31-2
Meski fokus menyetir, sesekali Dominic melirik ke samping. Isabella tampak sedih. Dominic bahkan sempat menangkap air mata yang jatuh membasahi pipi gadis itu saat meninggalkan rumah kecil itu tadi.
Ada perasaan bersalah menyentil hati Dominic. Sisi Isabella yang rapuh membuatnya menjadi sosok yang sangat berbeda dengan saat menjadi Katerine. Dominic bertanya-tanya, bagaimana mungkin orang yang sama bisa terlihat memiliki karakter yang berbeda.
Ah, sekarang Dominic ingat. Karakter Isabella sangat berbeda dengan saat berpura-pura menjadi Katerine. Meski wajah serupa, keduanya terlihat bukan orang yang sama. Apakah ini semacam manipulasi? Ketika menjadi Katerine Isabella mengubah karakternya? Katerine suka barang-barang mewah, gadis itu juga tak segan-segan menyentuh Dominic, bersikap dengan mesra. Sementara Isabella lebih sederhana. Isabella juga tak berusaha menggoda Dominic. Apakah sikap yang bertolak belakang itu karena tuntutan keadaan?
Menjadi Katerine harus bersikap lebih glamor dan centil untuk menguras uang Dominic, sementara sikap yang Isabella tunjukkan adalah karakter yang sebenarnya? Atau keduanya adalah orang yang berbeda?
Dominic mengerut kening. Ia mulai bingung. Dominic pikir ia harus meminta Xavier menyelidiki ulang. Mungkin ada bagian yang terlewat oleh sahabatnya itu.
Mobil Dominic berbelok ke sebuah pusat perbelanjaan. Setelah mengambil tiket parkir di gerbang masuk, palang terbuka dan mobil Dominic pun melenggang menuju tempat parkir.
Mobil Dominic parkir di basement. Menjelang pukul sebelas siang, karena akhir pekan, area parkir dipenuhi oleh kendaraan. Dominic keluar dari mobil. Isabella yang masih sedih, hanya membisu, tidak seperti biasanya yang langsung membuka pintu dan melangkah keluar. Jadi Dominic membukakan pintu untuk gadis itu.
Isabella memandang Dominic sejenak, lalu dengan muram melangkah keluar dari mobil. Keduanya berjalan menuju pintu masuk pusat perbelanjaan tanpa berbicara satu sama lain.
"Bella?"
Dominic dan Isabella menoleh nyaris bersamaan.
Tampak seorang gadis seumuran Isabella, berjalan mendekati mereka.
"Bella. Astaga! Kau ke mana saja? Kenapa tidak membalas pesanku? Aku bahkan ke rumahmu dan ada pesan di pagar kalau kau sedang berlibur."
Dominic menatap gadis muda berambut sedagu itu dengan sedikit kesal. Sepertinya ia tak boleh lagi mengajak Isabella ke tempat umum. Terlalu berisiko karena Isabella sepertinya memiliki banyak teman.
Isabella melirik Dominic sejenak, lalu memandang gadis di hadapannya dan memaksa seulas senyum. "Maaf, Livy, aku pergi berlibur beberapa waktu lalu dan baru pulang kemarin. Ada apa mencariku?"
"Oh, Resa ulang tahun. Mama menyuruhku mengundangmu, tapi, yah, aku tak berhasil menemui atau pun menghubungimu. Sekarang ulang tahunnya sudah lewat."
"Ah, maaf, Livy. Sampaikan salamku pada Bibi, juga Resa."
Sepertinya gadis bernama Livy itu sepupu Isabella, pikir Dominic. Ia tak boleh membiarkan keduanya mengobrol lebih lama. Dominic tak mau Isabella salah bicara dan membuat sepupunya curiga. Jadi Dominic berdeham. "Ehm! Bella. Ayo."
Isabella menoleh ke arah Dominic, begitu juga dengan gadis bernama Livy itu.
"Dia siapa?" tanya Livy sambil menatap Dominic penuh ingin tahu.
Isabella tersenyum kaku.
"Aku kekasih Isabella," jawab Dominic cepat. "Maaf, kami sedang buru-buru." Dominic menggamit tangan Isabella dan mengajaknya masuk ke pusat perbelanjaan, mengabaikan gadis bernama Livy itu yang mungkin merasa kesal dengan sikap Dominic yang terkesan kurang ramah. Dominic memang bukan tipikal yang suka berbasa- basi, apalagi dengan orang asing.
Sembari menggandeng Isabella, Dominic pikir ia harus meminta Xavier menyuruh anak buahnya mengubah pemberitahuan di pagar Isabella, dari berlibur menjadi pindah, untuk mengurangi lebih banyak pertanyaan. Karena tidak mungkin Isabella libur sedemikian lama, bukan?
***
bersambung ...
Guys, VERSI TAMAT cerita ini sudah tersedia dalam bentuk PDF, yang mau order silakan WA aku di 08125517788. Aku sarankan beli versi PDF-nya ya agar bisa baca langsung sampe tamat, jadi gak perlu nunggu update lagi. Thank you.
NOTE: CERITA DILANJUTKAN DI WATTPAD SAMPAI TAMAT!
KAMU SEDANG MEMBACA
Over Possessive
RomanceCATATAN PENTING UNTUK MENDAPAT NOTIFIKASI UPDATE: MASUKKAN CERITA INI KE DALAM PERPUSTAKAAN/ LIBRARY ANDA FOLLOW AKUN WATTPAD EVATHINK CERITA DILANJUTKAN DI WATTPAD SAMPAI TAMAT. SO STAY TUNE!! ________________________ Tiada angin, tiada hujan, ti...
