-Johnny's POV-
Tiba2 pintu terbuka setelah 2 jam. Lalu aku diperbolehkan masuk. Taylor sudah sadar.
"Tay, aku benar2 minta maaf. Sorry banget. Aku gak tau kalo kamu bakal begitu," kataku.
"Bukan salah kamu kok. Aku emang udah punya trauma. Ayahku yg dulu adalah seorang pemabuk dan penjudi. Dia selalu pulang malam dan mulutnya bau alkohol. Dia juga sering menyakiti ibu dan aku. Aku dipukulinya tanpa sebab. Akhirnya ibuku memutuskan untuk bercerai. Jadi aku bersama papa baruku yg jauuuhh lebih baik," kata Taylor.
"Ohh, maaf. Aku gak bermaksud membongkar cerita masa lalumu," kataku.
"Ahh nggak. Kata orang tuaku kamu sampe keringet dingin. Kenapa ?" tanya Taylor.
"Aku memang orang yg panikkan. Tapi aku sedang berusaha mengendalikan emosiku," kataku.
"Oh, kamu pulang duluan aja," kata Taylor.
"Iya, sorry bangeet yaa. Dah ~" kataku sambil pergi meninggalkan ruangan itu.
Aku pergi dan bertemu guruku tadi. Dia mengantarku pulang.
Saat aku sampe di rumah, ternyata Dave sudah daritadi di rumahku menungguku.
"Bagaimana kondisi Taylor ?" tanya Dave.
"Dia baik2 saja. Dia hanya ada trauma," kataku.
"Bagus deh. Sekarang kamu yg akan jadi masalah," kata Dave.
"Kenapa ?" tanyaku.
"Nanti kamu juga bakal tahu besok," kata Dave sambil berdiri dari sofa.
"Aku balik duluan yaa. Bye," kata Dave.
Keesokan harinya,
-Johnny's POV-
Aku masuk sekolah tapi ada situasi yg berbeda. Orang2 pada melihatku dengan sinis. Apa ada sesuatu di wajahku ?
"Hai," sapaku ramah. Orang itu langaung pergi menjauhiku. Apa yg terjadi ? Kudengar pembicaraan orang.
"Tau gak sih ?! Si Johnny ya buat si Taylor pingsan ! Trus si Taylor jadi pindah sekolah," kata orang2.
Apa ?! Taylor pindah sekolah ?! Gara2 aku ?! Tidaaakk ! Sekarang mimpi burukku menjadi kenyataan. Aku dijauhi sama orang2. Orang2 berpikir negatif tentangku.
Cewek2 yg suka mendekatiku, tiba2 menjauhi begitu saja. Dan mereka jadi takut setengah mati kalau berada di dekatku. Memang aku apa ?! Monster ?!
Semua orang sekarang malah menjadi dekat dengan Dave. Seakan-akan Dave merampas segalanya dariku.
"Dave !" teriakku.
"Ya ? Ada apa ?" tanya Dave.
"Kamu merampas semuanya dariku !" kataku.
"Tidak ! Aku sudah bilang dari awal. Jangan main2 dengan perempuan. Kau tidak mendengarkan aku," kata Dave.
Ya, kuakui aku salah. Aku memang pantas mendapat karma.
Aku pergi meninggalkan Dave. Sampai malam2 aku kebayang bagaimana nasib Taylor. Dia masih terngiang-ngiang di kepalaku. Sampai ada kabar mengatakan bahwa dia meninggal.
Aku tambah takuut. Aku tidak bisa melupakan kejadian itu. Tetep saja walaupun dia meninggal karena kecelakaan, aku tetap takut. Apakah dia masih menyimpan dendam ? Apakah dia tidak memaafkanku ?
Ya sampai akhir SMP aku hanya sendirian saja. Orang tua ku memutuskan untuk pindah sekolah. Di sekolah yg baru aku akan mengubah diriku lagi menjadi lebih baik ! Aku akan hilangkan cap jelek itu ! Dan aku mulai melupakan kenangan itu.
Sekarang,
-Johnny's POV-
Aku melihat lagi cewek yg pendiem, misterius dan juga dingin. Kepribadiannya benar2 sama dengan Taylor. Aku juga jadi mulai tertarik padanya. Namanya Hana Kimberly.
-Author Notes-
Haii haii, udah kelar nih eps masa lalu Johnny dan Dave ! Maafkan author udah buat ceritanya lebaay 😂
Ditunggu ya episode selanjutnyaa ! Jangan lupa vote dan komen ;)
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romantizm[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)