If Naughty Ghosts Come to Hotel Del Luna

1.2K 138 51
                                    

Sesuai yang pernah aku bilang, akhirnya aku bikin chapter ini walaupun emang uda telat sih kan dramanya udah tamat tapi aku tetep cinta Hotel Del Luna 💖 Queen Manwol yo!

Play : IU - Lullaby

***

Ketika seseorang meninggal, mereka akan dijemput oleh malaikat kematian untuk pergi menuju jembatan di Sungai Sanzu dengan membawa setangkai bunga sebagai bentuk kepergian mereka. Arwah yang baik akan dengan mudah untuk menyebrangi Sungai Sanzu, sedangkan arwah yang jahat harus terlebih dahulu menyelesaikan kesalahan mereka di sungai itu. Namun terkadang ada juga arwah yang masih tersesat di dunia karena suatu hal yang belum selesai di dunia. Maka mereka akan pergi menuju sebuah hotel yang selalu aktif beroprasi saat bulan purnama untuk meminta pertolongan. 

Hotel itu bernama Penginapan Jang Man Wol atau yang saat ini telah berganti nama menjadi Hotel Del Luna.

Hotel Del Luna merupakan hotel yang menjadi perantara untuk arwah-arwah tersesat, semua arwah itu akan melakukan penyembuhan terlebih dahulu di Hotel Del Luna sebelum mereka akhirnya diantarkan menuju akhirat. Arwah yang baik akan diantar memakai limosin menuju surga, sedangkan arwah lainnya hanya akan diantar menggunakan bus. Kamar yang disediakan pun disesuaikan dengan harapan arwah-arwah tersebut, Hotel Del Luna akan menyediakan apapun keinginan terakhir mereka sebelum pergi ke akhirat, agar mereka tak akan mendapatkan penyesalan apapun.

Bagaimana jika ada tujuh arwah dengan sifat tak biasa yang datang kemari? Apa permintaan terakhir mereka? Apa mereka akan diantar oleh limosin mewah atau hanya bus biasa?

Semuanya kita mulai dari sini...

Kim Taeyeon

Taeyeon mengikuti seorang pegawai wanita yang sudah cukup berumur, namun dari wajahnya masih terlihat sisi mudanya karena kerutan yang belum begitu terlihat banyak. Pada awalnya Taeyeon merasa sedikit takut akan kemungkinan apa yang akan terjadi saat datang kemari, namun melihat interior Hotel layaknya dirancang oleh arsitek Eropa, Taeyeon rasa ia ingin sedikit lama di sini.

"Kenapa aku tak diantar oleh manajer hotelnya saja?" tanya Taeyeon, mengingat sang manajer hotel yang begitu tampan saat ia pertama memijakkan kaki kemari.

"Mengantar tamu menuju ruangannya sudah merupakan tugasku," jawab wanita di hadapan Taeyeon sembari masih berjalan hingga berhenti di depan ruangan bernomorkan '9'.

"Ini ruanganmu, nona," dengan penuh kesopanan, wanita itu yang bername tag 'Choi Seohee'.

Taeyeon menatap ragu ruangan di hadapannya, "Apa ada hal menyeramkan di dalamnya?"

"Kami telah menyediakan keinginan terakhirmu di dalamnya," jawab Seohee yang membuat mata Taeyeon berbibar, "Tetapi tidak ada pria-pria seksi layaknya di sauna di dalam."

Taeyeon tertawa malu dengan semburat merah samar di pipinya sembari menyikut pelan Seohee, "Tentu saja aku tahu, lagi pula itu bukan harapan terakhirku."

Seohee tak menjawab lebih banyak, ia melangkah mundur, membiarkan Taeyeon membuka pintu ruangannya sendiri. Baru setelah Taeyeon menutup kembali pintu ruangannya, Seohee berjalan meninggalkan ruangan Taeyeon sebelum nantinya ia kembali untuk memberitahu jadwal keberangkatan Taeyeon menuju akhirat.

Taeyeon yang berada di dalam sana terdiam melihat akan apa yang ada di hadapannya. Sebuah studio foto sederhana dengan nuansa warna coklat susu. Taeyeon melangkah lebih dalam dan memperhatikan seisi studio foto, di bagian ujung ruangan terdapat latar putih dengan sofa dan lampu sorot untuk orang yang akan difoto.

"Sayang, kenapa kau diam saja? Ayo kita berfoto."

Taeyeon menoleh dan mendapati sang ibu merangkulnya untuk berjalan menuju latar foto, saat ia kembali melihat ke bagian latar putih, ia mendapati sang ayah dan Kibum sudah duduk di sana.

Oh My Ghost! ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang