Waktu adalah segalanya, gimana cara kalian memanfaatkan waktu agar bisa dihabiskan dengan orang-orang tersayang? Pasti setiap orang memiliki caranya tersendiri. Mau itu dihabiskan dengan orangtua, keluarga, atau dengan pasangan.
Yang penting menghabiskan waktu bersama, itu tujuannya.
Sama denganmu dan Rowoon sekarang, semenjak Rowoon keterima IPDN waktu kamu untuk bertemu dengannya sangat susah. Tapi, tidak bertemu bukan menjadi alasan untuk berpisah dengannya.
Dengan tidak bertemu kami menjadi lebih kuat satu sama lain, karena kami sama sama menguatkan hati dan mengetahui rindu itu berat.
Sekarang Rowoon ditugaskan diluar kota, lagi lagi waktu untuk bertemu dengannya semakin susah.
Waktu masih satu kota saja susah bertemu, apalagi yang diluar kota.
Tapi tidak apa, itu bukan menjadi penghalan untuk kamu dan Rowoon.
Sekarang Rowoon sedang pulang kerumah, menghabiskan waktu liburan yang sangat singkat.
Disinilah kamu sekarang, berada dirumahnya, duduk diruang tengah rumah nya Rowoon sambil berbagi cerita.
"Iya, waktu awal awal sih emang susah gitu, yang. Abisan nggak ada kamu disana sih." Rowoon mencoba menggodamu dengan rayuan gombalnya.
Kamu memutarkan bola mata, Rowoon ini memang jagonya ngalus ya.
"Tapi, aku beneran loh, yang." Kata Rowoon membela diri.
Sekarang kalian lagi diem dieman gitu, orangtua nya Rowoon ada di teras yang berada disebelah, dekat dengan ruang keluarga.
Selagi Rowoon menikmati minumannya, kamu memperhatikan Rowoon, pacar kamu yang sangat kamu rindukan ini.
Lalu tiba tiba suatu pikiran terlintas di kepala kamu.
"Ih, yang, kamu sekilas mirip aktor drama korea yang aku tonton masa ih." Kata kamu tiba tiba.
"Hah? Apaan?"
"Ini loh, kamu mirip sama aktor drama korea, aku kemaren nonton drama nya trus barusan ngeliat kamu masa aku mikir kamu mirip dia barusan, sekarang nggak mirip lagi deh, aku menarik kata kata aku yang tadi."
"Nggak ah, aku nggak mirip siapa siapa, kecuali mirip ibu. Lagian aku sama aktor drama korea itu ya beda jauh lah, gantengan juga aku."
"yAaaang???"
Rowoon pun tertawa karna kamu memasang ekspresi yang sangat menjudge dirinya. Lalu dia ngedeketin badannya kearah kamu, trus mencoba mendekatkan wajahnya ke wajah kamu yang mengarah ke arah telinga. Kamu berpikir dia akan membisikkan sesuatu. Ternyata dia mencium pipi kamu.
"Masa bodo aku mau mirip aktor itu apa bukan, yang penting aktor drama korea itu nggak bisa nyium kamu kaya gini kan? Tetap, pemenangnya aku."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.