearl.

Ujian masuk tahap pertama adalah memeriksa poin stat mana dan level sihir yang kita miliki.

Jika poin stat mana tidak mencapai poin yang di tentukan, maka tidak bisa menjadi siswa Akademi Nethearl.

Untuk bisa berhasil di ujian masuk tahap pertama ini poin stat mana yang kita miliki harus 50 poin atau bahkan lebih dan level sihir yang dibutuhkan adalah level 1.

Sebenarnya untuk level sihir termasuk mudah untuk bisa lulus, tapi stat mana poin adalah yang terpenting untuk para mage.

Jika seorang mage memiliki stat mana poin lebih kecil dari level sihir, misalnya poin stat mana nya adalah 47 sedangkan sihirnya level 3, maka seorang mage tersebut tidak akan bisa mengalahkan moster beenwolf yang hanya berada di level 2 saja.

Yah, contohnya seperti jika seseorang sedang mengisi air dengan ember, tetapi ember nya memiliki lubang besar di pinggirnya. Benar, ember itu tidak akan bisa terisi penuh.

Sama halnya seperti kamu adalah seorang petani, namun bertepatan dengan datangnya musim kemarau.

"Selanjutnya, Aeron De Clathria."

Seorang pemuda berambut pirang dengan kedua bola mata berwarna merah darah melangkah menuju tempat ujian.

'Itu dia pemeran utama pria!!' ucap Ran sedikit antusias.

Pemuda bernama Aeron tersebut mulai memegang bola kristal dan menyalurkan mana ke dalamnya.

Sebuah cahaya muncul di dalam bola kristal tersebut dan muncul angka di dalamnya.

"Bagus, poin stat mana anda adalah 82, anda bisa lanjut untuk memeriksa level sihir anda," ucap sang pengawas puas.

Orang-orang yang sedang menunggu antrian mereka merasa kagum dengan poin stat pemuda bernama Aeron tersebut.

Pemuda yang dikagumi hanya menanggapi dengan acuh dan melanjutkan langkahnya untuk memeriksa level sihirnya.

Setelah di cek, pemuda tersebut mendapatkan hasil yang memuaskan, yaitu level 2 penghujung.

Has a Unique Magic That is None Other Than Tarot CardsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang