04 - Surprise That Doesn't Stop

818 115 19
                                    

Berbekal dengan password apartemen yang telah diberitahu oleh Sunna sebelumnya, Baekhyun memasuki apartemen Erica yang masih dalam keadaan berantakan bekas kemarin malam. Baekhyun menghela napas sebelum akhirnya memilih untuk membereskan ruang tamu apartemen milik Erica, karena tidak elit juga jika seorang artis dengan image cantik nan elegan memiliki apartemen yang terlihat kumuh seperti itu.

"Oh, kau sudah datang?"

Erica dengan langkah gontai keluar dari kamarnya menghampiri Baekhyun. Pakaian tidur yang berantakan, rambut acak-acakan, dengan riasan yang juga meluntur karena tidak dibersihkan dulu sebelum tidur. Baekhyun lagi-lagi menghela napas tak percara dapat menjadi manajer artis seperti Erica Kim.

"Kau tidak berkaca dulu?"

"Untuk apa? Hanya ada kau di sini bersamaku."

"Ck, terserah lah. Aku kemari karena ada kontrak dengan produk kosmetik yang harus kau tandatangani." Baekhyun memberikan sebuah dokumen yang diterima oleh Erica dengan wajah cemberut.

"Apa tidak ada produk makanan yang mau mengontrakku? Selalu saja kosmetik," keluh Erica sembari membaca sekilas isi dokumennya. "Nanti aku tanda tangan, tapi aku mau mandi dulu. Sepertinya efek kemarin, kepalaku jadi sedikit pusing."

"Melihat sampah beer yang begitu banyak di sini, tidak heran sekarang kondisimu begitu."

"Selalu saja menyalahkan orang," cibir Erica, namun sedetik kemudian ia berjengit kaget. "Ah aku lupa kalau temanku akan ke sini! Aku akan mandi dan kau beres-beres rumah ya!"

Bahkan sebelum Baekhyun menjawab, Erica sudah lebih dulu pergi ke kamarnya. Dengusan keluar dari hidung Baekhyun, merengut tapi juga tetap melakukan kegiatan yang disuruh Erica.  "Apa aku dikontrak sebagai pembantu di sini?"

Meski dengan perasaan sebal, Baekhyun tetap dengan telaten membereskan bekas kekacauan dari Erica kemarin malam. Sebenarnya ia juga masih di sana, namun hanya sebentar karena merasa tak begitu nyaman hanya berdua dengan gadis yang baru ia kenal beberapa hari itu. Setelah berkutat dengan segala sampah-sampah makanan, Baekhyun beralih ke dapur untuk memasak sup agar pengar di kepala Erica sedikit berkurang. Oh memang pria berhati hangat yang pura-pura dingin.

"Oh? Kau memasak sup untukku?"

Erica datang ke dapur dengan pakaian yang lebih rapi sembari menggosok rambutnya yang basah menggunakan handuk kecil. Ia mendekati Baekhyun yang sedang berkutat di depan kompor untuk menghirup aroma sup yang hampir selesai. Senyuman senang tersungging di bibir Erica.

"Wah wanginya seperti masakan rumah."

Baekhyun beralih menatap Erica. "Memang selama ini apa yang kau makan?"

"Hanya dua jenis makanan yang sering ku makan, makanan yang cepat dihidangkan dan makanan untuk diet. Makanan rumah terlalu jauh dari harapanku." Erica mengerucutkan bibirnya, lalu kembali menatap Baekhyun dengan semangat. "Ah, temanku kan hari ini akan kemari. Nanti kau bilang yang baik-baik ya tentang aku."

"Untuk apa?" tanya Baekhyun sembari memindahkan panci sup ke meja makan.

"Kalau kau lihat di internet, aku memiliki banyak komentar jahat. Setidaknya aku harus memberitahu temanku kalau aku ini sebenarnya orang baik."

Baekhyun menatap Erica beberapa saat tanpa menjawab perkataannya, namun dengan segera ia melepas kontak di antara mereka. "Makan saja dulu."

"Ck, menyebalkan."

Meski dengan wajah yang kesal, Erica tetap memakan sup buatan Baekhyun. Wajahnya berubah ketika kuah sup menyapa lidahnya. "Wah.. Baekhyun-ssi, kau sebenarnya chef ya? Masakanmu enak sekali!"

Oh My Ghost! ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang