Keesokan harinya
-Hana's POV-
Aku bangun dari ranjangku. Aku melihat Ludes masih tidur dengan nyenyak. Kulihat pipinya dibasahi oleh air liurnya sendiri. Aku langsung keluar dari kamar.
Aku lihat Tehyong sedang duduk di ruang tamu. Mungkin ini saatnya aku ajak dia ngobrol. Aku mendekatinya dan duduk di sofa. Suasananya benar2 canggung. Kami hanya terdiam.
Tehyong mulai menggeser posisi duduknya menjadi lebih dekat denganku. Dia tidak menatapku. Tangannya mulai melayang di udara. Seperti ingin meraih sesuatu. Tiba2,
'Cklek'
Bunyi pintu kamar terbuka. Dia langsung menurunkan tangannya kembali dan menggeser posisinya seperti semula. Ternyata yg keluar barusan adalah Jaeseung.
"Morning," ucap Jaeseung.
"Morning !" jawabku dan Tehyong.
Tehyong beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke dapur.
"Udah sarapan ?" tanya Jaeseung.
"Umm, belum," jawabku.
"Aku telpon dulu yaa," ucap Jaeseung sambil berjalan menuju arah telepon.
-Tehyong's POV-
S!@L. Apa yg sedang aku lakukan. Aku hampir tak bisa mengendalikan diriku. Sudahlah. Sekarang aku mandi dulu aja.
Aku pergi ke kamarku. Lalu masuk ke kamar mandi.
-Jaeseung's POV-
Sepertinya ada sesuatu sama Tehyong. Kenapa dia bertingkah aneh ? Ah sudahlah aku minta makanan dianter ke sini dulu aja. Akupun menekan tombol 0.
'Good morning, can i help you ?' tanya resepsionisnya.
"Yes please, can you bring my breakfast to my room ?" ucapku.
'Yes sir. What your room number, sir ?' tanyanya
"****," jawabku.
'Okay, please wait. Thank you,' katanya.
"Thank you," jawabku sambil menutup telponnya.
Huft, Sehuk, Jeongkok, dan Ludes masih tidur. Aku bangunin aja deh. Aku ketuk pintu kamar mereka satu-satu. Mereka membuka pintu kamar mereka masing2 dan duduk di sofa.
Tehyong juga keluar dari kamar dengan rambut yg basah. Sepertinya dia abis mandi.
'Ting tong'
Kubuka pintu kamar kami.
"Permisi, pesanannya," kata pelayan tersebut sambil membawa trolley makanan.
"Oh ya, silahkan masuk," ucapku.
Pelayan itu mendorong trolleynya masuk.
"Silahkan dinikmati," kata pelayan itu sambil membungkuk lalu pergi.
Aku membawa makanannya dan menaruhnya di meja makan.
"Ayo dimakan !" seruku.
Kamipun makan dengan lahap. Akhirnya kami selesai makan.
-Hana's POV-
"Ludes, hari ini kita mau ke mana ?" tanyaku.
"Kita mau kee…. PULAU JEJU !" seru Ludes.
"Waaahh mauu !" jawabku.
"Ayo siap2, rapihin koper," ucap Sehuk.
"Okaay !" jawab kami semua.
Aku buru2 mandi lalu memakai baju. Aku mengambil T-Shirt navy blue-ku dan short pants. Kumasukan bajuku. Aku juga mengambil kaca mata hias atau gayaku yg dikasih Dave. Aku cepat2 merapikan koper. Aku bawa koperku keluar dari kamar.
"Ayo kita berangkat !" ajakku.
"Woaahh," ucap mereka sambil melihat kearahku dengan mata terbuka lebar.
"Ada yg salah ? Aku salah pake baju yaa. Aku ganti lagi deh," ucapku.
"Eh eh jangan ! Aku cuman baru pernah liat… paha kamu," kata Jeongkok.
"Paha kamu mulus dan kecil yaa," tambah Tehyong.
"Kamu cocok pakai baju itu," tambah Ludes.
"Aishh, baru pernah liat yaa ? Aku bahkan sudah pernah liat ….," kata Jaeseung.
"Liat apa ?! Cepat beritahu kami !" tanya Jeongkok penasaran.
Apa yg dimaksud Jaeseung ?! Dia sudah pernah liat apa ?! Adduhh mereka semua membuatku malu !
"Nanti aku kasih tau kalian," kata Jaeseung.
"Yok kita jalan !" ajak Sehuk.
Kamipun keluar dari kamar dan turun ke lobby. Kami langsung naik taxi. Karena taxi-nya gak muat, kami pesan 2 mobil. Aku, Ludes, dan Sehuk naik mobil pertama. Jaeseung, Jeongkok, dan Tehyong naik mobil berikutnya. Koper kami langsung dimasukkan ke bagasi.
Kamipun berangkat ke airport ! Sesampainnya disana, kami langsung menuju ke gate paling ujung. Kayaknya ini V.I.P dehh. Kami langsung naik ke jet pribadi ! Ya ampuun jet pribadi !! Mewah banget lagii. Kursinya sendiri-sendiri. Aku langsung taro koperku di kabin atas. Aku langsung duduk. Pesawat pun take off.
Tiba2 TV nyala dan memutarkan MV boss. Waahh, mereka langsung bangkit berdiri dan menarikan gerakannya.
"Hana ! Sini nari juga dong," ajak Jeongkok.
"Ah, gak usah. Aku gak bisa," jawabku.
"Sini aku ajarin," ucap Jeongkok.
Akhirnya aku berdiri juga. Jeongkok mengajariku cara menarinya. Dan akhirnya aku bisaa !! Kami menarikan bareng.
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romance[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)