Lima belas tahun silam, kepolisian Nusantara mengalami suatu masa kemunduran. Dimana posisi-posisi petingginya diduduki oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Orang-orang yang hanya dijadikan budak pemerintah untuk memperluas kekuasaan. Menyalahgunakan wewenang. Mengambil hak tanpa menjalankan kewajiban.
Kepolisian saat itu adalah momok terbesar negara, namun juga pemegang kekuasaan tiada batas. Berbagai aksi dari aktivis mahasiswa menggaungkan revolusi kedua. Menolak sebuah lembaga penegak hukum bernama polisi, sebagai pelindung mereka. Menginginkan perubahan bukan hanya pada sistem, melainkan juga orang-orangnya.
Namun sayangnya, kepolisian dan pemerintah adalah kesatuan yang saling menyokong. Tidak bisa untuk dipincangkan salah satu oleh lainnya. Maka dari itu, aksi para aktivis tidak pernah didengar. Dianggap tidak ada, tidak relevan, hanya kepentingan sebuah golongan atau hanya aksi kurang kerjaan.
Merasa lelah karena rakyat selalu menjadi yang tertindas sekuat apapun mereka berusaha, para aktivis senior menggunakan jalan keras. Mereka yang terdiri dari sepuluh orang mantan aktivis paling berpengaruh dari berbagai perguruan tinggi pada masanya, membentuk sebuah organisasi rahasia. Pandji namanya.
Untuk mewujudkan apa yang telah mereka suarakan selama bertahun-tahun, Pandji melakukan misi mereka dengan menghilangkan benalu dalam negara satu per satu. Dimulai dari menteri keuangan yang telibat dalam kasus pencucian uang hingga ribuan triliun, namun tidak pernah ada tindakan dari yang berwenang.
Menteri dan orang-orang yang terlibat di dalamnya dihabisi satu per satu. Layaknya operasi senyap, tidak ada bukti yang dapat mengarahkan pada pelakunya. Hingga lima dari puluhan menteri mengalami hal serupa. Berkasus, tidak diusut, lalu kemudian ditemukan meninggal di dalam gedung kementrian.
Pemerintah berkuasa saat itu mengumumkan darurat militer dan memberi ultimatum untuk para pelaku pembunuhan para elit politik. Namun hanya ultimatum tanpa didukung penyelidikan dari pihak kepolisian dengan orang-orang bobrok di dalamnya, semua hanya menjadi omong kosong belaka.
Di saat itulah—Badan Intelejen Negara Indonesia yang baru diakui keabsahannya oleh organisasi Internasional serupa— menunjukkan taringnya. Satu serangan yang diluncurkan para aktivis Pandji untuk meledakkan kepolisian pusat membuat mereka tertangkap. Hanya enam dari sepuluh. Namun itu sudah sangat cukup untuk menangkap empat sisanya.
Sepuluh aktivis senior itu kemudian mendapat hukuman setelah ditetapkan bersalah dalam persidangan. Hukuman yang mereka dapatkan beragam sesuai dengan leterlibatan siapa dalam melakukan apa.
Hukuman terhadap Pandji tidak ayal membuat rakyat geram. Pandji adalah alat balas dendam rakyat terhadap rezim mandul yang selama ini memerintah. Mereka dianggap pahlawan. Satu-satunya yang rakyat butuhkan untuk pembaruan.
Namun hukum tidak bisa berjalan jika harus mengikuti siapa yang paling berkuasa. Karena itu pemerintah mengambil tindakan untuk membersihkan kepolisian. Mengganti orang-orang di dalamnya dengan anggota Badan Intelejen Negara untuk sementara. Melakukan perekrutan ulang dan menempa dengan rasa tanggungjawab dan mengabdi sepenuhnya kepada rakyat dan negara.
Hal itu juga dilakukan untuk merebut kembali kepercayaan rakyat yang telah mengagungkan kekuatan Pandji.
Apakah berhasil? Meski perlahan namun sedikit demi sedikit, kepolisian sudah bisa mengambil kembali hati rakyat. Apalagi dengan pengawasan penuh dari Badan Intelejen Negara juga kementrian pertahanan dan keamanan.
"Harusnya, setelah organisasi Pandji dihukum, perkara selesai, kan? Terus kenapa mereka dibunuh mendekati hari kebebasan? Apa motifnya?" Tanya Saka.
Ia tengah bicara berdua dengan Farhan usai rapat penyelidikan besama Tuan Atmaja. Saka penasaran dari mana semua berawal. Bertanya saat rapat bukan pilihan. Rasanya hanya akan menghambat penyelidikan. Hingga sang kapten, Farhan, dengan inisiatif menjelaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Case Of Love [BL]
Romance"Kenapa gue suka sama Farhan? Hmm. Karena dia terlalu lurus. Hati kecil gue nggak tahan buat nggak ngebengkokin orang macam dia." Juan "Berhentilah bermain dengan perasan orang lain. Jika anda punya banyak waktu, lebih baik segera selesaikan pekerja...
![Case Of Love [BL]](https://img.wattpad.com/cover/379821305-64-k574116.jpg)