Aku menatap layar kaca televisi yang sedang menayangkan serial drama supernatural thriller yang diperankan oleh Misa Amane.
Misa memerankan seorang idol remaja yang keluarganya meninggal dibunuh saat dia berusia 8 tahun. Misa bukan tokoh utamanya. Tokoh utamanya adalah seorang pemuda yang menyadari dia bisa melintasi mimpi orang lain dan dia menggunakan kekuatannya itu untuk 'memberi pelajaran' kepada para pembully namun dia menyadari kematian dalam mimpi akan mempengaruhi kenyataan karena pare pembully itu meninggal sesuai cara mereka mati dalam mimpi. Awalnya pemuda itu mengalami existential crisis karena telah mencabut nyawa seseorang. Namun akhirnya dia memutuskan menggunakan kemampuannya itu untuk menghakimi orang-orang jahat. Dan kebetulan dia bisa masuk mimpi orang hanya dengan mengetahui wajah orang tersebut. Jadilah dia memasuki mimpi para penjahat yang fotonya terpampang pada berita di televisi dan memberi mereka pelajaran. Dia bisa mempengaruhi tindakan orang yang mimpinya dimasuki olehnya sehingga orang-orang ini nantinya akan terkesan bunuh diri secara sadis.
Seorang detektif dari divisi X yang selalu menangani kasus diluar nalar mulai mencurigai keanehan pada kematian bunuh diri ini yang semuanya adalah pelaku kejahatan baik yang didalam penjara maupun yang sedang dalam pelarian. Karakter yang diperankan Misa sangat senang karena pelaku yang membunuh keluarganya sudah meninggal, dengan tragis pula. Ketika dia mendengar percakapan detektif dengan polisi tentang keberadaan pembunuh berantai supernatural, karakter yang diperankan Misa bertekad untuk membantu orang yang telah membunuh pelaku pembunuhan keluarganya. Sound familiar?
Aku terperangah menyadari adanya kemiripan jalan ceritanya dengan Death Note. Aku mendesah dan menoleh kepada Caleb dan Lizzie. "Jadi...apakah kita mencurigai bahwa Misa ada hubungan dengan kemiripan skenario ini dengan Death Note?" tanyaku meringis.
Caleb mendesah sambil menggaruk-garuk kepalanya. "Jika memang dia, setidaknya dia tidak menyebutkan soal mata shinigami? Dia mengubah fungsi Death Note dengan kemampuan sebagai Dreamwalker? Dia juga tidak menamai karakter itu dengan Light atau L."
Lizzie mendengus. "Aku merasa gadis itu sungguh tolol, jika dia yang melakukannya, aku rasa dia akan benar-benar menyebutkan Death Note dan segalanya dalam skenario itu." tukasnya. Lizzie benar-benar sensi sekali terhadap Misa.
"Apakah kau pikir Letifer akan menghampiri Misa dan mengajaknya bergabung?" tanyaku. Letifer adalah organisasi yang terdiri dari orang-orang pemilik mata shinigami.
Lizzie memutar bola matanya. "Jika mereka bodoh, mungkin saja. Gadis itu terus saja memasang target pada dirinya dengan menjadi idol."
Caleb terlihat berpikir. "Mungkin saja mereka akan mendekatinya melalui perantara biar aman. Aku rasa mereka pasti sudah tahu juga soal nama asli Misa Amane yang sebenarnya melalui koneksi mereka. Jika mereka tahu perihal malaikat pelindung-nya dia yang mencurigakan itu, mungkin saja mereka akan berusaha menariknya ke sisi mereka atau menjauh tergantung seberapa bermanfaat malaikat pelindung-nya itu."
"Bicara soal itu..." Lizzie menoleh padaku. "Apakah dia ada mengontakmu?"
"Misa? Orang sesibuk dia mana sempat mengontakku..." ujarku sedikit kecewa. Aku teringat janji Misa untuk membawakan lagu Snowman by Sia tapi sudah hampir dua minggu lebih tidak ada tanda-tanda bahwa dia akan membawakan lagu baru. Ya, aku rasa itu karena dia sedang sibuk syuting film sepertinya. Tapi...aku ini payah juga, seharusnya aku mengkhawatirkan lebih jauh soal malaikat pelindung misteriusnya Misa tapi aku malah lebih kecewa karena Misa belum menepati janjinya perihal membawakan lagu Snowman itu.
"Setidaknya tidak ada orang mencurigakan disekitar kita. Aku khawatir malaikat pelindung-nya dia itu terdengar mencurigakan dan bagaimana jika dia memiliki koneksi untuk menguntit kita?" tukas Lizzie selalu paranoid tapi karena itulah dia selalu selamat selama ini karena dia dan Caleb terus mencurigai orang disekitarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
walking on a dream
Fiksi PenggemarEva terbangun dalam tubuh gadis kecil di dunia manga DC. Bisakah dia bertahan hidup disana?
