Chapter 27 : It's Not A Dream (2)

942 28 1
                                        

-Hana's POV-

"Yuk kita main yg ketiga !" ajak Tehyong.

"Mau main apa ?" tanya Jaeseung.

"Gimana kalo tebak lagu ?" tanyaku.

"Wah iya ide bagus ! Tapi lagunya lagu Boss yaa," kata Sehuk.

"Sipp. Aku jadi jurinya yaa," kata Jaeseung.

"Ok. Kamu yg puter lagunya yaa," kata Tehyong.

"Yg bisa jawab, ngomong nama masing2 yaa," kata Ludes.

"Okay !" jawab kami semua.

Jaeseung memutar lagu dari intro. Hmmm, ada bunyi nananana. Seperti-nya aku tahu.

"Hana ! Feels," jawabku.

"Benaar !!" kata Jaeseung.

"Waahh, Hana memang fans yg hebat !" kata Sehuk.

"Hahaha. Makasihh," kataku sambil tersenyum.

"Lagu berikutnya," kata Jaeseung.

Hmm, bunyi gemercik air.

"Hana ! Droplets !" jawabku.

"Wah, lagi2 Hana yg menjawab benar," kata Jaeseung.

"Aargghh, masa kita kalah sama Hana," kata Ludes sambil ngambek.

"Hehehe. Aku dengerin lagu kalian setiap waktu sih," kataku sambil tertawa.

"Ayo lagu terakhir !" kata Jaeseung.

Tunggu, bunyi bel berdering. Ini bukan lagu Boss ! Lagu Boss gak ada yg seperti ini !

"Ludes ! Ring dari Pinky !" jawab Ludes.

"Benar ! Sorry aku iseng gak pake lagu Boss," kata Jaeseung sambil tertawa kecil.

"Pastilah Ludes tau ! Diakan sering nonton girl band. Abis itu ngikutin tariannya," kata Jeongkok.

"Yaah, yuk kita tentuin siapa yg kalah," ajak Tehyong.

"Setelah dihitung, yg kalah adalaaaahh...... Ludes !" kata Jaeseung.

"Yey ! Ludes traktir kita !" teriakku.

"Huwaaa ! Makannya jangan banyak2 yaa," rengek Ludes.

"Yuk kita pergi !" ajak Sehuk.

Sebelum kami pergi, mereka semua memakai baju yg tidak mencolok, masker, dan baseball cap.

"Hana, kamu juga pake masker dong," kata Jaeseung sambil memakaikan masker di kupingku.

"Ah, makasih," kataku sambil merona.

Kami semua keluar dari dorm dan turun ke basement dengan lift. Kami masuk ke mobil pribadinya Sehuk. Wow ! Mobil pribadinya seperti mini van tapi bagus bangeett ! Mereka memberitahu manager mereka, kalau mereka pergi keluar.
Kamipun masuk ke dalam mobil dan duduk.

"Ummm, oppa ! Kita mau pergi kemana ?" tanyaku.

"Ke restoran favorit kami," jawab Sehuk sambil menyalakan mesin mobil.

Jeongkok memutar lagu Boss. Kami semua bernyanyi. Wow ! Seneng bangeett deeh. Rasanya kayak karaoke live ! Aku emang the luckiest fan in the world ! Eh, yg luckiest itu yg nikah sama idol dong. Uuhh ! Siapa ya ?

"Wow Hana ! Kapan2 kita collab bareng yuk. Suara kamu bagus banget," ajak Tehyong.

"Hehehe makasih oppa," jawabku sambil tersenyum kearahnya.

Dia membalas senyumanku. Aduuhh manisnyaaa.

"SUDAH SAMPAI !" teriak Jaeseung untuk memecahkan suasana.

Kita sampai di mall FAST. Mall mewah yg biasanya tempat para idol. Gak semua orang bisa masuk. Harus ada kartunya untuk bisa masuk ke area mall. Kartunya di tap di pintu masuk. Sepertinya ini memang khusus orang2 kaya dan selebriti. Sehuk pun memarkirkan mobilnya. Kami semua turun dari mobil dan masuk ke mall. Kita ke restoran korean bbq grill. Restorannya baguuus. Aku jadi takut. Gak banyak orang di mall ini. Bisa dibilang mall ini sepi. Gak ada keributan.

Kami duduk di kursi dan pelayannya dateng dengan membawa menu, pulpen ,dan secarik kertas.

-Author Notes-

Jangan pergi dulu ! Ada bonus episode. Jangan lupa vote dan komen yaa :)

Like A Dream [COMPLETED✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang