19 - Finally

2.5K 321 86
                                    

Jessica melangkahkan kakinya menaiki tangga demi tangga menuju rooftop apartemen. Jantungnya berkali-kali berdetak lebih kencang, ia sedari tadi tak dapat berhenti berucap do'a dalam hati karena banyaknya makhluk-makhluk tak kasat mata yang ia temui di sepanjang lorong. Ia tak menyangka, ia kira makhluk seperti itu tak benar adanya. Tapi ternyata ia salah besar, ia kini baru percaya bahwa dunia ini memang terbagi dari dua sisi.

Gadis itu menapakkan kakinya di daerah rooftop apartemen di mana tujuh orang gadis berwajah pucat sedang saling mengobrol dengan membuat sebuah lingkaran. Jessica tau betul siapa mereka, bahkan hanya dengan melihat punggung mereka. Matanya terasa memanas begitu saja, tak dapat menahan rasa sedih dan haru karena akhirnya dapat bertatap langsung dengan ketujuh gadis yang ia cari.

"Teman-teman."

Merasa ada suara yang memanggil, ketujuh gadis itu menoleh ke arah Jessica dengan pandangan bingung. Lalu menelaah sekitar mereka, mencari orang lain yang diajak mengobrol oleh gadis California itu. Tapi pada akhirnya mereka sadar bahwa yang Jessica tatap dengan mata sendunya adalah mereka.

"Kau bisa melihat kami?" tanya Seohyun mewakili keenam kakaknya.

Jessica tak menjawab, ia lebih memilih mendekati mereka dan memeluk Sooyoung yang berada pada jangkauan terdekat dirinya. Hal itu membuat gadis lainnya kebingungan, terutama Sooyoung yang dipeluk oleh Jessica begitu saja. Ia dengan wajah bingung melepaskan pelukan Jessica.

"Hey nona pirang ada apa? Apa kami mengenalmu?"

Jessica menatap Sooyoung tak pecaya. "Kau tak mengenalku?"

Pandangan matanya melihat ke arah gadis yang lain. "Kalian bagaimana? Aku Jessica, Jung Jessica sahabat kalian."

"Aku tau kau Jung Jessica." Taeyeon membuka suaranya. "Tapi aku tak percaya kau sahabat kami."

"Aku sahabat kalian, bahkan kita mempunyai gelang persahabatan. Nanti aku akan membawanya." Jessica mencoba meyakinkan ketujuh gadis yang masih menatapnya tak percaya.

"Kalau kau sahabat kami, harusnya kau ikut mati bersama kami. Kenapa masih hidup?" tanya Sunny dengan nada dinginnya.

"Itu karena akuㅡ"

"Pembunuh kami tidak mungkin sembarang orang, bahkan dia bisa memasuki apartemen Taeyeon yang memakai password. Pasti orang terdekat yang melakukannya."

Jessica mengeryit tak mengerti mendengar penjelasan Yuri, ia sungguh tak tau apa-apa. Tapi bagaimana teman-temannya seakan menuduhnya? Siapa yang memulai semua ini?

"Aku menyayangi kalian lebih dari apapun. Bagaimana bisa aku berencana membunuh kalian?" Jessica kembali menatap sendu ketujuh temannya. "Bahkan sebelum kejadian itu kita berencana melakukan liburan bersama ke kampung halamanku."

Gadis lainnya saling berpandang. Tak ada yang ingat akan hal itu. Mereka semua mengalami amnesia dan hanya mengingat sebagian halㅡkecuali saat detik-detik pembunuhan itu.

"Kami tak mengingatnya," ucap Yoona yang diangguki gadis lainnya.

Hyoyeon berdeham sebentar. "Beri kami waktu untuk menerimamu. Karena bagi kami kau tetap masuk ke daftar tersangka."

"Teman-teman." Jessica kembali tak dapat membendung air matanya. Ia sudah merelakan menghabiskan sisa hidupnya dapat melihat berbagai hal mistis. Tetapi yang ia dapati adalah teman-temannya tak ada yang mengingatnya. Bahkan memasukannya sebagai daftar tersangka untuk mereka.

Tapi Jessica juga mengerti.

Mereka mengalami banyak melupakan hal-hal saat masih hidup. Sehingga sangat sulit menerima akal sehat ketika ada yang mengaku sebagai sahabat, ketika mereka semua pergi bersamaan.

Oh My Ghost! ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang