" hai Nad.."
Sapa Feroll dengan nada sedikit ragu-ragu.
" hai."
Jawab Nadia tanpa menoleh kearah sumber suara tersebut.
" Hari ini kamu ada waktu luang nggak ? "
" mmm...kayaknya ada. nanti jam 11."
" Bisa nemenin aku nggak ? "
" Kemana ? "
" Besok ultah pernikahan papa sama mama yang ke 33. Rencananya aku pengen buat sureprize. "
" Oh.. in Shaa Allah aku usahain bantuin kamu mengurus sureprizenya."
" Tapi apa nggak mengganggu kerjaan kamu ? "
" Enggak. Pokoknya kamu tenang aja."
" Nanti aku jemput ya."
" Nggak usah nanti kamu kabari aku posisi kamu dimana nanti aku yang samperin kamu kesana. Atau aku yang kabari kamu nanti."
" Masa gitu sih Nad ? "
" jam segitu biasanya arus jalanan mulai macet, jadi untuk menghemat waktu."
" Baiklah jika itu maumu."
Setelah berpamitan Nadia pergi meninggalkan Feroll yang masih duduk didalam mobil.
~~~
Disela-sela kesibukannya mengajar, ia mencari-cari situs online tentang beberapa hotel dan vila di lombok.
Nadia segera mereservasi salah satu vila yang ada dilombok dan meminta untuk didekorasi seromantis dan sehangat mungkin sesuai dengan tema small sureprize party nanti.
" Hai Nad."
" Ada apa dit ? "
" Lo sibuk nggak ? "
" Lumayanlah. Ada apa dit ? "
" bantuin gue dan Siska buat skripsi nanti ya...please..!!!"
" Ntar gue usahain deh. Tapi untuk hari ini dan dua hari kedepan gue nggak bisa. Banyak kerjaan."
" Ntar kabari gue ya. Gue dan Siska bakalan ke rumah lo buat nanya-nanya tentang skripsi nanti."
" Iya.oh iya gue titip jagain si kembar ya sama lo dan siska.gue ada kerjaan mendadak kelombok.lo berdua nginap aja dirumah gue,kasihan si kembar nggak ada yang nemenin.gue pulangnya agak telat. Ya uda gue cabut dulu ya.bye..."
Saat berjalan keluar kampus Nadia menghubungi Feroll.
" Fer..kita ketemu di bandara ya. Aku tunggu."
Belum sempat Feroll menjawab Nadia langsung memutuskan telfonnya.
" Duh. Nad ngapain sih dibandara ? Kirain mau nyari kado di mol atau kemana kek. Masa iya di bandara."
Kebetulan Feroll tengah mengendarai mobil menuju kesalah satu pusat perbelanjaan yang tak jauh dari kantornya.
Ferollpun bergegas memutar mobil menuju kearah bandara.
Karena jarak bandara dan kantor Feroll lumayan jauh jadi iapun sedikit terlambat sampai di bandara.
Sesampainya dibandara Feroll langsung meminta pada petugas Vallet untuk memarkirkan mobilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Kau Aku dan Dia
Romance"Mungkin ini yang terbaik untuk kita, seiring berjalannya waktu aku akan mencoba untuk mencintainya sambil melupakanmu... Jujur sampai detik ini aku masih mengharapkanmu Renata Anindita.." ucap Feroll dengan nada lirih sambil menatap foto wanita ya...
