Waktu Dave dan Johnny SMP,
-Dave's POV-
"Johnny, aku terakhir2 ini ngeliat kamu suka senyum2 sendiri. Do you have new girl friend again ?!" tanyaku.
"Yes ! Her name is Taylor. She's so pretty," katanya dengan mata yg berbinar-binar.
"Huh aku balik ke kelas dulu. Kamu PDKT aja sana !" Kataku.
"Okeehh" katanya sambil berjalan berlawanan arah dariku.
-Johnny's POV-
'Taylor, taylor' kataku dalam hati. Dia adalah cewek yg pendiem, kutu buku, suka sendirian. Aku selalu memperhatikannya saat istirahat. Dia hanya membaca buku novel. Waaah, rambutnya lurus dan terurai. Dia memakai kaca mata. Dia lembuut banget. Bersin aja bunyinya pelan bangeeet. Cuteee.
Aduh mereka dateng lagi.
"Johnny, aku ada coklat buat kamu."
"Johnnieee, kapan2 aku ke rumah kamu yaa?"
"Johnnyy, udah punya pacar belom ?"
"Wahh makasih banyak yaa. Kamu manis deh kayak coklat. Kamu boleh kapan aja kok ke rumah aku. Tapi ngapain ?! Kan kita nanti juga serumah. Aku udah punya pacar, masa kamu lupa kalo kamu pacarku ?" jawabku dengan gombalan2 itu.
"Kyyaaaa !!!" Teriak merka senang.
-Dave's POV-
Johnny suka sekali menggombali cewek2. Aku sudah memperingatkan-nya tapi, dia tak akan mendengarnya. Sudah terlalu banyak cewek2 yg suka dia. Dari umur muda sampe tua pasti aja adaa. Bahkan guru2 cewek di sekolah kamipun juga tertarik padanya.
Hufft, apalah aku. Cuman sebatas cowok dari negara asing yg selalu menempel di Johnny. Udah kayak benalu dengan inangnya. Itulah yg pasti ada pada pemikiran orang - orang.
-Johnny's POV-
Akhirnyaa, mereka semua pergi. Sekarang saatnya ke Taylor ! Hampir setiap istirahat aku mendekati Taylor. Sambil bertanya-tanya tentang novel. Aku juga selalu memberinya hadiah setiap hari. Kayak coklat, permen, boneka, apa aja deh.
"Tayloorr !" panggilku. Dia hanya tersenyum.
"Kamu baca apa ? Buku romantis yaa ? Aku suka loh buku romantis !" kataku basa - basi.
"Taylor, kamu suka seseorang gak ?" tanyaku.
"Umm enggak," kata Taylor pelan.
"Apa ?! Jadi kamu gak suka aku ?! Padahal aku udah memberimu hadiah setiap hari. Aku cuman orang yg menghiburmu saat kamu kesepian. Tapi ini balasanmu ?!" Teriakku.
Gak kusangka. Aku pikir Taylor menyukaiku juga. Ternyata tidak.
"Maafkan aku. Tapi aku tidak tertarik," kata Taylor.
"Ayolah Taylor. Kamu mau kan jadi pacarku ?" tanyaku.
"Sorry Johnny, aku gak mau," katanya.
"Taylor ! Kamu mau apa aja bakal aku kabulin. Mau rumah ? Aku kasih. Mau mobil ? Aku kasih. Mau duit ? Aku kasih," kataku.
"Sorry Johnny, aku tidak mau !" Teriak Taylor.
Semua orang melihat pada kami. Aku sangaaat maluu.
"Taylor, aku yakin kamu pasti bahagia denganku. Cobalah jadi pacarku," kataku memohon.
"Aku sudah bilang berapa kali Johnny. Jangan buat aku malu," kata Taylor sambil berusaha pergi dari kelas.
Aku menarik tangannya. "Taylor.. tolong," kataku.
Muka Taylor terlihat pucat sekali. Dia langsung jatuh pingsan. Aku sangat panik. Aku langsung menggendongnya ke UKS. Tapi UKS bilang langsung bawa ke rumah sakit. Jadi aku dianterin pake mobil guru ke rumah sakit mengantar Taylor.
Taylor buru2 dibawa ke UGD. Aku tidak boleh masuk ke dalam. Aku ketakutan. Sangat ketakutan. Keringat dinginku keluar. Semua anak di kelas tau kejadian itu. Aku takut dia kenapa-napa sekaligus takut aku akan dijauhi. Aku sudah nyaman dengan kehidupanku yg sekarang. Orang tuanya datang dan menemuiku.
"Om, tante, maaf sekali. Saya sunguh benar2 minta maaf," kataku.
"Dek, itu bukan salah kamu kok. Taylor emang sudah punya penyakit dari dulu," kata mamanya Taylor.
-Author Notes-
Annyeong chingu ~ Lanjutin ceritanya yaa. Masa lalu Johnny dan Dave belum berakhir ! Tinggal satu episode lagi ! Jangan lupa vote dan komen yaa ;) Annyeong ~
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romance[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)