42 - Guilt

1.2K 196 19
                                    

Untuk sementara ini aku akan fokus dulu ke Oh My Ghost karena kurang dari 10 episode lagi tamat. Baru akan melanjutkan Aloha lagi.

Seperti biasa, jangan lupa vote ya dan komen yang banyak \( ̄▽ ̄)/

***

Ruangan rawat Baekhyun terbuka dan menampakkan Jessica dan Krystal dengan raut khawatirnya. Di dalam sana ada Jongdae yang menggantikan tugas Changwook sementara menemani Baekhyun, Jongdae membiarkan Jessica dan Krystak duduk di sofa setelah melihat bagaimana keadaan Baekhyun saat ini yang belum terbangun juga dari komanya.

Krystal menatap Baekhyun yang hanya memperlihatkan tanda-tanda masih bernapas. "Apa sudah ada perkembangan dari Baekhyun oppa?"

"Belum ada, dokter belum bisa memastikan kapan dia bisa benar-benar pulish." Jongdae menghela napas, merasa sedih karena sahabatnya itu harus mengalami hal seperti ini.

"Lalu Changwook oppa ada di mana? Dia yang mengabariku untuk datang," tanya Jessica setelah mendudukkan dirinya di sofa.

"Dia sedang mengobrol dengan Luhan tentang Tiffany." Jongdae menjawab. "Aku rasa Luhan akan segera memberitahu di mana Tiffany berada."

"Kenapa dia begitu bertele-tele sih." Krystal mendengus sembari melipat tangannya di dada.

Jongdae mengangguk setuju dengan Krystal. "Sejak awal Luhan memang selalu melindungi Tiffany."

"Anak tanpa pengalaman cinta seperti kalian mana mengerti," ucap Jessica yang membuat Krystal menatapnya tak terima.

"Apa maksud unnie? Unnie mau bilang kalau Luhan suka dengan Tiffany begitu?"

Jessica tersenyum tipis menanggapinya. "Memang menurutmu apa yang akan membuatnya berkorban sebegitu banyak?"

"Wah ada apa dengan dunia ini?" gumam Krystal tak mengerti dengan yang Jessica ceritakan.

"Ah ngomong-ngomong, apa kau sudah tahu kalau Tiffany akan pergi ke California beberapa hari lagi?" tanya Jongdae yang membuat Jessica mengeryit bingung.

"Benarkah? Siapa yang bilang?"

"Luhan, aku pikir dia akan pergi ke kampung halamannya sebelum dia tertangkap dan izin ke luar negerinya dicabut."

"Apa?" Jessica menggeram. "Aku harus menemui Luhan sekarang."

"Unnie! Lebih baik jangan, nanti unnie bisa kelepasan memukulinya," cegah Krystal, ia menahan tangan Jessica sebelum kakaknya itu beranjak dari tempat duduknya.

Jessica melepaskan pegangan Krystal. "Aku tidak akan melakukan itu, kau tunggu saja di sini."

Jessica beranjak pergi meninggalkan ruangan rawat Baekhyun untuk menuju ruangan rawat Luhan yang tidak terlalu jauh dari tempat Baekhyun di rawat. Di dalam ruangan hanya tersisa tubuh Baekhyun yang masih dibantu alat-alat rumah sakir dengan Krystal dan Jongdae yang sedang duduk di sofa dengan perasaan yang begitu canggung. Krystal berdeham pelan untuk menghangatkan suasana.

"Apa oppa baik-baik saja?" Krystal merutukki pertanyaan bodohnya kepada Jongdae. Memang siapa yang akan baik-baik saja saat sahabat dekatnya mengalami koma dan belum bangun selama beberapa hari?

"Aku merasa kasihan pada Baekhyun." Jongdae mengarahkan pandangannya pada Baekhyun. "Dia begitu memperjuangkan banyak hal untuk kasus ini. Aku berharap dia mendapat hasil yang baik."

Krystal menatap Jongdae dalam. "Lalu bagaimana dengan Tiffany?"

"Tiffany?" Jongdae beralih membalas tatapan Krystal. Membuat yang ditatap harus merasa gugup dan merasakan panas di pipinya.

Oh My Ghost! ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang