32. waktu berlalu begitu cepat 3

669 92 15
                                        

Daehwi POV

Kami berendam air hangat di bathup yang di penuhi sabun, duduk di sisi yang saling berlawanan.

Tangannya memijat-mijat kakiku dengan lembut.

"Kenapa kakimu sangat kecil dae~aa" katanya  mengurut tungkai kakiku.

"karna aku masih dalam masa pertumbuhan hyung, nanti juga besar sendiri" kataku menarik kakiku.

" kau semakin terlihat kecil, aku sampai takut memelukmu dengan erat, aku takut berujung mematahkan tulang-tulangmu" katanya lagi.

"wee?  Hyung lebih suka orang yang punya badan berisi seperti jihoon hyung? Kau menyebalkan hyung" kataku keluar dari bathup dan  membasah badanku dan  membungkus badanku dengan jubah mandi.

"tentu saja tidak" ia ikut keluar dari bathup dan menaruh kepalabus di pundakku.

"Aku lebih menyukaimu" katanya setengah berbisik.

"Aigoo aigoo aigoo  lihatlah siapa yang bermulut manis ini" kataku mendorong kepalanya  menjauh"

"Aku keluar duluan, cepatlah selesaikan mandimu " kataku cepat dan  keluar dari kamar mandi.

Aku memakai pakaianku dan  mengeringkan rambutku dengan handuk.

Ku dengar sudah tidak ada suara dari kamar mandi. Aku memandang pintu kamar mandi menunggu hyung kesayangannya keluar.

Uap kamar mandi mengepul keluar saat ia membuka pintu kamar mandinya bagaikan asap buatan.

"Daebak.." Ucapku pelan saat melihatnya keluar dengan jubah mandi putih dan rambutnya yang  acak-acakan dan  basah.

Aku hanya memandangnya diam. Menatap dari atas ke bawah. Karena terlalu sering bersamanya aku melupakan visualnya yang sempurna yang membuatku jatuh cinta.

"kenapa?  Kau terpesona?" katanya membuyarkan

"yaaa dalam mimpimu" kataku berbohong dan membuang muka

"haha kyeongnee" katanya mengacak-acak rambutku.

"Ahhh hyung, rambutku baru saja kering" kataku menepis tanganya.

"haha mianee mianee" katanya merapikan rambutku lalu ia  menatap wajahku.

"haha mianee mianee" katanya merapikan rambutku lalu ia  menatap wajahku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"sempurna" katanya menarik wajahku mendekat kearahnya.

Aku menutup mataku karena aku tahu ia pasti akan menciumku lagi.
.
.
.
.
.
Tapi suara dering hanphoneku membuyarkan semuanya.

Secara otomatis membuat mataku terbuka dan segara mencari handphoneku.

"jisung hyung"

Nama itu yang ada di layar handphoneku dan aku langsung mengangkatnya.

"daehwi~aa"

"ndee hyung?" kataku sambil berjalan, kearah pria yang sedang sibuk mengeringkan rambutnya.

"kau dimana? "

"masih dikamar hyung" karnaku sambil merapikan rambut belaknganya yang berantakan.

"cepatlah turun dan sarapan"

"Arashoo hyung, tapi apa menu utama pagi ini hyung"

"Udang"

"Hah udang?  Tapi jinyoung hyung tidak bisa makan Udang hyung" kataku memandang pria yang sibuk dengan rambutnya itu.Mendengar nama jinyoung disebut  tiba-tiba pria itu menatapku lalu aku mengusap belakang kepalnya dengan lembut.

"Aku sudah memesan menu lain untuknya tenang saja"

"ahh Syukurlah" kataku memeluk pria itu dari belakang.

"Baiklah Itu saja cepatlah turun jangan Berlama-lama di kamar nanti member lain curiga. Kau mengerti? "

"ndee hyung"

"caresooo" katanya lembut lalu menutup telpon

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Hayooo siapa Hayooo siapakah orang itu sebenarnya.
Sampe jumpa dichapter depan yahh

BTW dpt notif dari twitter photo bini dek LinLin.
Curiga author ini photo buat album.


Ada yang buram ada yang jelas. Jangan-jangan beda 2  photo album itu cuma itu doang lagi lagi haha.

Awan PekatTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang